Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Peringatan HPN 2026 Tanpa Kehadiran Presiden Prabowo

Peringatan HPN 2026 Tanpa Kehadiran Presiden Prabowo

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
  • visibility 26
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Banten, 10 Februari 2026| Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di halaman masjid kawasan KP3B Serang, Banten, menjadi perhatian. Pasalnya agenda tahunan insan pers ini berlangsung tanpa kehadira Presiden Prabowo Subianto.

Bahkan Presiden Prabowo tidak hadir secara langsung maupun virtual. Kehadirannya hanya diwakili oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Sementara itu, di lokasi acara, Presiden bahkan hadir hanya dalam bentuk patung standing display berbahan plastik, yang terpajang di area kegiatan.

Di sisi lain, ketidakhadiran Presiden justru memicu perbandingan dengan era Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Pada masa pemerintahan Jokowi, kehadiran presiden dalam perayaan HPN dinilai hampir selalu terjaga, baik secara langsung maupun melalui sambungan virtual, termasuk saat pandemi Covid-19.

“Di zaman Jokowi, sesibuk apa pun Presiden, HPN tetap dihormati. Bahkan saat pandemi, beliau hadir secara virtual. Sekarang, Presiden sama sekali tidak muncul,” ujar daeng sapaan akrabnya yang juga seorang insan pers asal makasar dengan nada kecewa.

HPN 2026 sendiri dihadiri sejumlah pejabat negara, antara lain Gubernur Banten Andra Soni, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ketua Dewan Pers, Ketua Umum PWI Pusat, Kajati Banten, anggota DPR RI Ahmad Fauzi, serta Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan kebanggaannya karena Provinsi Banten dipercaya sebagai tuan rumah HPN 2026. Ia berharap HPN menjadi momentum penguatan kepercayaan publik terhadap pers nasional.

“Pers yang sehat akan mendukung ekonomi yang berdaulat dan demokrasi yang kuat,” ujar Andra.

Namun, di kalangan wartawan, absennya Presiden tetap menjadi topik utama perbincangan. Banyak insan pers menilai HPN bukan sekadar acara seremonial, melainkan simbol penghormatan negara terhadap peran pers sebagai pilar demokrasi.

Sejumlah peserta menyebut, pada era Jokowi, HPN diposisikan sebagai ruang dialog antara pers dan negara. Kehadiran presiden kala itu dianggap sebagai pesan politik bahwa kebebasan pers dan kerja jurnalistik mendapat perhatian langsung dari kepala negara.

Berbeda dengan kondisi saat ini, ketidakhadiran Presiden Prabowo dinilai menimbulkan kesan bahwa HPN cukup dianggap sebagai agenda rutin yang bisa diwakilkan.

Padahal, Wartawan dari seluruh wilayah Indonesia yang hadir selalu membawa harapan umum, yakni bertemu Presiden Republik Indonesia. Namun hingga acara puncak berakhir, harapan itu tak kunjung terwujud.

Selain itu, absennya Presiden Prabowo dalam HPN 2026 memunculkan pertanyaan di kalangan insan pers: apakah Hari Pers Nasional masih ditempatkan sebagai agenda strategis negara? sebagaimana pada era pemerintahan sebelumnya.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Egi

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • PHKT Tuntas Ganti Selang Bawah Laut SPM Santan Lebih Cepat, Operasi Energi Tetap Lancar

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 100
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Jakarta, 24 Juli 2025| PT. Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) mencatat capaian operasional penting dengan menyelesaikan pekerjaan penggantian selang bawah laut (subsea hose), pada fasilitas Single Point Mooring (SPM) Terminal Santan. Kalimantan Timur. Pekerjaan ini rampung 5 ( lima ) hari lebih cepat dari target, tanpa mengganggu proses lifting dan tanpa insiden keselamatan. General Manager […]

  • Polrestabes Medan Bongkar Komplotan Pembuat dan Penjual SIM Palsu di Jalan Gaharu Medan

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Satlantas Polrestabes
    • visibility 114
    • 0Comment

      Tegarnews.co.id |Medan – Dua pria di Kota Medan dibekuk polisi usai terbukti menipu puluhan orang dengan menjual Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu. Kedok keduanya pun akhirnya terbongkar setelah polisi mencurigai adanya calo yang kerap menawarkan pembuatan SIM dengan harga murah di Satlantas Polrestabes Medan. “Kedua pelaku membuat SIM palsu ini dari sebuah warung internet […]

  • 2000 Anak Keracunan Makanan Bergizi Gratis, Kepala BGN Harus Diperiksa

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 101
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 2 Februari 2026| Kasus keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang menimpa sekitar 2000 anak Indonesia selama setahun terakhir adalah tragedi besar yang tidak boleh dianggap sepele. Ironisnya, hingga hari ini tidak ada satu pun pihak yang diusut atau diproses hukum. Padahal, dalam kasus kecil di mana hanya 2–3 orang keracunan akibat makanan dari usaha […]

  • Bhabinkamtibmas Cipayung Giat Pengamanan Gereja GPIB Nehemia Dalam Rangka Hari Kenaikan Isa Al Masih

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 98
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Polsek Megamendung Polres Bogor Polda Jabar. Untuk mencegah adanya gangguan kamtibmas di daerah hukum Polsek Megamendung, anggota Bhabinkamtibmas melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif salah satunya dengan kegiatan pengamanan gereja di wilayah megamendung, Kamis (29/5/2025) jam 09.00 Wib. Bertempat di gereja GPIB Nehemia Jl. Raya puncak Kp. Cibogo II Rt. […]

  • Dishub Cimahi Tegaskan Penyebab Kematian Anak di Cibeureum Belum Bisa Dipastikan Akibat Setrum PJG

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 57
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Cimahi Bandung, 8 Januari 2026| Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi menegaskan bahwa penyebab kematian seorang anak berinisial MPS di RT 04/RW 13 Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, belum bisa dipastikan akibat sengatan aliran listrik dari tiang Penerangan Jalan Gang (PJG). Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya informasi di sejumlah media dan media sosial yang menyebut korban […]

  • Di Polsek Pahandut, Orang Mati Bisa Buat Laporan Polisi

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 460
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Palangka Raya,3 Deseber 2025| Sebagai warga negara Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, kita percaya bahwa hukum adalah pilar utama dalam menjaga keadilan dan ketertiban. Penegakan hukum oleh Kepolisian Republik Indonesia seharusnya menjadi benteng kepercayaan masyarakat. Namun, pengalaman saya menunjukkan betapa rapuhnya sistem ini ketika rekayasa hukum bisa terjadi, bahkan sampai pada titik absurditas: seorang […]

expand_less