Minggu, Oktober 4, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Opini

Watimpres Bikin Kabinet Jadi Ramping atau Diabetes?

Oleh Ridwan Sank (Founder Niteni Serat Diri)

Tegar News by Tegar News
4 Oktober 2026
in Opini
0
Watimpres Bikin Kabinet Jadi Ramping atau Diabetes?
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 4 Oktober 2026 | “Ngumpulake Sakabehing Arah” mengumpulkan semua arah. Bukan untuk menyatukan kebenaran. Tapi untuk menutup semua pintu kritik.

Sobat… mari kita bedah pola pengrekrutan ini :

You might also like

Suyudi Jadi Kapolri, Geng Solo Pudar atau Cuma Ganti Kostum?

Reshuffle Besar-Besaran, Menteri Bahlil Rangkap Jabatan Jadi Menko “Nusron Aman”

Safari Jokowi di Jawa Barat: Momentum Besar Tapi KDM Tak Terlihat

Kategori pertama: “The Controversial Fixer” mereka yang memiliki masa lalu kontroversial, tetapi tetap diangkat. Anwar Usman adalah contoh sempurna. Ia pernah dicopot dari jabatan Ketua MK karena pelanggaran etik berat. Ia tercatat tidak hadir sebanyak 81 kali dalam sidang pleno dan 32 kali dalam sidang panel . Tapi hari ini, ia duduk di kursi Wantimpres.

Mengapa? Dalam ilmu politik, ini disebut “debt-based loyalty” loyalitas berbasis utang. Ketika seseorang punya rekam jejak yang bisa digunakan sebagai alat kontrol, ia menjadi aset yang paling setia. Karena ia tahu: jika ia tidak setia, masa lalunya akan dibuka.

Kategori kedua: “The Co-opted Critic” mereka yang dulunya kritis, kini masuk lingkaran kekuasaan. Rocky Gerung adalah contoh sempurna. Ia pernah menyindir Prabowo soal kegagalan program MBG. Ia pernah menyebut “republik ketakutan”. Ia pernah mengkritik Bahlil Lahadalia sebagai “penjilat” . Tapi hari ini, ia duduk di kursi Wantimpres.

Dalam ilmu komunikasi politik, ini disebut “symbolic co-optation” penyerapan simbolik oposisi. Ketika kritik masuk ke dalam sistem, kritik itu kehilangan gigi. Ia tidak lagi menggigit, karena sudah dibeli . Dalam analisis framing, kehadiran Rocky bisa dimaknai sebagai upaya “menjinakkan” oposisi secara halus .

Dan ilmu sepuh, ini disebut “Nguntal Woh Kanthi Kulit” menelan buah berikut kulitnya. Artinya: bukan hanya kritiknya yang diserap, tapi seluruh wibawa kritikusnya ikut diserap. Ia tidak lagi menjadi suara di luar. Ia menjadi suara di dalam, suara yang tidak bisa didengar karena dinding istana terlalu tebal.

Kategori ketiga: “The Strategic Accommodation” mereka yang mewakili konstituensi politik tertentu. Bambang Soesatyo mewakili Golkar. Said Aqil Siradj dan Yahya Cholil Staquf mewakili NU. Anwar Iskandar mewakili MUI. Chairul Tanjung mewakili dunia usaha. Jusuf Wanandi mewakili CSIS.

Dalam strategi komunikasi politik, ini disebut “constituency buy-in” memastikan setiap konstituensi memiliki perwakilan di dalam, bukan suara di luar. Ketika setiap kelompok punya kursi, tidak ada yang punya alasan untuk protes.

Ketika semua spektrum dari mantan hakim MK yang kontroversial, pengkritik pemerintah, ulama senior, pengusaha, hingga politikus, duduk di satu meja yang sama, itu bukan kekayaan perspektif. Itu penyeragaman pandangan.

Dalam ilmu Niteni Serat Diri, angka 26, jumlah anggota Wantimpres yang dilantik, jika dihitung: 2+6 = 8. “Wolu” delapan. Delapan adalah “Arah” penjuru. Semua penjuru. Artinya: semua arah telah ditarik ke satu titik. Dan titik itu adalah Istana.Ini disebut “Kabeh Wis Ana Ing Tangan”, semua sudah ada di tangan. Bukan karena semua setuju. Tapi karena semua sudah masuk.

