Selasa, Oktober 27, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Opini

Senjata Terbaru Prabowo, 200 Juta Warga Dibuatkan Rekening Bank

Oleh: Rosadi Jamani

Tegar News by Tegar News
12 September 2026
in Opini
0
Senjata Terbaru Prabowo, 200 Juta Warga Dibuatkan Rekening Bank
590
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 12 September 2026 | Lawan politik Prabowo perlu menyiapkan strategi baru. Senjata terbaru dan teranyar Prabowo lebih dahsyat dari MBG dan KDMP. Akan membuatkan rekening bank untuk 200 juta warga. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

Untuk saat ini, tak tahu nanti, berat melawan Prabowo. Bukan karena beliau punya ilmu kebal politik, bukan juga karena lawan politik kehabisan amunisi. Ia punya senjata pamungkas. Rakyat dikasih makan gratis, desa dikasih koperasi tinggal pakai. Nah, sekarang sekitar 200 juta warga mau dibuatkan rekening bank dan dikasih duit Rp50.000 sampai Rp80.000.

You might also like

Gegara Adik Belagu! Kepala BNPB Dicopot Prabowo, Negara Bukan Perusahaan Keluarga”Bung”

Bau Amis di Balik 105 Ribu Mesin India, Kritik Impor Kendaraan Kopdes Agus Gumiwang Dicopot

Dosa di Atas Meja Pleno: Ketika Palu DKPP Menagih Nyawa Integritas

Ini kalau diteruskan, lama-lama rakyat tinggal menunggu pemerintah membagikan rumah lengkap dengan kulkas. Kulkasnya kosong, tentu saja. Yang penting rumahnya ada.

Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan kebijakan pembukaan rekening bank massal bagi sekitar 200 juta penduduk melalui Bank Rakyat Indonesia dan Bank Syariah Indonesia. Anggarannya sekitar Rp11 triliun dari APBN. Saldo awalnya Rp50.000 hingga Rp80.000 per rekening dan uang tersebut bisa langsung ditarik.

Syaratnya juga keren. Warga negara berusia 17 tahun ke atas atau yang baru mendapatkan KTP akan otomatis memiliki rekening setelah data NIK dari Dukcapil dipadankan dengan sistem Bank Indonesia, OJK, dan Lembaga Penjamin Simpanan. Bagi yang sudah punya rekening di bank lain, datanya akan dikonsolidasikan agar semuanya terintegrasi secara nasional.

Ente bayangkan 200 juta rakyat Indonesia masuk ke satu ekosistem perbankan. Negara tinggal bilang, “Selamat datang di dunia inklusi keuangan.” Rakyat menjawab, “Terima kasih.” Lima menit kemudian Rp50.000 ditarik. Saldo menjadi nol.

Tetapi status tetap inklusi. Ini luar biasa. Rekeningnya hidup, saldonya sudah meninggal.

Tujuan resminya tentu sangat mulia. Ini memperluas inklusi keuangan, mempermudah penyaluran bansos, dan membuat masyarakat semakin terhubung dengan sistem keuangan formal. BRI dan BSI dipilih karena jaringan ritelnya menjangkau pelosok dan kesiapan infrastruktur digitalnya sudah matang.

Namun namanya juga Indonesia. Kalau ada program pemerintah, selalu ada teori konspirasi tumbuh lebih cepat dari kapal induk KRI Gajah Mada.

Jangan-jangan Rp50.000 ini bukan sekadar uang. Jangan-jangan ini operasi rahasia tingkat tinggi untuk membuat rakyat merasa dicintai negara. Transfer masuk, hati senang, kepuasan naik. Semacam hipnosis ekonomi. “Nuan mungkin tidak punya pekerjaan, tetapi Tuan punya rekening.”

Masalahnya, kondisi masyarakat memang sedang tidak sederhana. Harga kebutuhan pokok mahal, lapangan kerja susah, dan ekonomi belum kunjung terasa membaik. Kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto juga anjlok. Poltracking mencatat 78,1 persen pada Oktober 2025, lalu menjadi 55,1 persen pada Agustus 2026. ASI pada Juli 2026 mencatat 57,6 persen, Tempo Data Science 37 persen, dan SMRC 51,1 persen.

Maka jurus pemerintah kelihatannya sederhana.

Rakyat: “Harga kebutuhan pokok mahal!”

Pemerintah: “Ini rekening.”

Rakyat: “Kerjaan susah!”

“Ini rekening.”

“Ekonomi kapan membaik?”

“Saldo awal Rp50.000 sudah masuk.”

Waduh. Berat melawan Prabowo. Makan gratis ada. Desa dikasih koperasi tinggal pakai. Sekarang 200 juta warga dikasih rekening plus duit. Lawan politik baru mau menyusun strategi, rakyat sudah sibuk mengecek notifikasi mobile banking.

Tapi justru di sinilah pertanyaan seriusnya. Setelah Rp50.000 ditarik, apa yang tersisa? Jangan sampai Rp11 triliun menghasilkan 200 juta rekening aktif sebentar, kemudian berubah menjadi rekening mati karena saldo kembali nol.

Sebab rakyat sebenarnya tidak hanya membutuhkan rekening. Rakyat membutuhkan pekerjaan, penghasilan, harga kebutuhan masuk akal, dan ekonomi benar-benar terasa membaik.

