Kamis, Juli 30, 2026
tegarnews.co.id
Advertisement
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Opini

DEN Baru Tidak Berhenti Sebagi Pergantian Struktur dan Seremoni Kenegaraan Saja

Chairul Husen by Chairul Husen
30 Januari 2026
in Opini
0
Dua Dekade Lebih Berkarya, Komunitas Fotografi Pertama di Depok ‘BOLAMATA’ Rayakan HUT ke-23
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Jakarta, 31 Januari 2026| Pelantikan Dewan Energi Nasional (DEN) yang baru seharusnya tidak berhenti sebagai pergantian struktur dan seremoni kenegaraan. Ia datang pada momen krusial, ketika ketergantungan Indonesia pada impor BBM masih tinggi, subsidi energi terus menekan APBN, dan setiap gejolak global hampir selalu berujung pada kegelisahan publik di SPBU. Di titik ini, DEN dihadapkan pada pertanyaan mendasar:

“Akan menjadi penentu arah, atau sekadar pelengkap birokrasi energi.”

You might also like

“Katanya Milik Rakyat, Kok yang Meraja Segelintir Pejabat? “Tim Senyap Sentil Penguasa yang Lupa Sumpah!

Baru Saja Piala Dunia Usai, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK “Prestasi Korupsi Bertambah Lagi”

Timbangan di Tangan Kurator Hukum: Membaca Pembelaan Koruptor Lewat Aksioma Filsafat

Di antara berbagai pilihan kebijakan, skema E20 bensin dengan campuran 20 persen etanol muncul sebagai ujian paling nyata. E10 adalah langkah aman, E15 kompromi teknis, tetapi E20 adalah keputusan strategis. Ia menuntut keberanian politik, koordinasi lintas sektor, dan kesediaan meninggalkan kenyamanan lama yang selama ini bertumpu pada impor. E20 bukan semata persoalan teknologi.

Indonesia mampu secara teknis. Yang dipertaruhkan adalah keberanian menggeser paradigma: dari energi berbasis impor menuju energi yang tumbuh dari dalam negeri. Dengan E20, impor bensin dapat ditekan secara signifikan, volatilitas harga BBM diredam, dan subsidi diarahkan dari konsumsi ke produksi domestik.

Ini bukan janji bensin murah sesaat, melainkan stabilitas jangka panjang, sesuatu yang jauh lebih penting bagi negara berkembang. Di dalam skema ini, bioenergi tidak bisa dilepaskan dari sektor pertanian. Selama ini, perdebatan biofuel selalu tersandung isu pangan versus energi. Jagung dipersoalkan, tebu diperdebatkan. Namun ada satu komoditas yang jarang disorot, padahal justru paling rasional: sorgum. Tanaman ini tidak rakus air, tidak menuntut lahan subur, dan tumbuh baik di wilayah kering yang selama ini dianggap pinggiran pembangunan.

Daerah seperti Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, sebagian Jawa Timur yang kering, hingga Kalimantan Selatan bukanlah wilayah minus potensi. Dalam konteks E20, justru di sanalah energi masa depan bisa dibangun. Sorgum tidak berisik, tidak sensasional, tetapi stabil. Ia tidak menabrak kepentingan pangan pokok, sekaligus memberi fungsi ekonomi baru pada lahan-lahan marginal.

Jika E20 dijalankan secara konsisten, desa tidak lagi hanya menjadi objek subsidi, tetapi produsen energi.

BUMDes, koperasi, dan industri bioetanol lokal dapat tumbuh dekat sumber bahan baku. Rantai nilai energi menjadi lebih pendek, lebih merata, dan lebih nasional. Dampaknya bukan hanya terasa di SPBU, tetapi juga di neraca perdagangan dan ketahanan fiskal negara.

Di sinilah peran DEN menjadi penentu. Lembaga ini dibentuk untuk menyatukan kebijakan lintas sektor yang selama ini terfragmentasi. Jika DEN hanya berhenti pada fungsi koordinasi administratif, publik berhak mempertanyakan urgensinya. Namun jika DEN berani menjadikan E20 sebagai agenda strategis nasional—dengan bioenergi domestik, termasuk sorgum, sebagai tulang punggung—maka ia sedang menjalankan mandat historisnya.

Tentu resistensi akan muncul. Importir BBM, pemain lama energi fosil, dan kepentingan yang diuntungkan oleh status quo tidak akan diam. Tetapi sejarah kebijakan selalu mencatat satu hal yang sama: perubahan besar tidak pernah lahir dari pihak yang paling nyaman.

Indonesia tidak kekurangan sumber daya energi. Yang kerap kurang adalah keputusan. DEN yang baru dilantik berada di persimpangan penting. Apakah memilih jalur aman dan segera dilupakan, atau mengambil langkah strategis yang dampaknya baru benar-benar terasa dalam satu dekade ke depan.

