Hakim Agung yang Tak Goyah oleh Harta! Inilah Sosok Dr. Irfan Fachruddin, Putra Ulama Minang yang Dikenal Sangat Bersahaja
- account_circle Rls/Red
- calendar_month 8 hour ago
- visibility 5
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 27 Februari 2026| Di tengah riuhnya sorotan terhadap integritas lembaga peradilan, terselip sebuah nama yang menjadi oase bagi pencari keadilan di tanah air. Ia adalah Dr. Irfan Fachruddin, S.H., CN., seorang Hakim Agung yang bukan hanya dikenal karena kecerdasannya di kursi persidangan, tetapi juga karena gaya hidupnya yang jauh dari kemewahan.
Irfan Fachruddin adalah bukti nyata bahwa integritas bukanlah sesuatu yang bisa dibeli. Baginya, jabatan Hakim Agung di Mahkamah Agung RI adalah amanah berat yang harus dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat.
Menjaga Amanah Sang Ayah: Ulama dan Pejuang
Keteguhan prinsip Irfan Fachruddin tidak datang begitu saja. Ia adalah putra kandung dari tokoh besar Sumatera Barat, H. Fachruddin HS. Datuak Majo Indo, seorang ulama terkemuka sekaligus pejuang kemerdekaan.
Darah Minangkabau yang mengalir di tubuhnya membawa filosofi “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”. Sejak kecil, ia dididik untuk menempatkan kebenaran di atas segalanya. Kesederhanaan sang ayah yang merupakan pemuka agama menjadi kompas moral bagi Irfan dalam menapaki karier di dunia hukum yang penuh godaan.
Terpilih dengan Suara Mutlak: Bukti Kepercayaan Publik
Langkah Irfan menuju puncak karier sebagai Hakim Agung dilalui dengan catatan gemilang. Saat menjalani uji kelayakan di DPR RI pada 23 Januari 2013, ia berhasil menyabet 48 suara dari Komisi III. Angka ini merupakan bukti nyata bahwa rekam jejaknya selama bertugas di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (TUN) Jakarta diakui bersih dan mumpuni.
Rekan sejawatnya mengenal Irfan sebagai hakim yang “kaku” dalam urusan prinsip, namun sangat bersahaja dalam pergaulan. Ia lebih memilih dikenal karena karya dan putusannya daripada kemewahan fasilitas jabatan.
Sang Intelektual yang Tetap Membumi
Meski menyandang gelar Doktor dan menjabat sebagai pucuk pimpinan di Mahkamah Agung, Irfan tidak pernah berhenti mengabdi di dunia pendidikan. Di sela-sela kesibukannya memutus perkara, ia masih meluangkan waktu untuk menjadi:
Tenaga Pengajar: Berbagi ilmu di Universitas Islam Jakarta untuk mencetak generasi hukum yang berintegritas.
Peneliti & Penulis: Menghasilkan literatur hukum yang menjadi rujukan bagi para praktisi dan mahasiswa hukum di seluruh Indonesia.
Teladan bagi Penegak Hukum Masa Kini
Di masa sekarang, sangat sulit menemukan figur publik yang tetap memegang teguh idealisme di tengah kepungan harta dan kekuasaan. Dr. Irfan Fachruddin adalah anomali yang menyejukkan. Ia membuktikan bahwa seorang Putra Minang mampu berdiri tegak sebagai benteng keadilan tanpa harus silau oleh kemilau dunia.
Sosoknya adalah pengingat bagi kita semua, bahwa kemuliaan seorang hakim tidak terletak pada toganya yang megah, melainkan pada kejujuran hati dan keberaniannya dalam membela kebenaran.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Hagia Sofia (Wikipedia)



At the moment there is no comment