Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » DPRD Kab. Tangerang Pesta Hotel Rp23 M, Aktivis: BPK Audit Setelah Uang Habis

DPRD Kab. Tangerang Pesta Hotel Rp23 M, Aktivis: BPK Audit Setelah Uang Habis

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 2 hour ago
  • visibility 2
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Tangerang, 17 Mei 2026 | Ketua Bidang Anti-Korupsi Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Provinsi Banten, Agus Suryaman, melayangkan kritik keras menanggapi pembelaan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, terkait skandal lonjakan anggaran sewa hotel Sekretariat DPRD tahun 2026 yang menembus Rp23,2 miliar.

Agus menilai, argumen Ketua DPRD yang berlindung di balik prosedur formal dan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adalah upaya normatif untuk mengalihkan substansi pemborosan anggaran di tengah kemiskinan ekstrem warga Tangerang.

“Jangan jadikan formalitas perencanaan dan audit BPK sebagai tameng untuk melegitimasi pemborosan yang melukai hati rakyat. BPK itu menguji kepatuhan administrasi dan SPJ (Surat Pertanggungjawaban) setelah uangnya habis dipakai. Yang kami persoalkan hari ini adalah political will, empati anggaran, dan moralitas perencanaan di hulu. Mengapa anggaran di hotel berbintang melonjak ribuan persen saat ekonomi rakyat sedang sulit? Dan ini adalah anggaran sewa hotel sekretariat dewan terbesar se-banten ” tegas Agus Suryaman kepada wartawan, Sabtu (16/5/2026).

Menguliti Modus Swakelola Rp18 Miliar

Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) 2026, pos belanja sewa hotel Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang dialokasikan sebesar Rp23.259.573.620. Dari total dana fantastis tersebut, komponen yang paling memicu kecurigaan adalah jalur Swakelola yang membengkak hingga Rp18,4 miliar (terbagi atas Administrasi Umum Rp2,9 Miliar dan Fasilitasi Tugas DPRD Rp15,4 Miliar). Sementara jalur Penyedia hanya berkisar Rp4,7 miliar.

Agus Suryaman menguliti kejanggalan ini dengan membandingkan rekam jejak anggaran periode 2024–2025, di mana komponen sewa hotel melalui skema swakelola hampir tidak ditemukan.

“Ketua DPRD mengatakan anggaran ini hasil proses panjang dari Rencana Kerja (Renja) hingga verifikasi TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah). Justru di situ letak keanehannya. Bagaimana logika perencanaan sebuah lembaga legislatif bisa meloloskan angka Rp18,4 miliar untuk swakelola hotel? Swakelola itu artinya dikelola sendiri oleh Sekretariat Dewan. Bagaimana ceritanya hotel diswakelolakan dalam skala masif begini? Ini patut diduga sebagai skema akal-akalan anggaran, Presiden berkali kali dalam pidato kita harus efisiensi anggaran yang berkaitan langsung dengan rakyat harus di prioritaskan” urai Agus tajam.

Ia menambahkan, jika diasumsikan Kabupaten Tangerang memiliki 55 anggota DPRD, dana Rp23,2 miliar tersebut setara dengan membiayai para wakil rakyat untuk menginap di hotel mewah setiap hari sepanjang tahun.

Menantang Instruksi Efisiensi Presiden

KITA Banten menilai pembelaan pihak DPRD sangat ironis dan terkesan menantang instruksi Presiden mengenai efisiensi anggaran negara. Di saat pemerintah pusat berulang kali menginstruksikan pengetatan ikat pinggang karena situasi ekonomi global yang tidak menentu, elite politik di Kabupaten Tangerang justru mempertontonkan gaya hidup mewah berselimut fasilitas negara.

Lebih miris lagi, ketimpangan sosial di Kabupaten Tangerang masih sangat mencolok. Dana pesiar hotel sebesar Rp23,2 miliar tersebut, menurut hitungan KITA Banten, diklaim setara dengan biaya renovasi total bagi sekitar 1.160 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga miskin di wilayah pesisir Tangerang, dengan asumsi biaya bedah rumah Rp20 juta per unit.

“Rakyat di pelosok Tangerang masih banyak yang tidur di bawah atap bocor dan dinding bilik bambu, sementara pejabatnya sibuk menyusun Renja agar bisa tidur nyenyak di kasur empuk hotel berbintang dengan dalih ‘sesuai prosedur dan koridor hukum’. Ini bukan sekadar masalah administrasi, ini krisis moralitas anggaran!” berang Agus.

