Ratusan Calon Jemaah Haji 2026 Kota Jakarta Timur Ikuti Talkshow Hari Diabetes Sedunia
- account_circle Muhamad Dekra
- calendar_month Rab, 19 Nov 2025
- visibility 144
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 19 November 2025| Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, membuka talkshow dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia tingkat Kota Jakarta Timur di Ruang Serbaguna Blok C, Kantor Walikota Jakarta Timur, Rabu (19/11/2025).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Timur tersebut merupakan program rutin yang digelar untuk memberikan edukasi kesehatan kepada calon jemaah haji. Tahun ini, kegiatan diikuti oleh 108 peserta, seluruhnya calon jemaah haji asal Kecamatan Jatinegara yang direncanakan berangkat pada 2026 mendatang.
Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan itu dan menekankan pentingnya edukasi kesehatan sejak dini bagi calon jemaah haji, khususnya terkait diabetes.
“Alhamdulillah hari ini saya dapat hadir dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia. Pesertanya adalah calon jemaah haji tahun 2026 di Jakarta Timur. Acara ini berbentuk talkshow dengan narasumber yang kompeten yang dapat diikuti oleh peserta sebagai edukasi pendeteksian dini bagi kesehatan,”ucap Walikota.
Ia menjelaskan, diabetes merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh calon jemaah haji. Karena itu, penyuluhan yang dilakukan jauh sebelum keberangkatan sangat penting agar jemaah dapat mengelola kesehatannya.
“Penyuluhan seperti ini sangat diharapkan agar jemaah dapat mengelola baik kesehatannya, sehingga saat berangkat mereka dalam kondisi bugar dan dapat melaksanakan ibadah dengan sempurna,” paparnya.
Selain talkshow, kegiatan juga dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan. Dirinya menyebut turut menjalani pengecekan gula darah, dan berharap peserta lain juga memanfaatkan kesempatan tersebut. Kepada para calon jemaah haji, Walikota berpesan agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh.
“Ikuti dengan baik acara ini. Kalau bisa didokumentasikan, baik ditulis maupun direkam, agar bisa menjadi pengingat. Namanya manusia kadang-kadang lupa, jadi penting untuk membuka kembali catatan atau rekamannya,”tegasnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Timur, Herwin Meifendy, menjelaskan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menekankan bahwa pengendalian diabetes tidak dapat dilakukan hanya oleh lembaga kesehatan. Dibutuhkan kerja sama seluruh lapisan masyarakat, mulai dari keluarga hingga komunitas, untuk meningkatkan kepatuhan terapi, membangun pola hidup sehat, serta meningkatkan kesadaran risiko kesehatan, khususnya bagi calon jemaah haji.
“Harapan kita semuanya melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan masyarakat, terutama calon jemaah haji dapat memahami pentingnya pengendalian diabetes sebelum keberangkatan, mampu mengidentifikasi risiko kesehatan selama ibadah haji, serta mendapatkan dukungan informasi komprehensif dari tenaga kesehatan,”tukasnya.[]
- Author: Muhamad Dekra
- Editor: Redaksi
- Source: Ahmad Andri






At the moment there is no comment