Selasa, September 22, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Nasional

Redefinisi Kontribusi Penerima Beasiswa Luar Negeri: Menakar Spirit Global Beasiswa EMJM

Chairul Husen by Chairul Husen
15 Maret 2026
in Nasional
0
Redefinisi Kontribusi Penerima Beasiswa Luar Negeri: Menakar Spirit Global Beasiswa EMJM
614
SHARES
3.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 15 Maret 2026 | Perdebatan klasik mengenai kewajiban pulang bagi penerima beasiswa luar negeri kembali menemui titik terang yang mencerahkan. European Commission di Jakarta baru baru ini menyampaikan klarifikasi penting kepada para alumni Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM) terkait pertanyaan yang sering muncul: apakah alumni penerima beasiswa EMJM wajib pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan studi mereka?

Melalui pengumuman resminya, Komisi Uni Eropa menyampaikan paradigma baru yang menegaskan bahwa kontribusi bagi tanah air tidak dibatasi oleh sekat geografis, melainkan oleh dampak nyata di bidang keilmuan masing-masing. Namun demikian, menjawab pertanyaan di atas dengan jawaban “tidak wajib” adalah kekeliruan besar yang mencederai spirit beasiswa tersebut.

You might also like

Tuduhan Penggelapan Kas RW 011 Rp 11 Miliar Dipertanyakan, LBH Harimau Raya, Tunjukkan Bukti, Bukan Opini

Benny K Harman Tolak Hukuman Mati! “Koruptor Juga Ingin Hidup”

Mahfud MD Sebut KPK Takut Periksa Nusron Wahid, Desak Prabowo Turun Tangan

Sebaliknya, Uni Eropa membuka pintu seluas-luasnya bagi alumninya untuk menimba pengalaman kerja di Eropa atau melanjutkan studi doktoral (PhD), dengan keyakinan bahwa di mana pun mereka berada, nama Indonesia akan tetap harum melalui pencapaian di bidang seni, sains, teknologi, dan kemanusiaan.

Dalam pengumuman tersebut, pada hakekatnya Uni Eropa menekankan bahwa setiap alumni yang mengembangkan seni, ilmu pengetahuan, teknologi, maupun humaniora di bidangnya masing masing tetap membawa nama Indonesia. Perbedaan hanya terletak pada jenis dan cara kontribusi yang dilakukan.

“Uni Eropa berharap agar semua alumni dapat berkontribusi positif untuk Indonesia, sesuai dengan kemampuan dan kapasitasnya masing masing di manapun mereka berada.” Demikian tulis Delegasi Uni Eropa di Jakarta dalam pengumuman yang disampaikan kepada seluruh alumni EMJM. Pesan ini menjadi pengingat bahwa beasiswa Erasmus Mundus bukan sekadar kesempatan akademik, tetapi juga amanah moral untuk mengharumkan bangsa melalui karya nyata.

Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A., yang juga merupakan alumni EMJM pada program studi _Masters in Applied Ethics_ di Utrecht University (Belanda) dan Linköping University (Swedia) tahun ajaran 2006-2007, memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap pernyataan ini. Sebagai praktisi etika terapan, Wilson Lalengke menilai pengumuman ini adalah kebenaran hakiki yang harus menjadi pedoman bagi setiap alumni.

Informasi dari Delegasi Uni Eropa tersebut, sebutnya, sangat benar dan merupakan cahaya bagi setiap alumnus EMJM. Sebagai penerima beasiswa ini, dirinya merasakan betul bahwa spirit Erasmus bukan tentang pemaksaan kepulangan fisik, melainkan tentang _advancing arts, sciences, technology, and humanities._

“Pernyataan Uni Eropa ini harus menjadi prinsip utama bagi semua program beasiswa, baik nasional maupun internasional. Kontribusi itu soal kualitas dan dampak, bukan soal absensi kehadiran di satu titik koordinat. Setiap alumni yang berkarir di pusat riset dunia atau organisasi internasional sebenarnya sedang menancapkan bendera Indonesia di puncak peradaban global,” tegas Wilson Lalengke merespon pengumuman dari Uni Eropa yang diterimanya melalui email, Sabtu, 14 Maret 2026.

