Breaking News
light_mode
Home » Opini » Elegi Konstitusi: Ketika Palu “Yang Mulia” Berpindah Tangan ke Politisi Senayan

Elegi Konstitusi: Ketika Palu “Yang Mulia” Berpindah Tangan ke Politisi Senayan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
  • visibility 28
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 1 Februari 2026| Di penghujung bulan Januari 2026, sebuah drama politik kembali tergelar di panggung hukum tertinggi negeri ini. Bukan sebuah prestasi yang dirayakan, melainkan sebuah manuver yang membuat dahi berkerut dan memancing amarah publik. Tanpa ba-bi-bu, Adies Kadir—sosok yang selama ini dikenal lantang sebagai politisi Golkar dan Wakil Ketua DPR—tiba-tiba disodorkan untuk mengenakan jubah “Yang Mulia” di Mahkamah Konstitusi (MK).

Penunjukan ini bukan sekadar rotasi jabatan biasa. Bagi banyak kalangan, ini adalah lonceng kematian bagi independensi peradilan. Istilah kasar seperti “bedebah” mungkin terdengar emosional, namun rasa frustrasi di baliknya memiliki pijakan yang sangat rasional: integritas benteng terakhir konstitusi sedang dipertaruhkan di meja judi politik.

Operasi Senyap “Tukar Guling”
Pelanggaran pertama yang mencolok mata adalah proses yang cacat secara hukum. Publik dipaksa menyaksikan sebuah “operasi senyap”. Sebelumnya, nama Inosentius Samsul, seorang birokrat karir telah digadang-gadang sebagai calon kuat. Namun, dalam hitungan jam, skenario berubah drastis. Nama Inosentius lenyap, digantikan oleh Adies Kadir.

Proses “tukar guling” ini dilakukan secara kilat dan tertutup, menabrak tembok transparansi yang seharusnya menjadi syarat mutlak pemilihan pejabat publik.

“Tidak ada uji kepatutan yang terbuka, tidak ada partisipasi publik yang memadai. Para pakar hukum tata negara, termasuk Bivitri Susanti dan koalisi masyarakat sipil, menilai manuver ini melanggar semangat UU MK.

Seleksi yang seharusnya akuntabel berubah menjadi penunjukan sepihak yang arogan, seolah menegaskan bahwa hukum hanyalah instrumen yang bisa ditekuk demi kehendak kekuasaan.

Cacat Moral dan Konflik Kepentingan. Di luar prosedur yang ugal-ugalan, aspek moralitas menjadi sorotan tajam. Bagaimana mungkin seorang pemain aktif (politisi DPR) tiba-tiba berganti peran menjadi wasit (hakim MK) dalam waktu semalam?

Kekhawatiran publik sangat mendasar:

MK adalah lembaga yang berwenang mengadili produk undang-undang yang dibuat oleh DPR. Dengan masuknya Adies Kadir, garis batas tegas antara pembuat hukum dan pengadil hukum menjadi kabur. Ia tidak dilihat sebagai negarawan yang independen, melainkan dicurigai sebagai “kepanjangan tangan” partai dan parlemen untuk mengamankan kepentingan politik di Merdeka Barat.

Rekam jejaknya pun tak luput dari ingatan kolektif. Pernyataan-pernyataan kontroversialnya di masa lalu dinilai jauh dari standar empati dan kenegarawanan yang menjadi syarat mutlak seorang penjaga konstitusi.

Runtuhnya Checks and Balances

Apa yang dilanggar hari ini lebih dari sekadar aturan administrasi; ini adalah pelanggaran terhadap prinsip demokrasi. Penunjukan Adies Kadir dinilai sebagai upaya sistematis untuk melemahkan mekanisme saling mengawasi (checks and balances). Ketika lembaga pengawas (MK) diisi oleh orang-orang dari lembaga yang diawasi (DPR), maka fungsi kontrol itu mati.

Pada akhirnya, kemarahan publik bukan tanpa alasan. Peristiwa ini menjadi validasi menyakitkan atas sentimen bahwa kita hidup di sebuah negeri di mana etika dikesampingkan dan hukum hanyalah pelayan bagi mereka yang memegang kuasa. Mahkamah yang seharusnya sakral, kini terasa makin profan.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cek Fakta Rilis Korp Brimob Polri Soal Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Hoax

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 33
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 18 Februari 2026| Terkait pemberitaan yang di rilis Humas Korp Brimob Polri di muat media Online Jurnal Polisi.co.id dan beberapa media online lainnya dengan judul “Patroli Gabungan Brimob Amankan 5 Pemuda Bawa Sajam di Jak-Tim” dan Media sosial milik Humas Korp Brimob Polri pada tanggal 17 Febuary 2026 merupakan informasi yang salah. Cek fakta, […]

  • Camat Malingping Diduga Tutup Mata, Terkait Tata Kelola Alun Alun

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 79
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Banten, 21 Agustus 2025| Banyaknya keluhan masyarakat terkait pemeliharaan dan pedoman operasional Alun-alun Malingping. Disikapi serius oleh Coordinator Center Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (CC IMC). Disampaikan Ketua Umum, Hendrik Arrizqy, bahwa pihaknya telah melayangkan atensi dan konfirmasi, beberapa Minggu lalu terhadap Camat Malingping agar melakukan tindak lanjut. Yakni, mendorong Camat agar melakukan pembinaan tata kelola Alun-alun […]

  • Realisasikan Bantuan Bankeu Tahap II, Ciampea Udik Bagun Jaling untuk Warga dan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Asep Hidayat
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya 25 November 2025| Pemerintahan Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor Jawa-Barat, merealisasikan bantuan keuangan (Bankeu) tahap 2 tahun 2025 untuk infrastruktur betonisasi jalan lingkungan. Deden salah satu warga Kampung Kalapa Doyong mengungkapkan rasa syukurnya dan ucapan terima kasih yang Ia tujukan kepada pemerintahan Desa. “Saya mengucapkan terima kasih, dengan adanya pembangunan jalan […]

  • Kapolres Bogor Tekankan Penindakan Tegas Premanisme Dalam Arahan Kepada PJU Dan Kapolsek Jajaran

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 95
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga kondusif, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., mengumpulkan seluruh Pejabat Utama (PJU) dan para Kapolsek jajaran dalam kegiatan pengarahan di Aula Vicon Polres Bogor, Senin (19/5/2025). Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa salah satu fokus utama Polres Bogor saat ini adalah penindakan tegas terhadap […]

  • PDAM Tirta Patriot Dituding Jadi “Lubang Hitam” APBD, FORKIM, Airnya Lebih Cocok untuk Kolam Bebek

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 321
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bekasi] 9 Agustus 2025 Direktur Utama PDAM Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, mengajukan usulan penyertaan modal sebesar Rp90 miliar yang diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2026. Namun, usulan ini memicu kritik tajam dari berbagai pihak, salah satunya Ketua Umum Forum Komunikasi Intelektual Muda Indonesia (FORKIM), Mulyadi. […]

  • Menakar Wacana Pembubaran Bawaslu Daerah

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 102
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Wacana pembubaran Bawaslu daerah yang mengemuka pasca Pemilu 2024 mengundang keprihatinan mendalam. Dalam narasi efisiensi dan penyederhanaan kelembagaan, muncul usulan agar fungsi pengawasan pemilu dikonsentrasikan di tingkat pusat. Jika ini benar-benar dijalankan, maka yang dipertaruhkan bukan hanya efektivitas pengawasan, tetapi juga masa depan demokrasi elektoral di Indonesia. Sebab pengawasan yang hanya terpusat di nasional […]

expand_less