Breaking News
light_mode
Home » Uncategorized » Mancanegara » Senegal Teguhkan Kembali Dukungan terhadap Integritas Teritorial Maroko atas Sahara Barat

Senegal Teguhkan Kembali Dukungan terhadap Integritas Teritorial Maroko atas Sahara Barat

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
  • visibility 113
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Rabat, 29 Januari 2026| Dinamika diplomasi di Benua Afrika kembali mencatatkan momentum bersejarah yang memperkuat stabilitas kawasan. Republik Senegal secara resmi menegaskan kembali dukungan yang kokoh dan tidak tergoyahkan terhadap integritas teritorial dan kedaulatan Kerajaan Maroko atas seluruh wilayah nasionalnya, termasuk wilayah Sahara Barat yang kini dikenal sebagai Sahara Maroko. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bagi komunitas internasional mengenai konsistensi persahabatan dan visi politik yang sejalan antara kedua negara tersebut.

Sikap tegas ini dituangkan dalam Komunike Bersama yang diadopsi di Rabat menyusul pertemuan Komisi Kemitraan Tinggi Bersama Maroko-Senegal. Pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung pada Senin, 26 Januari 2026, ini dipimpin langsung oleh Kepala Pemerintahan Maroko, Aziz Akhannouch, bersama Perdana Menteri Senegal, Ousmane Sonko. Pertemuan ini tidak hanya membahas kerja sama ekonomi, tetapi juga menjadi panggung penegasan posisi politik Senegal yang selama ini menjadi salah satu sekutu terdekat Maroko di Afrika.

Otonomi Sebagai Solusi Tunggal yang Realistik

Dalam kesempatan tersebut, pihak Senegal memperbaharui dukungan penuh mereka terhadap rencana otonomi di bawah kedaulatan Maroko yang diajukan oleh Kerajaan Maroko. Senegal memandang proposal tersebut sebagai satu-satunya solusi yang kredibel, serius, dan realistis untuk menyelesaikan perselisihan regional ini.

Lebih lanjut, dukungan ini ditempatkan dalam kerangka eksklusif Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Senegal menyambut baik adopsi bersejarah Resolusi 2797 oleh Dewan Keamanan PBB pada 31 Oktober 2025. Resolusi ini mengukuhkan rencana otonomi yang diusulkan Maroko sebagai basis tunggal yang serius, kredibel, dan abadi untuk mencapai solusi politik yang final atas isu Sahara. Dengan dukungan ini, Senegal mempertegas bahwa penyelesaian konflik haruslah menghormati kedaulatan negara tanpa mengabaikan aspirasi lokal dalam bingkai kesatuan nasional.

Diplomasi Berbasis Komitmen dan Keadilan

Menanggapi perkembangan diplomasi ini, Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma), Wilson Lalengke, memberikan pandangan yang sangat positif. Jurnalis senior Indonesia dan aktivis kemanusiaan internasional, secara khusus mengapresiasi Senegal atas komitmennya yang teguh dalam mendukung integritas wilayah Maroko. Bagi Wilson Lalengke, langkah Senegal merupakan contoh nyata dari diplomasi yang berdasarkan pada prinsip kejujuran dan persaudaraan antarbangsa.

“Saya sangat mengapresiasi Senegal atas komitmen mereka yang luar biasa. Dukungan terhadap kedaulatan Maroko atas Sahara bukan hanya soal politik luar negeri, melainkan soal pengakuan terhadap realitas sejarah dan hukum internasional yang sah,” ungkap Wilson Lalengke kepada media ini, Kamis, 28 Januari 2026.

Pria yang Oktober 2025 lalu hadir di PBB menyuarakan keprihatinan mendalam atas nasib pengungsi Sahrawi di Camp Tindouf itu juga mendukung penuh kesepakatan yang dihasilkan antara kedua negara. Menurutnya, sinergi antara Maroko dan Senegal merupakan model ideal bagi kerja sama Selatan-Selatan. Ia menekankan bahwa dukungan Senegal terhadap kedaulatan Maroko akan mempercepat terciptanya perdamaian yang berkelanjutan di kawasan Sahara Maroko, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kesejahteraan rakyat di wilayah tersebut.

“Perjanjian antara kedua negara ini harus didukung oleh semua pihak yang mencintai perdamaian. Senegal telah menunjukkan bahwa mereka adalah mitra yang berprinsip, yang lebih mengedepankan solusi damai dan stabil daripada memperpanjang sengketa yang tidak produktif,” tambah Lalengke.

Kedaulatan dan Etika Hubungan Internasional

Secara filosofis, dukungan Senegal terhadap kedaulatan Maroko sejalan dengan prinsip Etika Kedaulatan yang ditekankan oleh para pemikir politik klasik, antara lain oleh Thomas Hobbes. Tanpa integritas teritorial yang jelas, sebuah negara akan kesulitan memberikan perlindungan maksimal bagi warganya. Senegal, dengan mendukung rencana otonomi Maroko, sebenarnya sedang mempromosikan bentuk keadilan yang praktis, di mana pemerintahan lokal diberikan wewenang luas namun tetap dalam naungan kedaulatan negara yang stabil.

