Resmikan Masjid Al-Istiqlaliyyah, Gubernur Andra Soni Terima Anugerah MAKN
- account_circle Rls/Red
- calendar_month Sab, 17 Jan 2026
- visibility 55
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Tangerang, 17 Januari 2026| Gubernur Banten Andra Soni meresmikan Masjid Al-Istiqlaliyyah bersamaan dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (16/1/2026).
Dalam sambutannya, Andra Soni menekankan bahwa masjid memiliki peran strategis yang jauh melampaui fungsi ritual keagamaan. Menurutnya, masjid merupakan titik awal pembentukan nilai, karakter, dan peradaban Islam yang menjunjung tinggi persatuan dan kemaslahatan umat.
Masjid adalah pusat lahirnya peradaban. Dari sinilah tumbuh keimanan, ukhuwah, dan nilai-nilai kebajikan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat,” ujar Andra Soni.
Ia mengungkapkan rasa syukur atas peran para ulama yang selama ini memberikan nasihat dan bimbingan moral kepada pemerintah daerah. Secara khusus, Andra menyampaikan penghormatan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, KH. Totoh Tohari Romli atau Abah Entoh.
“Alhamdulillah, saya dan Bupati Tangerang Pak Maesyal senantiasa mendapat wejangan dari para kiai. Kami mohon doa agar diberi kekuatan dan keistiqamahan dalam mengemban amanah memimpin Banten,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Tangerang atas dukungan mereka dalam menjaga persatuan, keharmonisan sosial, serta situasi daerah yang tetap kondusif. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah yang konsisten melibatkan pemerintah dalam kegiatan keagamaan dan tradisi kasepuhan.
Masjid sebagai Penjaga Nilai dan Persaudaraan
Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid dalam sambutannya menyebut peresmian Masjid Al-Istiqlaliyyah sebagai momentum penting bagi masyarakat Tangerang Raya. Ia menilai masjid kasepuhan tersebut memiliki makna simbolik dan spiritual dalam membangun peradaban berbasis iman dan akhlak.
“Masjid ini bukan hanya bangunan megah, tetapi rumah suci tempat bersujud, ruang memperkuat persaudaraan, sekaligus cahaya penuntun nilai keimanan bagi masyarakat,” tutur Maesyal.
Ia berharap Masjid Al-Istiqlaliyyah dapat menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial yang memperkuat harmoni di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Mari kita rawat dan makmurkan masjid ini bersama. Semoga dari sini lahir masyarakat yang rukun, berakhlak mulia, dan daerah yang senantiasa mendapat keberkahan,” tambahnya.
Warisan Pesan Abah Sepuh dan Penghargaan Budaya
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, KH. Totoh Tohari Romli, dalam kesempatan itu mengenang pesan visioner Abah Sepuh, almarhum KH. Uci Turtusi. Ia menyampaikan bahwa sejak awal sang pendiri telah meyakini masjid ini kelak menjadi pusat berkumpulnya umat dan para pemimpin.
“Abah Sepuh pernah berpesan, masjid ini akan berkembang besar, bahkan memiliki menara seperti Masjid Agung Banten, dan menjadi tempat hadirnya para pemimpin,” ungkap Abah Entoh.
Dalam rangkaian acara tersebut, Gubernur Banten Andra Soni menerima anugerah kehormatan dari Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) sebagai bentuk penghargaan atas komitmen pemerintah daerah dalam merawat nilai budaya, adat istiadat, serta persatuan nasional.
Sebagai simbol penghormatan, Gubernur juga menerima cenderamata berupa miniatur Masjid Al-Istiqlaliyyah dan tasbih hitam asal Mesir yang diserahkan langsung oleh KH. Totoh Tohari Romli.
Acara peresmian ini dihadiri para raja dan sultan anggota MAKN, unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, para alim ulama, tokoh masyarakat, santri, serta ribuan jemaah dari berbagai wilayah di Tangerang Raya.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Tim/Red



At the moment there is no comment