Tokoh HAM internasional itu menambahkan bahwa pihaknya mendukung penuh pemberitahuan Uni Eropa itu dan mendorong agar prinsip ini dijadikan pedoman utama bagi semua program beasiswa, bukan hanya Erasmus Mundus. Dimanapun alumni EMJM berada, hendaknya mereka harus melihat dirinya sebagai duta bangsa dan karya mereka harus memberi manfaat bagi Indonesia.

“Saya mendorong semua alumni untuk melakukan hal yang sama, bahkan dalam skala yang lebih besar. Jangan hanya berpikir tentang kembali secara fisik, tetapi pikirkan bagaimana ilmu, pengalaman, dan jaringan internasional bisa dimanfaatkan untuk membangun bangsa. Itulah kontribusi sejati bagi Indonesia,” tegas Wilson Lalengke.

Pernyataan Uni Eropa ini sejalan dengan pemikiran filsuf Jerman, Immanuel Kant (1724-1804), mengenai Kosmopolitanisme. Kant berpendapat bahwa setiap individu adalah warga dunia yang memiliki hak untuk bergerak dan berkontribusi melampaui batas-batas negara. Dalam konteks EMJM, alumni tidak dilihat sebagai “properti” sebuah negara, melainkan sebagai aset kemanusiaan yang bertugas menyebarkan pengetahuan demi kemajuan bersama.

Selain itu, filsuf Amerika, Martha Nussbaum, dalam karyanya tentang Citizens of the World menekankan bahwa pendidikan yang baik seharusnya menciptakan individu yang mampu melihat dirinya sebagai bagian dari kemanusiaan yang lebih luas. Ketika seorang alumni EMJM memajukan teknologi di Eropa, ia sebenarnya sedang memberikan manfaat bagi Indonesia melalui transfer pengetahuan dan reputasi internasional.

Bagi Uni Eropa, yang membedakan antara alumni yang pulang dan yang menetap di luar negeri hanyalah “peluang jenis dan cara kontribusinya.” Alumnus yang bekerja di luar negeri seringkali menjadi jembatan diplomasi ekonomi dan budaya yang jauh lebih efektif dibandingkan mereka yang pulang namun tidak mendapatkan wadah yang tepat untuk ilmunya.

Wilson Lalengke menambahkan bahwa memaksakan kepulangan tanpa adanya ekosistem yang mendukung di dalam negeri justru merupakan pemborosan sumber daya intelektual. “Sia-sia jika seorang ahli nuklir atau bioteknologi dipaksa pulang hanya untuk mengisi jabatan administratif. Biarkan mereka terbang tinggi di pusat keunggulan dunia, karena sukses mereka adalah kebanggaan Indonesia,” jelas Wilson Lalengke menutup pernyataannya.

Pengumuman Uni Eropa ini menjadi pengingat bahwa di era globalisasi, nasionalisme tidak boleh bersifat sempit. Spirit beasiswa EMJM mengajarkan kita untuk menjadi “Duta Indonesia” di mana pun kaki berpijak. Uni Eropa berharap agar semua alumni dapat berkontribusi positif sesuai dengan kemampuan dan kapasitasnya masing-masing untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia.[]

Tags: AlumniEMJMWilson Lalengke
Previous Post

Tebar Kepedulian di Bulan Suci, Polsek Pebayuran Santuni Anak Yatim

Next Post

“Skakmat Hukum di PTUN: Dugaan Manipulasi Tanggal dalam Kasus Kades Cicapar Mengguncang Pemkab Ciamis”

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Tuduhan Penggelapan Kas RW 011 Rp 11 Miliar Dipertanyakan, LBH Harimau Raya, Tunjukkan Bukti, Bukan Opini
Nasional

Tuduhan Penggelapan Kas RW 011 Rp 11 Miliar Dipertanyakan, LBH Harimau Raya, Tunjukkan Bukti, Bukan Opini

by Chairul Husen
22 September 2026
Benny K Harman Tolak Hukuman Mati! “Koruptor Juga Ingin Hidup”
Tokoh