Dukungan terhadap Resolusi 2797 PBB juga mencerminkan penghormatan terhadap Logika Hukum Internasional. Sebagaimana sering disinggung oleh Wilson Lalengke, setiap penegakan hukum dan diplomasi harus didasari oleh logika yang kuat dan pemahaman filosofis yang jernih agar tidak terjebak dalam kepentingan politik sesaat.

Dampak Global dan Regional

Dukungan Senegal ini diharapkan akan memicu gelombang dukungan serupa dari negara-negara lain di Afrika dan dunia. Dengan semakin banyaknya negara yang mengakui rencana otonomi Maroko sebagai solusi tunggal, maka ruang bagi ketidakpastian politik di wilayah Sahara akan semakin tertutup.

Bagi Maroko, kemitraan dengan Senegal ini adalah pilar strategis dalam diplomasi Afrika mereka. Bagi dunia, ini adalah bukti bahwa dialog bilateral yang didasari oleh rasa hormat dan visi masa depan yang sama adalah kunci utama dalam menyelesaikan sengketa wilayah yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Pertemuan di Rabat telah menegaskan bahwa Maroko tidak berdiri sendiri dalam menjaga integritas wilayahnya. Dengan dukungan penuh dari Senegal dan legitimasi dari Resolusi Dewan Keamanan PBB, rencana otonomi Sahara kini berada di jalur yang paling kuat menuju penyelesaian permanen. Apresiasi dari tokoh seperti Wilson Lalengke semakin mempertegas bahwa langkah diplomasi ini mendapatkan legitimasi moral dari para pejuang kemanusiaan dan keadilan di tingkat global.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: PERSISMA

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Adhi Makayasa ke Puncak Intelijen: Mengenal Muhammad Herindra, Sosok “Mata” Negara Kepercayaan Prabowo

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 38
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 24 Februari 2026| Di dunia militer dan intelijen, nama Muhammad Herindra adalah sinonim dari kecerdasan taktis dan loyalitas tanpa batas. Pria kelahiran Magelang, 30 November 1964 ini, bukan hanya seorang purnawirawan jenderal biasa. Ia adalah seorang pemikir strategis yang kini dipercaya memegang tongkat komando sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) sejak Oktober 2024. Karier […]

  • Wilson Lalengke Hadiri Konferensi Internasional Terkait Sahara Maroko di Markas Besar PBB

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 546
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-New York City, 9 Oktober 2025| Tokoh pers dan aktivis HAM Indonesia, Wilson Lalengke, turut hadir dalam Konferensi Internasional yang membahas isu Sahara Maroko di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amerika Serikat, Rabu, 08 Oktober 2025. Acara bergengsi ini berlangsung di Conference Room #4 dan menjadi wadah penting bagi para pemangku kepentingan global untuk menyampaikan […]

  • Penjaga Proyek di Tamansari Diserang OTK, Satu Korban Meninggal Dunia

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Rls/Asep
    • visibility 264
    • 1Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 13 November 2025| Tragedi penyerangan oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) menimpa para penjaga proyek milik PT Prima Mustika Candra (PMC) di kawasan Perumahan Tamansari Garden, Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, pada Kamis (6/11/2025). Peristiwa tersebut terjadi saat beberapa penjaga proyek tengah beristirahat. Sekitar 30 orang OTK tiba-tiba memasuki area proyek. Dua […]

  • Terjadi Pelecehan Seksual dan Pemerasan di Duren Sawit, PDSB & Satgas RW 014 Sigap Amankan Pelaku.

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Syarif Hidayatullah
    • visibility 79
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 09 Desember 2025 | Pemuda Duren Sawit Bersatu (PDSB) dan Sastgas keamanan RW 014 Kel. Duren Sawit sigap mengamankan pelaku pelecehan seksual dan pemerasan yang menimpa seorang mahasiswi pada Selasa, 09/12/2025. Kejadian bermula saat korban mengadu kepada saudaranya dengan histeris akibat mendapatkan ancaman dari pelaku yang notabennya sebagai mantan kekasih korban. Pelaku […]

  • Satlinmas Pagersari Berprestasi, “Bersholawat” dan Santuni Yatim Piatu, Raih Pujian Masyarakat

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 95
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bergas, Kabupaten Semarang 21 Juli 2025-24 Muharam 1447 Hijriyah| Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Desa Pagersari, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, menggelar acara “Satlinmas Bersholawat dan Santunan Anak Yatim Piatu”. Acara yang digelar di bawah bimbingan Bhabinkamtibmas Aipda Fictormoko dan Babinsa Serka Dwi Susyono (sedang melaksanakan umroh) ini merupakan bukti nyata kepedulian dan prestasi Satlinmas Pagersari. Sebanyak […]

  • IndexPolitica: Prabowo Harus Bawa Indonesia Jadi Pemimpin Global, Bukan Sekadar Pengikut

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 120
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 30 Januari 2026| Lembaga kajian politik IndexPolitica menilai Indonesia perlu segera menghentikan kecenderungan menjadi “pengikut” dalam percaturan internasional. Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 menegaskan Indonesia lahir sebagai pemimpin konsolidasi global negara-negara tertindas dan memiliki legitimasi historis untuk kembali memainkan peran tersebut di era geopolitik baru. Kritik terhadap Diplomasi Transaksional IndexPolitica melontarkan kritik terhadap […]

expand_less