Breaking News
light_mode
Home » Nasional » ANALISIS: Di Balik Jamuan Hambalang, Menakar Risiko APBN Menopang Imperium Bisnis Taipan

ANALISIS: Di Balik Jamuan Hambalang, Menakar Risiko APBN Menopang Imperium Bisnis Taipan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
  • visibility 38
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bogor, 12 Februari 2026| Pertemuan empat jam antara Presiden Prabowo Subianto dengan lima taipan kakap nasional di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Selasa (10/2) malam, menyisakan tanya besar. Di balik narasi “Indonesia Incorporated” dan penguatan ekonomi rakyat, muncul kekhawatiran klasik: apakah negara sedang merangkul swasta untuk sinergi, atau justru negara sedang diletakkan sebagai penopang risiko bagi ekspansi bisnis konglomerasi?

Hadirnya figur sentral seperti Prajogo Pangestu (Barito Pacific), Anthony Salim (Salim Group), Franky Widjaja (Sinar Mas), Boy Thohir (Adaro), dan Sugianto Kusuma (Agung Sedayu) menandakan konsolidasi kekuatan modal terbesar di republik ini. Namun, rekam jejak proyek strategis nasional (PSN) sebelumnya memicu skeptisisme bahwa pertemuan ini berpotensi mempertebal pola state-sponsored capitalism.

Bayang-Bayang APBN di Kebun Sawit dan Properti

Kekhawatiran utama publik tertuju pada pola pembangunan infrastruktur yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), namun penerima manfaat utamanya adalah korporasi besar. Kasus pembukaan lahan sawit dan Food Estate di Papua dan Kalimantan menjadi preseden buruk yang dikhawatirkan terulang. Dalam skema tersebut, triliunan rupiah uang negara digelontorkan untuk membangun jalan trans, jembatan, dan infrastruktur logistik di pedalaman. Setelah akses terbuka oleh uang rakyat, korporasi swasta masuk untuk menguasai lahan dan memanen komoditas, sementara dampak ekologis dan sosial sering kali menjadi beban daerah.

Kehadiran Franky Widjaja (Sinar Mas) dan Anthony Salim (Indofood/Salim Group) dalam pertemuan tersebut memantik spekulasi mengenai kelanjutan proyek lumbung pangan dan bioenergi. Tanpa “pagar api” regulasi yang tegas, program mandatori biodiesel atau swasembada pangan berisiko hanya menjadi sarana transfer kekayaan negara—lewat subsidi harga atau pembangunan infrastruktur penunjang—ke neraca keuangan perusahaan sawit raksasa, alih-alih menyejahterakan petani plasma.

Privatisasi Keuntungan, Sosialisasi Kerugian.

Istilah Indonesia Incorporated yang diusung Prabowo juga menyimpan dua mata pisau. Di satu sisi, ia menjanjikan efisiensi dan kesatuan gerak. Di sisi lain, ia rentan menciptakan iklim di mana risiko bisnis swasta ditanggung negara.

Sektor properti dan infrastruktur kawasan, yang diwakili oleh Sugianto Kusuma (Aguan), juga tidak luput dari sorotan. Pengembangan kawasan elit seperti PIK 2 yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) adalah contoh nyata bagaimana status “strategis” dapat memberikan karpet merah berupa kemudahan perizinan dan dukungan infrastruktur publik yang didanai negara, untuk sebuah proyek yang target pasarnya adalah kelas atas.

Demikian pula dengan sektor energi yang diwakili Boy Thohir dan Prajogo Pangestu. Transisi energi dan hilirisasi memang jargon yang seksi. Namun, jika insentif fiskal (seperti tax holiday) dan subsidi harga energi hijau diberikan secara berlebihan, maka APBN lah yang “berdarah-darah” demi menjaga margin keuntungan investor tetap menarik.

