Iran Bergejolak! Ratusan Ribu Warga Turun ke Jalan Usai Kematia Khamenei, Seruan Balas Dendam Menggema
- account_circle Rls/Red
- calendar_month 9 hour ago
- visibility 4
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 1 Maret 2026| Ratusan ribu warga memadati jalanan di berbagai kota besar Iran menyusul pengumuman resmi wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran yang memegang kekuasaan sejak 1989. Gelombang massa terlihat memenuhi pusat-pusat kota seperti Teheran, Qom, dan Mashhad dalam suasana duka yang mendalam.
Kerumunan pro-pemerintah mengibarkan bendera nasional, membawa foto-foto Khamenei, serta meneriakkan slogan anti-Amerika dan anti-Israel. Banyak dari mereka menyebut Khamenei sebagai “syahid bangsa Iran”, menggambarkan kematiannya sebagai pengorbanan dalam menghadapi musuh eksternal negara.
Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari dan mengumumkan tujuh hari libur resmi. Otoritas menyatakan bahwa Khamenei dan sejumlah anggota keluarganya tewas dalam serangkaian serangan udara yang diklaim dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel. Serangan tersebut disebut sebagai “kejahatan besar” oleh pejabat tinggi negara.

Dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, pejabat Iran menegaskan bahwa kematian ini menjadi momen tragis sekaligus simbol kehormatan dalam tradisi Syiah. Sementara itu, Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan akan memberikan respons tegas terhadap pihak yang dianggap bertanggung jawab, memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik di kawasan.
Peristiwa ini tidak hanya mengguncang stabilitas domestik Iran, tetapi juga meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Para pemimpin dunia kini memantau perkembangan situasi dengan cermat, terutama terkait proses suksesi kepemimpinan dan potensi respons militer yang dapat memengaruhi stabilitas regional.
Perkembangan lanjutan diperkirakan akan menjadi sorotan utama dunia dalam beberapa hari ke depan.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Andolu Ajansi, SNN TV



At the moment there is no comment