Apakah ini berhubungan dengan tanggal 5-6 Oktober , hasil putusan MK?

“Sing bisa maca tandha, bakal slamet; sing ora bisa maca tandha, bakal keteter.” Eling lan Waspada. Memayu hayuning bawana.(Rls/Red)

Oleh Ridwan Sank (Founder Niteni Serat Diri)

 

Tags: DewanPenasehatPresiden
Previous Post

Tiga dari 8 Orang yang Diciduk Polisi di Kamar Hotel Ternyata Anggota DPRD Jatim “Pesta Sabu & Ekstasi”

Next Post

Certificate of Attendance Gibran Dipersoalkan di Sidang MK, yang Diterima Kementerian Bukan Ijazah

Tegar News

Tegar News

Related Posts

Suyudi Jadi Kapolri, Geng Solo Pudar atau Cuma Ganti Kostum?
Opini

Suyudi Jadi Kapolri, Geng Solo Pudar atau Cuma Ganti Kostum?

by Tegar News
3 Oktober 2026
Reshuffle Besar-Besaran, Menteri Bahlil Rangkap Jabatan Jadi Menko “Nusron Aman”
Opini

Reshuffle Besar-Besaran, Menteri Bahlil Rangkap Jabatan Jadi Menko “Nusron Aman”

by Tegar News
1 Oktober 2026
Safari Jokowi di Jawa Barat: Momentum Besar Tapi KDM Tak Terlihat
Opini

Safari Jokowi di Jawa Barat: Momentum Besar Tapi KDM Tak Terlihat

by Tegar News
29 September 2026
Imbas Berbohong! Lima Pegawai Lapas Cibinong Dinonaktifkan
Opini

Imbas Berbohong! Lima Pegawai Lapas Cibinong Dinonaktifkan

by Tegar News
28 September 2026
Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU
Opini

Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU

by Tegar News
23 September 2026
Next Post
Certificate of Attendance Gibran Dipersoalkan di Sidang MK, yang Diterima Kementerian Bukan Ijazah

Certificate of Attendance Gibran Dipersoalkan di Sidang MK, yang Diterima Kementerian Bukan Ijazah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Tragedi Keadilan di Sleman: Ketika Melawan Penjahat Berujung Penjara

Tragedi Keadilan di Sleman: Ketika Melawan Penjahat Berujung Penjara

26 Januari 2026
Ricuh! Penyerahan SK Cagar Budaya Keraton Surakarta, Fadli Zon Tetap Lanjutkan

Ricuh! Penyerahan SK Cagar Budaya Keraton Surakarta, Fadli Zon Tetap Lanjutkan

19 Januari 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Resmi Dilantik Ketum Golkar, Demer Siapkan Empat Pilar Strategi Menangkan Pemilu 2029
Politik

Resmi Dilantik Ketum Golkar, Demer Siapkan Empat Pilar Strategi Menangkan Pemilu 2029

4 Oktober 2026
Tak Terima Pagar Rumah Dibongkar, Pemilik Ngamuk! Lempari Batu dan Mengejar Petugas Pakai Celurit
Info Daerah

Tak Terima Pagar Rumah Dibongkar, Pemilik Ngamuk! Lempari Batu dan Mengejar Petugas Pakai Celurit

4 Oktober 2026
Certificate of Attendance Gibran Dipersoalkan di Sidang MK, yang Diterima Kementerian Bukan Ijazah
Info Publik

Certificate of Attendance Gibran Dipersoalkan di Sidang MK, yang Diterima Kementerian Bukan Ijazah

4 Oktober 2026
Watimpres Bikin Kabinet Jadi Ramping atau Diabetes?
Opini

Watimpres Bikin Kabinet Jadi Ramping atau Diabetes?

4 Oktober 2026
Tiga dari 8 Orang yang Diciduk Polisi di Kamar Hotel Ternyata Anggota DPRD Jatim “Pesta Sabu & Ekstasi”
Info Narkoba

Tiga dari 8 Orang yang Diciduk Polisi di Kamar Hotel Ternyata Anggota DPRD Jatim “Pesta Sabu & Ekstasi”

4 Oktober 2026
Wapres Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Polri Terkait Keabsahan Dokumen, Pelapor Diminta Kembali Hari Senin
Nasional

Wapres Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Polri Terkait Keabsahan Dokumen, Pelapor Diminta Kembali Hari Senin

4 Oktober 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News