Breaking News
light_mode
Home » Info Demo » LIMIT Bogor Raya Ledek Pemerintah: Demokrasi Mati, Pelanggar HAM Malah Dipuja

LIMIT Bogor Raya Ledek Pemerintah: Demokrasi Mati, Pelanggar HAM Malah Dipuja

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
  • visibility 398
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bogor Raya 13 November 2025| Liga Mahasiswa Indonesia Timur (LIMIT) Bogor Raya menumpahkan kemarahannya atas langkah Polda Metro Jaya yang menangkap sejumlah aktivis pada aksi demonstrasi awal September 2025. Menurut mereka, tindakan itu adalah tanda nyata demokrasi di Indonesia sedang sekarat dan kebebasan berekspresi kini tinggal slogan kosong.

“Penangkapan terhadap para aktivis adalah bukti bahwa aparat telah menjadikan hukum sebagai alat kekuasaan. Suara rakyat dibungkam, demokrasi dilukai,” tegas Jambo Nada, Sekretaris Jenderal LIMIT Bogor Raya, dalam pernyataan sikapnya yang diterima redaksi, Kamis (13/11/2025).

Jambo menilai tindakan represif aparat tidak hanya melanggar rasa keadilan, tetapi juga menginjak konstitusi negara.

“Ini bukan soal perbedaan pendapat, ini soal keberanian melawan ketidakadilan. Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 jelas menjamin hak rakyat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Tapi hari ini, hak itu diborgol atas nama kekuasaan,” ujarnya dengan nada tajam.

LIMIT menegaskan, mahasiswa turun ke jalan bukan untuk membuat kerusuhan, melainkan untuk membela kebenaran yang kian dibungkam. Mereka menyebut langkah aparat dan pemerintah sebagai “drama busuk” yang menandakan matinya nalar demokrasi di negeri ini.

Tak hanya itu, LIMIT juga menyoroti keputusan pemerintah yang memberikan gelar pahlawan nasional kepada Soeharto, sosok yang dianggap memiliki rekam jejak kelam dalam sejarah pelanggaran HAM.

“Bagaimana mungkin pelanggar HAM bisa dijadikan pahlawan nasional? Ini bukan penghormatan, tapi penghinaan terhadap nurani bangsa,” kecam Jambo Nada.

Menurutnya, langkah pemerintah dan Kementerian Kebudayaan dalam memberikan gelar tersebut adalah tindakan tak bermoral, politis, dan anti-reformasi.

“Keputusan itu menampar wajah bangsa. Mereka yang pernah menindas rakyat kini malah dimuliakan,” ujarnya geram. LIMIT Bogor Raya menyampaikan lima tuntutan keras kepada pemerintah dan aparat penegak hukum:

1. Copot Kapolda Metro Jaya yang bertindak sewenang-wenang terhadap aktivis dan mahasiswa.

2. Bebaskan seluruh aktivis yang ditangkap pada aksi demonstrasi awal September 2025.

3. Batalkan dan evaluasi ulang keputusan pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto.

4. Tolak keras pengangkatan Soeharto sebagai pahlawan nasional karena mencederai sejarah bangsa.

5. Evaluasi total Kementerian Kebudayaan atas keterlibatannya dalam keputusan penuh kontroversi tersebut.

“Ketika hukum tajam ke rakyat kecil dan tumpul pada kekuasaan, maka mahasiswa tak punya pilihan selain melawan. Kami akan terus bersuara sampai demokrasi kembali berpihak pada rakyat, bukan pada penguasa,” tutup Jambo Nada dengan tegas.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Surya SP

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKDT Mendukung Kapolri, Tindak Aksi Anarkis Yang Merusak Fasilitas Umum

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 92
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta,1 September 2025|Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPP FKDT) Lukman Khakim mendukung penuh upaya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran kepolisian menindak tegas segala bentuk aksi anarkis yang merusak ketertiban umum. Dukungan itu disampaikan menyusul maraknya penjarahan, perusakan fasilitas, dan bentrokan pasca unjuk rasa di Jakarta dan berbagai daerah. Lukman […]

  • Sinergitas TNI Polri Wilayah Hukum Polsek Dramaga Giat Cooling Sistem Sambang Pangkalan Ojek Online, Ajak Jaga Kondusifitas Cegah Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 155
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Polres Bogor| Bhabinkamtibmas Polsek Dramaga Polres Bogor Aiptu Endang Sm bersama Babinsa Koramil 2113 Ciomas Pelda E. Supena sambangi pangkalan ojek on line berikan pembinaan dan edukasi tentang menjaga Kamtibmas dan tertib Lalu Lintas. Senin (05/05/2025). Hal itu sesuai dengan arahan Kapolres Bogor Polda Jawa Barat AKBP Rio Wahyu Anggoro.,S.H.,S.I.K.,M.H melalui Kapolsek Dramaga IPTU Desi […]

  • Kantor Pertanahan Kota Medan Gelar Apel Kendaraan Dinas, Disaksikan Kasubbag Tata Usaha Ferdiana Irwanti

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 24
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Medan, 12 Maret 2026 |Kantor Pertanahan Kota Medan melaksanakan kegiatan apel kendaraan dinas sebagai bentuk pengawasan dan pengecekan kondisi kendaraan operasional yang digunakan dalam mendukung tugas pelayanan pertanahan. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh kendaraan dinas dalam kondisi baik dan siap digunakan untuk menunjang aktivitas kerja pegawai di lapangan. Apel kendaraan dinas tersebut dilaksanakan […]

  • Calon Nomor Urut 1 H Parno Suparno, Serap Aspirasi dan Perkenalkan Visi-Misi

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle AG
    • visibility 61
    • 0Comment

    Tegarnew.co.id-Kota Bogor, 10 Februari 2026| Calon Ketua RW Nomor urut 1, H. Parno Suparno, terus melakukan silaturahmi dan kunjungan langsung ke warga RW 03 Kampung Labak Pilar, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, dalam rangka memperkenalkan visi dan misi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Hingga saat ini, Parno telah mengunjungi tiga lokasi, yakni RT 06, […]

  • Alami Patah Rahang, Siswa SMKN 1 Cikarang Barat Jadi Korban Bullying Oleh Kakak Kelasnya

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 461
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bekasi, 18 Sept 2025-Miris, siswa SMKN 1 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diduga jadi korban bullying belasan kakak kelasnya sehingga mengalami patah rahang dan harus melakukan operasi. Korban berinisial AAI (16) siswa kelas 10 ini dipaksa jongkok dilapangan sekolah, lalu dipukul bergantian yang mengakibatkan rahang kiri korban patah dan harus dioperasi dengan […]

  • Murah, Tempat Mesum Berkedok Kos di Majalengka: Warga Resah, Minta Pemerintah Bertindak

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 228
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Majalengka, 9 September| Indekos pada dasarnya merupakan jasa penyedia kamar atau tempat tinggal dengan sistem sewa bulanan. Namun ironisnya, di Majalengka kini muncul kos-kosan yang diduga beralih fungsi menjadi tempat praktik asusila. Dengan tarif harian Rp150.000–Rp250.000, tempat tersebut disebut-sebut beroperasi layaknya hotel kelas melati. Salah satunya berada di wilayah Kecamatan Sumber Jaya. Menurut sumber yang […]

expand_less