Breaking News
light_mode
Home » Opini » “Rakyat Tak Butuh Dolar”? Pernyataan Presiden Picu Gelombang Kritik di Tengah Harga Pangan Mahal dan Utang Negara Membengkak

“Rakyat Tak Butuh Dolar”? Pernyataan Presiden Picu Gelombang Kritik di Tengah Harga Pangan Mahal dan Utang Negara Membengkak

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 3 hour ago
  • visibility 4
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 17 Mei 2026 | Pernyataan Presiden RI terkait kenaikan dolar yang menyebut masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir karena “rakyat belanja tidak pakai dolar” memicu gelombang kritik luas dari publik dan netizen di berbagai media sosial. Pernyataan tersebut dinilai terlalu sederhana dan dianggap tidak memahami dampak nyata melemahnya rupiah terhadap kehidupan rakyat sehari-hari.

Kemarahan publik muncul di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang tertekan akibat mahalnya harga kebutuhan pokok, tingginya biaya hidup, isu utang negara yang terus meningkat, hingga polemik sejumlah program pemerintah yang menuai sorotan.

Dalam berbagai unggahan viral di media sosial, banyak masyarakat menilai pernyataan tersebut justru menimbulkan kesan bahwa pemerintah kurang peka terhadap kesulitan ekonomi rakyat kecil. Pasalnya, walaupun masyarakat Indonesia bertransaksi menggunakan rupiah, namun hampir seluruh sektor ekonomi nasional tetap sangat dipengaruhi nilai tukar dolar AS.

Pengamat ekonomi dan netizen ramai menyoroti bahwa ketika dolar naik dan rupiah melemah, dampaknya langsung terasa pada berbagai kebutuhan masyarakat seperti harga BBM, gas, minyak goreng, pupuk, obat-obatan, hingga biaya distribusi barang yang akhirnya memicu kenaikan harga di pasar.

“Memang rakyat tidak belanja pakai dolar, tapi negara ini masih bergantung pada impor dan transaksi internasional berbasis dolar. Jadi ketika dolar naik, harga kebutuhan rakyat otomatis ikut naik,” tulis salah satu komentar netizen yang viral di media sosial.

Tidak hanya itu, publik juga mengaitkan pernyataan tersebut dengan wacana ekspor beras Indonesia ke Malaysia dengan harga yang disebut lebih murah dibanding harga beras di dalam negeri. Walaupun rencana tersebut masih tahap negosiasi dan belum final, isu itu sudah lebih dulu memancing kemarahan masyarakat.

Warga mempertanyakan logika kebijakan pemerintah apabila rakyat di dalam negeri harus membeli beras dengan harga tinggi, sementara muncul wacana penjualan beras ke luar negeri dengan harga lebih murah.

“Rakyat beli beras mahal, tapi negara lain malah mau dapat harga murah. Ini yang membuat masyarakat kecewa,” tulis warganet lainnya.

Di sisi lain, persoalan utang negara yang disebut mendekati Rp10.000 triliun turut memperbesar keresahan publik. Dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, angka utang pemerintah kembali mengalami kenaikan signifikan sehingga memunculkan pertanyaan besar mengenai arah pengelolaan anggaran negara serta efektivitas berbagai program pemerintah.

Gelombang kritik yang terus bermunculan di ruang publik menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat saat ini semakin sensitif terhadap setiap pernyataan pejabat negara, terutama yang berkaitan dengan kondisi ekonomi rakyat.

Banyak pihak menilai pemimpin negara seharusnya lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan kepada publik agar tidak menimbulkan kegaduhan maupun kesan meremehkan kesulitan yang sedang dihadapi masyarakat.

Sebab bagi rakyat kecil, persoalan dolar bukan sekadar urusan mata uang asing, melainkan berkaitan langsung dengan harga sembako, ongkos transportasi, biaya hidup, dan daya beli keluarga sehari-hari.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Desa Sumberurip Gelar Santunan 130 Anak Yatim di Majlis Ta’lim Al Furqon

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 228
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 03, Agustus, 2025. Sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ungkapan rasa syukur atas rampungnya pembangunan sarana ibadah, Kepala Desa Sumberurip, H. Jajang Sujai, menggelar kegiatan santunan bagi 130 anak yatim di Majlis Ta’lim Al Furqon, Kampung Babakan Kongsi RT 04 RW 02, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, pada Minggu, 3 Agustus […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua Aktif Laksanakan Sambang Warga Di Desa Tugu Selatan Demi Ciptakan Suasana Yang Kondusif

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 107
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua, Aiptu Dadan Hermawan, aktif melaksanakan kegiatan sambang dialogis dengan warga binaannya di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 1 Juni 2025, sekitar pukul 11.30 WIB di Jl. Pangrango RT. 02/05 Desa Tugu Selatan. Dalam kesempatan ini, Aiptu […]

  • Friendly Fun  Minton Antara Pelindo Regional 1 Dan Regional 2 Teluk Bayur Di Pekanbaru Pererat Sinergi  Dan Kekompakan

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Darmayanti
    • visibility 181
    • 0Comment

        tegarnews.co.id – Pekanbaru | 11 Mei 2025Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan antar insan Pelindo, Pelindo Regional 1 dan Pelindo Regional 2 Teluk Bayur menggelar kegiatan Friendly Fun Minton di Kota Pekanbaru. Acara yang berlangsung di GOR Nuansa Pekanbaru ini menghadirkan suasana penuh keakraban dan semangat sportivitas. Kegiatan olahraga persahabatan […]

  • Gaji dan Tunjangan DPRD Kota Bekasi Capai 70 Miliar Jadi Soratan Publik “Tri Adhianto Kebagian Insentif Pajak 1 Miliar!

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Rps/M.Ifsudar
    • visibility 287
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 6 September 2025| Peraturan Wali Kota (Perwal) Bekasi Nomor 58 Tahun 2024 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2025 mengungkap besaran gaji dan tunjangan pejabat di lingkungan Pemkot Bekasi. Sabtu (6/09/25). Angka-angka fantastis pun tersaji, mulai dari miliaran rupiah untuk insentif wali kota hingga puluhan miliar untuk tunjangan anggota DPRD. Dalam Pasal 35, belanja gaji […]

  • Korupsi SPPD Fiktif, Dua Pejabat Inspektorat Aceh Besar Digelandang ke Rutan

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 152
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id- Aceh Besar 28 Januari 2026| Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar menahan dua pejabat Inspektorat Kabupaten Aceh Besar terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang berlangsung sejak Tahun Anggaran 2020 hingga Mei 2025. Penahanan dilakukan usai Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti di Kantor Kejari Aceh Besar, […]

  • Socfindo Seumanyam Peduli Generasi Sehat: Salurkan PMT di Tiga Desa

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 271
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya, 15 September 2025| PT. Socfindo Seumanyam terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat sekitar perkebunan. Melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), perusahaan menyalurkan bantuan makanan bergizi untuk anak-anak di tiga desa, yakni Desa Simpang Deli Kilang, Simpang Deli Kampung, dan Panton Bayu. Program ini menjadi upaya nyata perusahaan dalam mencegah stunting dan mendukung […]

expand_less