Jika minyak adalah warisan masa lalu, maka bioenergi adalah masa depan yang sedang menunggu diputuskan. Dan keputusan itu kini berada di meja Dewan Energi Nasional.[]

Tags: BaruDewanEnergiNasionalPelantikanYang
Previous Post

Laporan Sudah Masuk, SP2HP Belum Diterima: Ada Apa dengan Penanganan Kasus Pemalsuan SK di Polresta Cilacap?

Next Post

AYO ! Dukung Listyo Sigit Prabowo Jadi Petani

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

“Katanya Milik Rakyat, Kok yang Meraja Segelintir Pejabat? “Tim Senyap Sentil Penguasa yang Lupa Sumpah!
Opini

“Katanya Milik Rakyat, Kok yang Meraja Segelintir Pejabat? “Tim Senyap Sentil Penguasa yang Lupa Sumpah!

by Tegar News
26 Juli 2026
Baru Saja Piala Dunia Usai, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK “Prestasi Korupsi Bertambah Lagi”
Opini

Baru Saja Piala Dunia Usai, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK “Prestasi Korupsi Bertambah Lagi”

by Tegar News
20 Juli 2026
Timbangan di Tangan Kurator Hukum: Membaca Pembelaan Koruptor Lewat Aksioma Filsafat
Opini

Timbangan di Tangan Kurator Hukum: Membaca Pembelaan Koruptor Lewat Aksioma Filsafat

by Tegar News
18 Juli 2026
NKRI Darurat Korupsi: Ketika Rakyat Menjerit, Para Pejabat Justru Sibuk Menjaga Kekuasaan & Menimbun Harta Sebanyak- banyaknya Mungkin dari Hasil Kejahatannya?
Opini

NKRI Darurat Korupsi: Ketika Rakyat Menjerit, Para Pejabat Justru Sibuk Menjaga Kekuasaan & Menimbun Harta Sebanyak- banyaknya Mungkin dari Hasil Kejahatannya?

by Tegar News
18 Juli 2026
Kejagung Injak Rem! Kasus Febrie Eks Jampidus Cincai? Sesama Coklat Saling Melindungi
Opini

Kejagung Injak Rem! Kasus Febrie Eks Jampidus Cincai? Sesama Coklat Saling Melindungi

by Tegar News
17 Juli 2026
Next Post
AYO ! Dukung Listyo Sigit Prabowo Jadi Petani

AYO ! Dukung Listyo Sigit Prabowo Jadi Petani

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Polrestabes Medan Tebar Helm SNI, Pengendara Diedukasi Pentingnya Keselamatan

Polrestabes Medan Tebar Helm SNI, Pengendara Diedukasi Pentingnya Keselamatan

18 September 2025
Kapolda Aceh Bersama Wagub dan Kepala BNPB Tinjau Lokasi Pengungsi di Singkil

Universitas Moestopo Bikin Kejutan: Bangun Kekuatan Baru Lewat PEP Bandung

4 Desember 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Perry Warjiyo Berpotensi Dipanggil KPK usai Mundur dari Gubernur BI, Ini Kasusnya!
Info Korupsi

Perry Warjiyo Berpotensi Dipanggil KPK usai Mundur dari Gubernur BI, Ini Kasusnya!

30 Juli 2026
Kesaksian Keluarga: Sebelum Meninggal Sutrimo Disebut Ketakutan Usai Berselisih Dengan Ipar Febrie Soal Tambang Batu Bara
Peristiwa

Kesaksian Keluarga: Sebelum Meninggal Sutrimo Disebut Ketakutan Usai Berselisih Dengan Ipar Febrie Soal Tambang Batu Bara

30 Juli 2026
Literasi Hukum: Menelaah Opini Hukum Akun TikTok Ajicakra dalam Perspektif KUHP dan UU ITE
Info Publik

Literasi Hukum: Menelaah Opini Hukum Akun TikTok Ajicakra dalam Perspektif KUHP dan UU ITE

30 Juli 2026
Genap Setahun Tragedi Pendopo Garut, Aliansi Mahasiswa Desak Polda Jabar Tuntaskan Kasus dan Berikan Kepastian Hukum
Info Publik

Genap Setahun Tragedi Pendopo Garut, Aliansi Mahasiswa Desak Polda Jabar Tuntaskan Kasus dan Berikan Kepastian Hukum

30 Juli 2026
The Final  Bhayangkara Cup 2026: Puncak Pertarungan Awon FC Wonoyoso vs Pandawa Lima FC Kedungwuni “Siap Mengguncang Stadion Widya Manggala Krida”
Olah Raga

The Final Bhayangkara Cup 2026: Puncak Pertarungan Awon FC Wonoyoso vs Pandawa Lima FC Kedungwuni “Siap Mengguncang Stadion Widya Manggala Krida”

30 Juli 2026
Tambang Emas Ilegal Merambah Cagar Alam di Sungai Kampar, GMOCT Minta Penegak Hukum Bertindak Tegas
Info Daerah

Tambang Emas Ilegal Merambah Cagar Alam di Sungai Kampar, GMOCT Minta Penegak Hukum Bertindak Tegas

30 Juli 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News