Kalau tidak, kita akan mencatat sebuah prestasi paling absurd dalam sejarah ekonomi modern. Ada 200 juta orang berhasil dibuat punya rekening, tetapi belum tentu berhasil dibuat merasa punya uang.

Kalau itu berhasil, mungkin inilah strategi politik paling jenius abad ini. Bukan membeli suara. Cuma membeli notifikasi saldo.(Rls/Red)

 

Rosadi Jamani

 

Tags: PrabowoPresidenSubianto
Previous Post

Geger Kota Haji! Staf Khusus Yaqut Desak Hakim Panggil Jokowi ke Ruang Sidang Tipikor

Next Post

Anomali Desentralisasi: Saat Anggaran Daerah dan Otonomi Desa Dikendalikan dari Jakarta

Tegar News

Tegar News

Related Posts

Gegara Adik Belagu! Kepala BNPB Dicopot Prabowo, Negara Bukan Perusahaan Keluarga”Bung”
Opini

Gegara Adik Belagu! Kepala BNPB Dicopot Prabowo, Negara Bukan Perusahaan Keluarga”Bung”

by Tegar News
16 Oktober 2026
Bau Amis di Balik 105 Ribu Mesin India, Kritik Impor Kendaraan Kopdes Agus Gumiwang Dicopot
Opini

Bau Amis di Balik 105 Ribu Mesin India, Kritik Impor Kendaraan Kopdes Agus Gumiwang Dicopot

by Tegar News
10 Oktober 2026
Dosa di Atas Meja Pleno: Ketika Palu DKPP Menagih Nyawa Integritas
Opini

Dosa di Atas Meja Pleno: Ketika Palu DKPP Menagih Nyawa Integritas

by Tegar News
10 Oktober 2026
Dua Jam Sebelum Putusan MK, Jokowi Bertemu Prabowo “Keluarkan Kartu AS”?
Opini

Dua Jam Sebelum Putusan MK, Jokowi Bertemu Prabowo “Keluarkan Kartu AS”?

by Tegar News
8 Oktober 2026
Rekor Prabowo 150 Jabatan, Punya  26 Watimpres dan 10 Penasihat Khusus: Apa Bedanya?
Opini

Rekor Prabowo 150 Jabatan, Punya 26 Watimpres dan 10 Penasihat Khusus: Apa Bedanya?

by Tegar News
5 Oktober 2026
Next Post
Anomali Desentralisasi: Saat Anggaran Daerah dan Otonomi Desa Dikendalikan dari Jakarta

Anomali Desentralisasi: Saat Anggaran Daerah dan Otonomi Desa Dikendalikan dari Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Bupati dan Kadisdik Cianjur Diminta Tegas: Jangan Lindungi Oknum Guru yang Melakukan Penggelapan berdasarkan Pasal 468 KUHP

Bupati dan Kadisdik Cianjur Diminta Tegas: Jangan Lindungi Oknum Guru yang Melakukan Penggelapan berdasarkan Pasal 468 KUHP

24 April 2026
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Pagar SDN Sukaraya 04 Kabupaten Bekasi Dipertanyakan

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Pagar SDN Sukaraya 04 Kabupaten Bekasi Dipertanyakan

27 Mei 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Karhutla, Harga Kebutuhan Pokok dan Krisis Lapangan Kerja Disorot HMI Bogor, Prabowo Dituntut Evaluasi
Info Demo

Karhutla, Harga Kebutuhan Pokok dan Krisis Lapangan Kerja Disorot HMI Bogor, Prabowo Dituntut Evaluasi

27 Oktober 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Turun Langsung Meninjau Siswa yang Terdampak Keracunan MBG
Info Daerah

Bupati Bogor Rudy Susmanto Turun Langsung Meninjau Siswa yang Terdampak Keracunan MBG

27 Oktober 2026
Kunjungi Lokasi Kebakaran di Bogor, Anton Suratto Kuatkan Warga Terdampak
Info Daerah

Kunjungi Lokasi Kebakaran di Bogor, Anton Suratto Kuatkan Warga Terdampak

27 Oktober 2026
Warga Walahar Keluhkan Bau Busuk Menyengat, AKPERSI Desak DLHK Karawang Periksa PT Calbee Wings Food
Info Daerah

Warga Walahar Keluhkan Bau Busuk Menyengat, AKPERSI Desak DLHK Karawang Periksa PT Calbee Wings Food

27 Oktober 2026
Ketua DPD GMDM Provinsi Lampung Dorong Pemda Berikan Pembinaan Ekonomi Kampung Rawan Narkoba
Info Narkoba

Ketua DPD GMDM Provinsi Lampung Dorong Pemda Berikan Pembinaan Ekonomi Kampung Rawan Narkoba

27 Oktober 2026
Polres Bogor Gelar Apel Pasukan Oprasi Patuh Lodaya 2026, Siap Wujudkan Lalu Lintas Tertib Aman dan Berkeselamatan
Info Daerah

Polres Bogor Gelar Apel Pasukan Oprasi Patuh Lodaya 2026, Siap Wujudkan Lalu Lintas Tertib Aman dan Berkeselamatan

26 Oktober 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News