Tegarnews.co.id – Jakarta, 14 Agustus 2026 | Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara resmi melaporkan keberhasilan program pembangunan dan revitalisasi “Jembatan Merah Putih Presisi” kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Proyek infrastruktur strategis ini berhasil merampungkan 895 jembatan yang tersebar di 30 wilayah Polda di seluruh Indonesia, yang kini menghubungkan 1.314 desa.
Bukti Nyata Sinergi Polri untuk Rakyat
Laporan tersebut disampaikan Kapolri dalam acara peresmian kolosal 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 titik sumber air bersih TNI AD, yang dipusatkan di Jalan Bayah-Cikotok, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (13/8/2026).
Jenderal Sigit memaparkan bahwa dari total 895 jembatan yang ditargetkan, sebanyak 874 unit telah selesai dibangun dan kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Sementara itu, 17 unit lainnya dalam tahap penyelesaian, dan 4 unit dalam tahap perencanaan. Seluruh infrastruktur ini membentang sepanjang 19,2 kilometer.
“Sesuai arahan Bapak Presiden, pembangunan ini kami lakukan secara swadaya sebagai bentuk pengabdian Polri untuk menjawab kebutuhan akses infrastruktur dasar di wilayah perdesaan,” ujar Kapolri.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Kehadiran jembatan ini memberikan dampak signifikan bagi mobilitas sekitar 2 juta jiwa. Akses yang sebelumnya terbatas kini terbuka bagi anak-anak sekolah, petani, pedagang, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum. Infrastruktur ini diharapkan menjadi urat nadi penggerak ekonomi mikro di tingkat desa.
Sahabat Presisi: Komitmen Polri yang Konkret
Menanggapi capaian luar biasa ini, Koordinator Nasional Sahabat Presisi, Egi Hendrawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, langkah ini membuktikan bahwa Polri tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan ekonomi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Kapolri. Pembangunan 895 jembatan ini adalah wujud nyata dari Polri yang humanis dan solutif. Ini adalah aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat kecil di pelosok negeri,” ujar Egi Hendrawan di Jakarta.
Terkait apresiasi yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri, Egi memandang hal tersebut sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras seluruh anggota Polri di lapangan.
“Apresiasi Presiden Prabowo kepada Kapolri adalah pengakuan bahwa Polri telah berhasil menangkap substansi menjadi ‘Polisi Rakyat’. Presiden menekankan bahwa pengabdian yang tulus selalu dipantau rakyat, dan apa yang dilakukan Jenderal Sigit adalah implementasi dari pesan tersebut. Kami bangga melihat Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak gotong royong bangsa,” pungkas Egi.
Keberhasilan program ini menjadi bukti bahwa sinergitas TNI-Polri bersama masyarakat menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pembangunan nasional dan mewujudkan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.(Rls/Red)














