Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Peringatan HPN 2026 Tanpa Kehadiran Presiden Prabowo

Peringatan HPN 2026 Tanpa Kehadiran Presiden Prabowo

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Banten, 10 Februari 2026| Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di halaman masjid kawasan KP3B Serang, Banten, menjadi perhatian. Pasalnya agenda tahunan insan pers ini berlangsung tanpa kehadira Presiden Prabowo Subianto.

Bahkan Presiden Prabowo tidak hadir secara langsung maupun virtual. Kehadirannya hanya diwakili oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Sementara itu, di lokasi acara, Presiden bahkan hadir hanya dalam bentuk patung standing display berbahan plastik, yang terpajang di area kegiatan.

Di sisi lain, ketidakhadiran Presiden justru memicu perbandingan dengan era Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Pada masa pemerintahan Jokowi, kehadiran presiden dalam perayaan HPN dinilai hampir selalu terjaga, baik secara langsung maupun melalui sambungan virtual, termasuk saat pandemi Covid-19.

“Di zaman Jokowi, sesibuk apa pun Presiden, HPN tetap dihormati. Bahkan saat pandemi, beliau hadir secara virtual. Sekarang, Presiden sama sekali tidak muncul,” ujar daeng sapaan akrabnya yang juga seorang insan pers asal makasar dengan nada kecewa.

HPN 2026 sendiri dihadiri sejumlah pejabat negara, antara lain Gubernur Banten Andra Soni, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ketua Dewan Pers, Ketua Umum PWI Pusat, Kajati Banten, anggota DPR RI Ahmad Fauzi, serta Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan kebanggaannya karena Provinsi Banten dipercaya sebagai tuan rumah HPN 2026. Ia berharap HPN menjadi momentum penguatan kepercayaan publik terhadap pers nasional.

“Pers yang sehat akan mendukung ekonomi yang berdaulat dan demokrasi yang kuat,” ujar Andra.

Namun, di kalangan wartawan, absennya Presiden tetap menjadi topik utama perbincangan. Banyak insan pers menilai HPN bukan sekadar acara seremonial, melainkan simbol penghormatan negara terhadap peran pers sebagai pilar demokrasi.

Sejumlah peserta menyebut, pada era Jokowi, HPN diposisikan sebagai ruang dialog antara pers dan negara. Kehadiran presiden kala itu dianggap sebagai pesan politik bahwa kebebasan pers dan kerja jurnalistik mendapat perhatian langsung dari kepala negara.

Berbeda dengan kondisi saat ini, ketidakhadiran Presiden Prabowo dinilai menimbulkan kesan bahwa HPN cukup dianggap sebagai agenda rutin yang bisa diwakilkan.

Padahal, Wartawan dari seluruh wilayah Indonesia yang hadir selalu membawa harapan umum, yakni bertemu Presiden Republik Indonesia. Namun hingga acara puncak berakhir, harapan itu tak kunjung terwujud.

Selain itu, absennya Presiden Prabowo dalam HPN 2026 memunculkan pertanyaan di kalangan insan pers: apakah Hari Pers Nasional masih ditempatkan sebagai agenda strategis negara? sebagaimana pada era pemerintahan sebelumnya.[]

  • Penulis: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: Egi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Aparat dan Kades Diduga Suplai Solar ke PLTMH di Cibeber

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Lebak, 11 November 2025| Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di aliran Sungai Ci Madur, Desa Warung Banten, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, kembali disorot. Proyek energi hijau yang digarap PT Dwipa Engineering Construction bersama investor asal Norwegia, Tinfos Hydropower Solution, kini diwarnai dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum berinisial C dalam pasokan bahan […]

  • PWGI Desak Pemerintah Cabut Pasal Diskriminatif PBM 2006: Lindungi Kebebasan Beragama, Cegah Intoleransi

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta,1 Agustus 2025| (GMOCT)- Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) menggelar konferensi pers di Media Center PWGI, Jakarta Pusat, hari ini, menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya intoleransi dan pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) di Indonesia. PWGI mendesak pencabutan Pasal 13 Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) Nomor 9 dan 8 Tahun 2006, […]

  • Selain Aceh Tamiang, Pelindo Regional 1 Berangkatkan Relawan dan Salurkan Bantuan ke Langsa

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id -Medan, 13 Desember 2025| PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 secara simbolis melepas enam relawan dari total 20 relawan yang akan diterjunkan untuk membantu penanganan bencana banjir di Kota Langsa, Aceh. Prosesi pelepasan dilaksanakan pada Jumat (12/12) pukul 14.00 WIB di Kantor Ex Pelindo Regional 1, Jalan Krakatau No. 100, Medan. Sebanyak […]

  • Alumni Akpol 90 Hadirkan Pasar Murah di Pedurungan, Warga Antusias Nikmati Harga Bersahabat

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Semarang, 24 Agustus 2025| Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata melanjutkan rangkaian bakti sosialnya dengan menggelar pasar murah di Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (23/8/2025). Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan Bulog untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Rombongan Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, SH, MHum, […]

  • Geger! Aksi Donor Darah Perdana PDDI Jakarta Utara Diserbu Mahasiswa UBM

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 27 September 2025| Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Cabang Jakarta Utara benar-benar membuktikan diri sebagai organisasi yang sat-set dan penuh gebrakan! Belum genap seminggu setelah menerima “kantong darah kosong” secara simbolis sebagai tantangan pemenuhan stok darah, PDDI Jakarta Utara langsung merespons dengan aksi “Donor Darah Goes to Campus” yang bombastis di Universitas Bunda Mulya […]

  • Satu Sekolah Dua Kepala: Dualisme Kepemimpinan di SMP PEMDA 2 Kesugihan, Diduga Langgar Hukum

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Cilacap, 1 Februari 2026| Dualisme kepemimpinan mencuat di SMP PEMDA 2 Kesugihan Cilacap setelah muncul klaim jabatan kepala sekolah oleh dua pihak yang berbeda. Konflik ini berakar dari perubahan kepengurusan Yayasan Pembudi Darma Cilacap melalui Pernyataan Keputusan Rapat Pembina tanggal 20 Mei 2025 yang melahirkan Akta No. 6 sebagai pengganti Akta No. 5. Perubahan tersebut […]

expand_less