Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 4 November 2026- Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja melantik 154 kepala desa hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Plaza Pemda Cikarang Pusat, Rabu (4/11/2026).
Dalam pelantikan kepala desa masa bakti 2026–2034 tersebut, Asep menegaskan pentingnya menjaga amanah, integritas, dan komitmen dalam melayani masyarakat.
Ia meminta seluruh kepala desa yang baru dilantik merangkul masyarakat tanpa membedakan pilihan politik maupun kelompok pendukung saat Pilkades.
“Alhamdulillah, Pilkades telah selesai. Saatnya kita kembali bersatu dan merangkul seluruh elemen masyarakat. Tidak ada lagi perbedaan pilihan atau kelompok pendukung. Mulai hari ini, Saudara adalah kepala desa bagi seluruh warga tanpa membeda-bedakan,” ujar Asep.

Asep menegaskan, pelantikan bukan sekadar puncak proses demokrasi di tingkat desa. Menurutnya, pelantikan menjadi awal tanggung jawab besar bagi kepala desa untuk memimpin pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat selama delapan tahun ke depan.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Asep mengucapkan selamat kepada seluruh kepala desa yang baru dilantik. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Pilkades sehingga seluruh tahapan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Asep mengingatkan para kepala desa agar menjalankan pemerintahan secara jujur, transparan, dan akuntabel. Ia juga meminta mereka menghindari penyalahgunaan wewenang dan praktik korupsi.
“Jaga amanah dan integritas. Jalankan tugas dengan jujur, transparan, dan akuntabel. Hindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang dan korupsi,” tegasnya.
Selain menjaga integritas, Asep meminta kepala desa mengelola keuangan dan aset desa secara tertib sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia menegaskan, penggunaan Dana Desa, Alokasi Dana Desa, dan aset milik desa harus dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Asep juga meminta kepala desa mengutamakan pelayanan dan kesejahteraan warga. Ia menekankan pentingnya respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam penanganan kemiskinan, peningkatan sarana dan prasarana, kesehatan, pendidikan, serta kualitas pelayanan publik.
“Jadilah pemimpin yang responsif terhadap kebutuhan warga. Berkomitmenlah dalam penanganan kemiskinan, peningkatan sarana dan prasarana, kesehatan, pendidikan, dan kualitas pelayanan publik,” katanya.
Lebih lanjut, Asep menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Menurutnya, desa memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Karena itu, ia meminta kepala desa menyelaraskan program pembangunan desa dengan kebijakan pemerintah daerah agar pelaksanaannya berjalan harmonis dan tepat sasaran.
“Selaraskan program pembangunan desa dengan kebijakan pemerintah daerah agar pembangunan berjalan harmonis dan tepat sasaran,” ucap Asep.
Asep berharap seluruh kepala desa menjalankan amanah masyarakat dengan penuh kesungguhan, menjaga integritas, dan turun langsung ke tengah masyarakat untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan warga.
“Berjalanlah dengan integritas, turun langsung di tengah masyarakat, serta jadilah pemimpin yang amanah, inovatif, dan responsif. Bersama-sama kita membangun dan mewujudkan Kabupaten Bekasi yang semakin bangkit, maju, dan sejahtera,” tandasnya.
Pelantikan 154 kepala desa tersebut menjadi momentum bagi pemerintah desa untuk memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong pembangunan desa yang transparan serta berkelanjutan.