Menanti Transparansi Kontrak Politik

Pertemuan Hambalang ini semestinya bukan sekadar ajang “tukar tambah” dukungan politik dengan proteksi bisnis. Jika Presiden Prabowo serius ingin memperkuat ekonomi rakyat, maka keterlibatan lima taipan ini harus disertai syarat ketat: tidak boleh ada sepeser pun APBN yang “bocor” untuk mensubsidi inefisiensi swasta atau membangun infrastruktur yang eksklusif melayani konsesi mereka.

Publik menanti apakah “semangat kebersamaan” yang didengungkan di Hambalang akan bermuara pada kesejahteraan inklusif, atau sekadar memperpanjang daftar proyek di mana negara yang membangun, tapi taipan yang memetik hasil.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Nuzulul Quran, Polres Bogor Serahkan 2.000 Al-Quran Waqaf Personel di Acara Tabligh Akbar Masjid Baitul Faizin

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 37
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Cibinong, 8 Maret 2026 | Bertepatan dengan momentum peringatan Nuzulul Quran tingkat Kabupaten Bogor, Kepolisian Resor (Polres) Bogor menyalurkan kebaikan dengan menyerahkan waqaf sebanyak 2.000 mushaf Al-Quran. Penyerahan ini dilaksanakan di sela-sela kemeriahan acara “Tabligh Akbar Penyejuk Hati” yang digelar di Masjid Baitul Faizin, Cibinong, Sabtu malam (7/3/2026). ​Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, […]

  • Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam Polres Kuningan Terima Dokumen Resmi MADA LMPI Jabar

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 23
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kuningan, 8 Juni 2026 | Isu yang berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Kuningan terkait aksi massa yang dilakukan kelompok yang dipimpin oleh Ujang Jenggo dengan mengatasnamakan LMPI Kabupaten Kuningan pada 4 Juni 2026, kini mendapat tanggapan dan kejelasan resmi dari Ketua MADA LMPI Jabar. Ketua MADA LMPI Provinsi Jawa Barat, H. Yoga Aris […]

  • Digitalisasi Membuka Akses Masyarakat untuk Dapatkan Layanan Pertanahan Lebih Mudah

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 73
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 26 Februari 2026 |Transformasi digital dalam layanan pertanahan dikembangkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk membuka akses dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Seperti pada aplikasi Sentuh Tanahku, masyarakat dapat memantau dari mana saja perkembangan proses layanan pertanahan yang sedang diajukan, tanpa perlu datang langsung ke Kantor Pertanahan (Kantah). “Dengan adanya aplikasi […]

  • Rapat DIPA Terkait Anggaran Tahun 2026 di Laksanakan Sebagai Bagian Dari Perencana Dana yang Akuabel dan Transparan

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 83
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 24 Desember 2025| Rapat DIPA terkait Anggaran Tahun 2026 dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan. Rapat ini membahas alokasi anggaran, program, serta kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi secara optimal. Melalui forum ini, setiap unit kerja menyampaikan usulan […]

  • Rokim Dharmawan Maju di Pencalonan BPD Sumberreja, Janji Perkuat Suara Warga Dusun III

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Husen
    • visibility 173
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 30 Maret 2026 | Proses pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Sumberreja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, mulai menghangat. Sejumlah warga mencalonkan diri untuk mewakili aspirasi masyarakat, salah satunya Rokim Dharmawan yang maju sebagai calon dari Dusun III untuk periode 2026–2034. Senin. 30 /03/2026. Pencalonan Rokim menjadi bagian dari dinamika […]

  • KJM-B : Konfirmasi Dugaan Buang Limbah Ke Paluh, Pihak PT.PHG Belawan Enggan Berkomentar

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle KJMB
    • visibility 127
    • 0Comment

      Tegarnews.co.id | Medan – Belawan PT. Permata Hijau Group (PHG) beralamat di jalan raya pelabuhan belawan lingkungan XIV Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan-Belawan Kota Medan diduga membuang limbah beracun (B3) di paluh atau aliran sungai menuju ke laut tepatnya dibelakang pabrik pada tanggal 24 Januari 2025 yang lalu Dugaan tersebut diperoleh berdasarkan video dengan […]

expand_less