Breaking News
light_mode
Home » Info Demo » Awali 2026 AMANAT Kembali Akan Gelar Aksi ‘Mimbar Rakyat’ Tuntut Evaluasi dan Transparansi BPN Kota Depok

Awali 2026 AMANAT Kembali Akan Gelar Aksi ‘Mimbar Rakyat’ Tuntut Evaluasi dan Transparansi BPN Kota Depok

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 273
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Depok, 1 Januari 2026| Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah (AMANAT) yang terdiri dari berbagai element masyarakat, antara lain;
– Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI ) Depok,
– Garuda
Nusantara(GARNUS)Depok,
– Front Mahasiswa
Depok(FMD),
– FRKD,
– Serikat Petani Depok,
– PPD,
– FORTA,
– GMMMD,
– dll

Kesemua elemen masyarakat tersebut, berencana untuk kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor ATR/BPN Depok.

Aksi yang bertajuk Mimbar Rakyat Depok itu, akan dilaksanakan pada Selasa 6 Januari 2026 sebagai bukti tekad mereka untuk menuntut adanya perubahan yang baik terkait pelayanan publik dan Transparansi Kinerja BPN Depok.

“Berdasarkan Undang-Undang nomor 9 tahun 1998 tentang kebebasan menyampaikan Pendapat dimuka umum dan Undang-Undang no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, maka terkait dengan dugaan masih banyaknya permasalah di BPN Depok, kami akan mengadakan kembali aksi Unjuk rasa yang bertajuk; ‘Mimbar Rakyat Depok’ pada hari Selasa, 6 Januari 2026,” ujar Pardong yang dikenal sebagai aktifis penyambung suara rakyat.

Ditegaskannya, aksi akan digelar pada Pk. 13.00 WIB di Kantor ATR/BPN Depok, Jl Boulevard Kota Kembang GDC. Dengan estimasi massa : 500 orang, disertai dengan perlengkapan Mobil Komando, Toa, Pamplet, spanduk dll.

Dikesempatan yang sama, Sekjen AMANAT Haris Fadillah memaparkan, bahwa dengan digelarnya aksi ‘Mimbar Rakyat’ tersebut, nantinya BPN Kota Depok mampu melakukan perubahan yang baik dan benar.

Adapun permasalahan di  BPN Kota Depok, yang saat ini menjadi sorotan, antara lain:

-Bahwa tugas utama BPN adalah menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang pertanahan, mencakup penetapan kebijakan, Survey, Pemetaan, pendaftaran tanah (sertifikat), penataan ruang, pengadaan tanah, serta penanganan sengketa dan konflik pertanahan. Sehingga mampu untuk memberikan kepastian hukum tanah bagi masyarakat.

“BPN bertugas mempermudah akses bagi masyarakat, bukan sebaliknya, malah terkesan mempersulit masyarakat dalam mengurus segala urusan tentang Tanah,” ungkap Haris.

Padahal masyarakat selalu mendengar, slogan dari atas bahwa; Kementrian ATR BPN memiliki komitmen kuat untuk pencegahan korupsi, dengan program WBK atau wilayah bebas korupsi.

“Tetapi di BPN Depok kami menduga kuat, hal ini justru tidak dilaksanakan dengan baik. Pungli masih berlangsung masif dan terstruktur sehingga masyarakat sangat merasa dirugikan,” bebernya lagi.

Menurut Haris, Peraturan Menteri ATR BPN nomor 27 tahun 2016 tentang pengendalian gratifikasi jelas-jelas dilanggar.
Program-program pemerintah untuk mempermudah pengurusan tanah untuk rakyat di BPN Depok tidak dilakukan seperti semestinya, antara lain yakni:

● Program pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) yang seharusnya gratis tapi dilapangan biayanya justeru sangat besar.
● Pengurusan mandiri di BPN Depok masih banyak bohongnya, yakni; calo ordal alias orang dalam yang bermain.
● Inovasi layanan digital yang disebut tidak berjalan dengan baik.

Selain itu, warga masyarakat juga banyak yang mengeluhkan lamanya pengurusan sertifikat tanah di kantor BPN Depok.

“Bahkan ada yang sampai 4 tahun ngurus sertifikat tidak jadi-jadi, ini dialami oleh banyak warga masyarakat Depok, dan mereka rata-rata orang tidak mampu,” bebernya.

Untuk itu, kata Haris, aksi yang bertajuk ‘Mimbar Rakyat’ nanti akan menuntut agar BPN Depok segera melakukan reformasi pelayanan, serta membuat perubahan menjadi lebih baik dengan membasmi para calo ordal yang berkeliaran.

