Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Jabatan Rangkap, Merit Mati: Apa yang Terjadi di Pemkab Bogor?

Jabatan Rangkap, Merit Mati: Apa yang Terjadi di Pemkab Bogor?

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
  • visibility 27
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Bogor, 1 Mei 2026 | Fenomena maraknya pejabat berstatus Pelaksana Tugas (PLT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor menuai sorotan keras dari berbagai kalangan. Kondisi ini dinilai tidak hanya mencerminkan lemahnya tata kelola birokrasi, tetapi juga berpotensi mengganggu pelayanan publik.

Ketua NGO Kabupaten Bogor Bersatu (KBB), Riswan Riswanto, kepada awak media mengungkapkan keprihatinannya atas banyaknya jabatan strategis yang diisi oleh pejabat sementara, bahkan dengan praktik rangkap jabatan.

“Mulai dari kepala dinas, kepala bidang, camat hingga lurah, banyak yang diisi oleh PLT. Ironisnya, sebagian besar merangkap jabatan. Ini jelas menimbulkan pertanyaan besar dalam tata kelola pemerintahan,” ujarnya di Bogor, Jum’at (1/5/26).

Menurut Riswan, kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya praktik tidak sehat dalam penempatan jabatan. Ia menilai terdapat ketimpangan mencolok antara pegawai yang mendapatkan jabatan rangkap dengan pegawai lain yang justru tidak mendapatkan posisi sama sekali, meskipun memiliki pangkat dan golongan yang memadai.

“Kita melihat ada pegawai golongan 3D sampai 4C yang tidak mendapat jabatan, hanya menjadi staf biasa. Sementara yang lain bisa merangkap jabatan. Ini tidak mencerminkan sistem meritokrasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti dugaan penempatan pejabat yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan maupun kompetensi. Hal ini, menurutnya, berpotensi merusak kualitas pelayanan publik.

“Bagaimana mungkin jabatan seperti ketahanan pangan diisi oleh sarjana kesehatan, atau bidang pemerintahan diisi oleh sarjana teknik. Ini tidak sinkron dengan kebutuhan jabatan,” ungkap Riswan.

Ia menilai, kebijakan tersebut diduga lebih mengedepankan faktor kedekatan dibandingkan profesionalisme. Bahkan, ia secara terbuka mencurigai adanya indikasi praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Saya menduga ada kepentingan tertentu di balik penunjukan PLT secara masif ini. Tidak menutup kemungkinan ada praktik jual beli jabatan. Ini harus diusut secara serius,” katanya.

Dampak dari kondisi tersebut, lanjut Riswan, уже mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya dalam pelayanan administrasi di tingkat kecamatan yang mengalami hambatan karena pejabat belum berstatus definitif.

“Contohnya, pengurusan administrasi seperti Akta Jual Beli menjadi terhambat karena pejabatnya belum definitif sehingga tidak memiliki kewenangan penuh,” jelasnya.

Riswan mendesak agar Rudy Susmanto selaku Bupati Bogor segera mengambil langkah tegas dengan melantik pejabat definitif sesuai kompetensi, guna mengembalikan efektivitas pelayanan publik.

“Bupati harus segera menata ulang ini. Jangan sampai pelayanan masyarakat dikorbankan hanya karena persoalan internal birokrasi,” tegasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Bogor belum memberikan tanggapan resmi. Upaya konfirmasi kepada Bupati Bogor melalui pesan singkat juga belum mendapatkan respons.?

Kondisi ini menambah panjang daftar persoalan tata kelola birokrasi daerah yang dinilai belum sepenuhnya menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas, sekaligus membuka ruang bagi spekulasi publik terkait adanya kepentingan di balik penempatan jabatan strategis.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pernyataan Wakil Wali Kota Bogor Dinilai Menghina Profesi DJ, Komunitas Meradang: Jangan Seenaknya Rendahkan Pekerjaan Orang!

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle AG
    • visibility 115
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 22 Desember 2025| Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, kembali menjadi sorotan tajam publik. Pernyataannya di media sosial yang dinilai arogan, menggeneralisasi, dan merendahkan profesi Disk Jockey (DJ) menuai kemarahan luas. Bukan sekadar kritik, komentar Jenal dinilai sudah masuk pada wilayah penghakiman moral dengan mengaitkan profesi DJ dengan azab dan bencana. Dalam sejumlah tangkapan […]

  • Pelindo Regional 1 Belawan Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Bandar Deli

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 53
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Belawan, 30 Maret 2026 |PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan mencatat arus balik Lebaran 2026 di Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan sejak 22 hingga 29 Maret 2026 telah melayani sebanyak 13.814 penumpang. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring dengan penjualan tiket yang tetap berlangsung hingga waktu keberangkatan kapal. Secara keseluruhan, jumlah pengguna […]

  • Bhabinkamtibmas Karangpatri Laksanakan Sambang Humanis dalam Upaya Mewujudkan Lingkung

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 116
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi,16 November 2025-  Bhabinkamtibmas Desa Karangpatri, Bripka Zaeni, melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi dengan warga Kampung Kenyam, Desa Karangpatri, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan desa. Minggu. (16/11/2025).   Dalam pelaksanaan sambang tersebut, Bripka […]

  • Dapur Sekolah Rakyat Rampung 100 Persen, Penganggarannya Baru Muncul di APBD-P 2025 Buteng

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 88
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Buton Tengah, 3 Januari 2026| Dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 kembali mencuat dan menyeret nama Bupati Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Dr. Azhari, S.STP., M.Si. Sorotan publik kali ini tertuju pada proyek pembangunan Dapur Sekolah Rakyat senilai Rp1 miliar. Proyek dapur yang dibangun di tanah milik sebuah […]

  • Safari Jumat Kamtibmas, Kapolsek Kedung Waringin, Jalin Kedekatan dengan Masyarakat Untuk Membangun Hubungan Harmonis

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 290
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 19 September 2025 – Guna memperkuat hubungan antara aparat Kepolisian dengan masyarakat serta sebagai upaya membangun suasana yang harmonis, aman, dan religius di lingkungan tugas, jajaran Polsek Kedung Waringin menggelar kegiatan Safari Jumat Kamtibmas yang berlangsung di Masjid Nurul Yaqien kp Bojong RT 003/002 desa Bojongsari kecamatan Kedung Waringin kabupaten Bekasi. […]

  • Nadiem Naik Status Jadi Tersangka, Ngandang di Rutan Salemba

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 336
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Septembet 2025| Usai ketigakalinya diperiksa Kejagung, mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Makarim alias NAM, akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan laptop. Penetapan tersangka terhadap eks menteri Jokowi tersebut, langsung disampaikan oleh Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Nurcahyo Jungkung Madyo, sebagaimana dikutip dari keterangan Pers resminya, Kamis (4/9). […]

expand_less