Desak Inspektorat dan APH Turun Sebelum Uang Rakyat Mengalir

Menyikapi pernyataan Ketua DPRD bahwa setiap rupiah APBD akan diawasi oleh Inspektorat dan BPK, Agus Suryaman justru mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH) bersama Inspektorat Provinsi dan Kabupaten tidak perlu menunggu tahun anggaran berakhir untuk bertindak.

Agus meminta dilakukan audit investigatif pra-realisasi terhadap Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang untuk mendeteksi potensi tumpang tindih (overlapping) anggaran serta manipulasi data dalam skema swakelola tersebut.

“Kami menuntut evaluasi total dan pembatalan pos anggaran yang tidak berpihak pada rakyat ini. Jangan sampai setelah menjadi temuan kerugian negara atau setelah diciduk APH, baru mereka sibuk mengembalikan uang atau mengklarifikasi. Cegah pemborosan ini sekarang juga, atau rakyat yang akan mengaudit moralitas mereka di pemilu mendatang,” pungkas Agus.

Hingga berita ini diturunkan, Sekretaris Dewan (Sekwan) selaku Pengguna Anggaran di Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang belum memberikan rincian teknis mengenai peruntukan mendesak dari 17 paket penyedia dan gurita anggaran swakelola sewa hotel tersebut.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • 100 Hari Kepemimpinan Saipullah–Atika Dinilai Minim Implementasi, Janji Sentuh Hajat Hidup Belum Terlihat Nyata

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 478
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Panyabungan| Menjelang akhir masa 100 hari kerja, kepemimpinan Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi dinilai belum menunjukkan hasil konkret. Meski dalam pidatonya pada 25 Maret 2025 lalu Saipullah menyebut program kerja mereka menyasar langsung hajat hidup rakyat, kenyataan di lapangan menunjukkan masih banyak sektor strategis yang stagnan dan jauh dari […]

  • Sinergitas Bhabinkamtibmas & TNI Perkuat Harkamtibmas Lewat Sambang Dan Penyuluhan Warga Binaan

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 102
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), sinergitas antara TNI dan Polri terus ditingkatkan. Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Parung Polres Bogor, Aipda Hariyanto, bersama Babinsa dari Koramil Parung, Koptu Wahyudin, yang melaksanakan kegiatan sambang dan penyuluhan kamtibmas di desa binaan mereka. Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, pada […]

  • Dana UKAN Disdik Kuningan Dipertanyakan: Pinjaman Jauh Lebih Besar dari Simpanan  

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 256
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kuningan- Jawa Barat (GMOCT) 18 Juni 2025 – Kegaduhan melanda Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan terkait tunggakan dana UKAN (Usaha Kesejahteraan Anggota Negeri) yang mencapai angka fantastis. Hingga akhir Mei 2025, bendahara instansi tersebut belum menyetorkan dana simpanan dan pinjaman pegawai UKAN, memicu kekhawatiran akan transparansi dan pengelolaan keuangan internal. Rabu […]

  • Instruksi Presiden Prabowo untuk Penanganan Bencana Terhambat Kebuntuan Birokrasi, Bantuan Terhenti di Halim

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 290
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 11 Desember 2025| Merespon bencana banjir dahsyat yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat untuk memobilisasi sumber daya nasional. Pengerahan 50 helikopter, pesawat Hercules C-130J, dan Airbus A400 yang diinstruksikannya merupakan langkah besar yang menunjukkan komitmen negara terhadap bantuan bencana segera. Namun, momentum ini terhambat oleh kurangnya koordinasi […]

  • Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Dramaga Giat Cooling Sistem

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 94
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor, 26 Juli 2025| Giat sambang Kamtibmas warga adalah tugas rutin Bhabinkamtibmas yg menjadi tugas kesehariannya, yakni dengan melaksanakan kunjungan kepada masyarakat binaannya untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat. Sabtu, (26/07/2025) Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Ciherang Aipda Didin suryadin menyambangi Warganya dan  menyampaikan pesan-pesan kamtibmas utk selalu meningkatkan kewaspadaan serta untuk bersama-sama ikut serta […]

  • 2.50 Play Button

    Catut Nama Kapolri Dalam Undangan Tambang Pasir di Kuningan, Kades Bantarpanjang Tegas Menolak Minta Oknum Brimob Ditindak

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 371
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kuningan, 9 Februari 2026| Polemik rencana penambangan pasir dan kerikil (sirtu) di Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, kian memanas. Surat undangan sosialisasi tambang yang beredar di masyarakat mencantumkan nama dan atribut yang berkaitan dengan institusi Kepolisian Republik Indonesia, memicu pertanyaan soal legalitas dan kewenangannya. Surat tertanggal 28 Januari 2026 itu berisi undangan […]

expand_less