“Kami juga mensinyalir adanya bau korupsi di proyek-proyek BPN Depok dan kami mempertanyakan tentang berapa anggaran biaya proyek-proyek tersebut,” ungkap Haris.

Adapun proyek-proyek yang ada di BPN Depok dan dipertanyakan berapa anggaran biayanya itu disebutkan dibawah ini:

1. Renovasi ruang Kepala
Kantor
2. Renovasi Loket,
3. Bangun WC,
4. Bangun Pos Satpam,
5. Pengaspalan parkir
6. Gaji satpam dan cleaning
service .
7. Belanja Meja kursi dan
Rak-rak Arsip/ Warkah dll.
8. Renovasi ruang pengukuran.
9. Pengadaan meja kursi
pengukuran.
10. Semua ruangan di renovasi
serta belanja-belanja kursi
dan meja.
11. Terkait pelaksana pekerjaan, itu PT, CV apa di tunjuk pribadi. Lalu, berapa semua biayanya dan dari mana anggarannya.

“Tentunya ini semua jika tidak ada transparansi pada publik ditakutkan  terjadinya kongkalingkong yang ujungnya merugikan keuangan negara.” pungkas Haris Fadillah yang juga merupakan ketua GARNUS Depok itu.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menhan Sebut Kekayaan Alam RI Dinikmati 10 Orang Saja, Kebocorannya Tembus Rp 5.770 Triliun

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 70
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 4 Februari 2026| Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan, kekayaan alam Indonesia dinikmati 10 orang pengusaha besar. Dia mengklaim, memiliki data ada pengusaha yang menjalankan roda perusahaan berkedok legal, tetapi praktiknya malah merugikan negara. Kebocoran anggarannya pun, dikatakan Sjafrie, menembus Rp5 ribu triliun. “Ada 10 orang yang menguasai ekonomi kita, itulah data yang saya […]

  • Polisi Hentikan Perkara Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 391
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 17 Januari 2026| Penyelesaian perkara hukum melalui jalur keadilan restoratif mulai menjadi pilihan dalam kasus-kasus beririsan dengan ruang publik. Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap dua tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, yakni Egi Sudjana dan Damai Hari Lubis, setelah gelar perkara khusus. Kabid Humas Polda […]

  • Kapolsek Bersama Forkompimcam Kecamatan Dramaga Melaksanakan Giat Apel Pengamanan Ibadah Natal 2025

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 82
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 25 Desember 2025| Kapolsek Dramaga Polres Bogor Polda Jabar, IPTU Desi Triana S.H M.H, hadiri apel pengamanan Natal tahun 2025, (24/12). Bertempat di Pos Gatur pelayanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Jl Lingkar Dramaga Desa Babakan, Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor. Kapolsek Dramaga di dampingi ketua DPRD Kabupaten Bogor komisi IV, Wasto […]

  • Dari Hutan Lindung ke Objek Ekonomi: Akar Masalah Kerusakan Ekologis Pasca Amandemen UUD 1945

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 434
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 19 Desember 2025| Catatan kronologis singkat. Galodo banjir bandang yang disertai material ikutan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bukanlah peristiwa alam yang berdiri sendiri. Ia merupakan konsekuensi logis dari perubahan sistemik tata kelola sumber daya alam (SDA) di Indonesia, terutama sejak era Reformasi (1998). Inti Reformasi, salah satunya, adalah perubahan konstitusional […]

  • Kecam Pencabutan Kartu Liputan CNN Indonesia, PPWI Desak Presiden Pecat Kepala BPMI

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 202
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 29 September 2025| Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) mengecam keras pencabutan kartu liputan seorang jurnalis CNN Indonesia baru-baru ini menyusul pertanyaan yang diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait kasus keracunan massal siswa akibat mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam pernyataan yang dikirimkan ke media-media hari ini, Minggu (28-09-2025), […]

  • Socfindo Seumanyam Peduli Generasi Sehat: Salurkan PMT di Tiga Desa

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 238
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya, 15 September 2025| PT. Socfindo Seumanyam terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat sekitar perkebunan. Melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), perusahaan menyalurkan bantuan makanan bergizi untuk anak-anak di tiga desa, yakni Desa Simpang Deli Kilang, Simpang Deli Kampung, dan Panton Bayu. Program ini menjadi upaya nyata perusahaan dalam mencegah stunting dan mendukung […]

expand_less