Benny K Harman Tolak Hukuman Mati! “Koruptor Juga Ingin Hidup”

by Tegar News
21 September 2026
Mahfud MD Sebut KPK Takut Periksa Nusron Wahid, Desak Prabowo Turun Tangan
Tokoh

Mahfud MD Sebut KPK Takut Periksa Nusron Wahid, Desak Prabowo Turun Tangan

by Tegar News
20 September 2026
Nusron Wahid Dipastikan Mundur dari Kepengurusan DPP Partai Golkar
Nasional

Nusron Wahid Dipastikan Mundur dari Kepengurusan DPP Partai Golkar

by Tegar News
20 September 2026
Prof Jimly Asshiddiqie Soroti Cara Pemecatan Purbaya Bikin Elus Dada, Singgung Etika Bernegara
Tokoh

Prof Jimly Asshiddiqie Soroti Cara Pemecatan Purbaya Bikin Elus Dada, Singgung Etika Bernegara

by Tegar News
18 September 2026
Next Post
“Skakmat Hukum di PTUN: Dugaan Manipulasi Tanggal dalam Kasus Kades Cicapar Mengguncang Pemkab Ciamis”

“Skakmat Hukum di PTUN: Dugaan Manipulasi Tanggal dalam Kasus Kades Cicapar Mengguncang Pemkab Ciamis”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Polda Jabar Dukung Gizi Anak Lewat Program MBG, Pastikan Kualitas dan Kebersihan

Polda Jabar Dukung Gizi Anak Lewat Program MBG, Pastikan Kualitas dan Kebersihan

14 Oktober 2025
KETUA UMUM DPP AKPERSI Ingatkan Presiden RI Prabowo Subianto: Tidak Semua Wartawan, Jurnalis, dan Media Adalah “Londo Ireng”, Masih Banyak Insan Pers yang Nasionalis dan Idealis

KETUA UMUM DPP AKPERSI Ingatkan Presiden RI Prabowo Subianto: Tidak Semua Wartawan, Jurnalis, dan Media Adalah “Londo Ireng”, Masih Banyak Insan Pers yang Nasionalis dan Idealis

25 Juli 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Sehari Usai Aksi Hari Tani, Tanaman Karet PTPN I Region 5 Diduga Dirusak Kelompok Sekti — Aparat Diminta Bertindak Cepat
Info Daerah

Sehari Usai Aksi Hari Tani, Tanaman Karet PTPN I Region 5 Diduga Dirusak Kelompok Sekti — Aparat Diminta Bertindak Cepat

22 September 2026
Admin Dapat Rp5,5 Juta di Putaran Pertama, Giliran Nurdin Pembayaran Tersendat; Dugaan Penggelapan Arisan Mencuat
Kriminal

Admin Dapat Rp5,5 Juta di Putaran Pertama, Giliran Nurdin Pembayaran Tersendat; Dugaan Penggelapan Arisan Mencuat

22 September 2026
Ditipu Modus Imbal Jasa Tebus Sertifikat, Warga Jatikramat Bekasi Terjebak Utang Piutang
Info Publik

Ditipu Modus Imbal Jasa Tebus Sertifikat, Warga Jatikramat Bekasi Terjebak Utang Piutang

22 September 2026
Tuduhan Penggelapan Kas RW 011 Rp 11 Miliar Dipertanyakan, LBH Harimau Raya, Tunjukkan Bukti, Bukan Opini
Nasional

Tuduhan Penggelapan Kas RW 011 Rp 11 Miliar Dipertanyakan, LBH Harimau Raya, Tunjukkan Bukti, Bukan Opini

22 September 2026
Indonesia Darurat Karhutla, Terkesan Ada Pembiaran! Publik Pertanyakan Menteri Abal-abal
Info Publik

Indonesia Darurat Karhutla, Terkesan Ada Pembiaran! Publik Pertanyakan Menteri Abal-abal

21 September 2026
Gakkum Diminta Tak Berhenti pada Dalih Prioritas – Dugaan Rantai Getah Pinus TNGC Harus Dibongkar Hingga PT EMB
Hukum

Gakkum Diminta Tak Berhenti pada Dalih Prioritas – Dugaan Rantai Getah Pinus TNGC Harus Dibongkar Hingga PT EMB

21 September 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News