Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Saling Tuding Soal Hutang Pemprov Lampung Rp1,8 Triliun, TEGAR Akan Gelar Aksi Demo, Desak KPK Bongkar Dalang Dibalik Layar

Saling Tuding Soal Hutang Pemprov Lampung Rp1,8 Triliun, TEGAR Akan Gelar Aksi Demo, Desak KPK Bongkar Dalang Dibalik Layar

  • account_circle Naryoto
  • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
  • visibility 129
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bandar Lampung| Polemik hutang Rp 1,8 triliun yang membebani keuangan pemerintah Provinsi Lampung terus menuai sorotan. Sekretaris Lembaga Tegakkan Amanat Rakyat (TEGAR) Lampung , Ahmad Refai S.H., mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera turun tangan mengaudit secara menyeluruh keuangan Pemprov Lampung.

Menurut Refai, audit keuangan dan hukum dari lembaga independen mutlak diperlukan agar polemik tidak berlarut dan tidak ada pihak yang saling melempar tanggung jawab tanpa kejelasan.

“Kami meminta kepada KPK segera turun tangan untuk mengaudit hutang pemprov Lampung sebesar 1,8 triliun. Kemana saja alirannya? harus dibuka secara transfaran agar jelas, supaya tidak ada yang saling menyalahkan,” kata Refai kepada wartawan, (5/7).

Tak hanya itu, Refai menegaskan bahwa jika ditemukan unsur kebocoran atau penyimpangan dalam pengelolaan anggaran, aparat penegak hukum harus segera bertindak.

“Kalau memang ada yang bermain siapa pun dia, harus ditangkap dan ditahan. Karena uang Lampung adalah uang rakyat, bukan uang nenek moyang para pejabat!”. tegasnya.

Saling Lempar Tanggung Jawab

Desakan LSM TEGAR muncul di tengah memanasnya saling tuding antara mantan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi dan mantan Pj Gubernur, Samsudin terkait asal-muasal defisit anggaran tersebut.

Samsudin, yang menjabat Pj Gubernur sejak 19 Juni 2024 hingga pelantikan Gubernur definitif Rahmat Mirzani Djausal pada 20 Februari 2025, merasa dijadikan kambing hitam oleh Arinal. Menurutnya, hutang dana bagi hasil (DBH) tersebut merupakan warisan dari masa pemerintahan sebelumnya, (Gubernur Arinal Djunaidi-red).

“Kalau memahami pemerintahan, maka akan paham pula mekanisme penyusunan program dan anggaran. Jika terjadi defisit, berarti perencanaan gubernur sebelumnya yang keliru,” ujar Samsudin, (5/7).

Ia menjelaskan bahwa penyusunan anggaran daerah dimulai sebelum tahun berjalan dan berlanjut hingga pertengahan tahun anggaran. Dengan demikian, perencanaan program tahun 2024 telah ditetapkan sejak bulan Januari, saat dirinya baru mulai menjabat.

“Semua perangkat daerah dan OPD akan berpedoman pada perencanaan yang telah disusun sebelumnya,” tambah Samsudin. (yang kini menjabat Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian-red).

Menurutnya, kesalahan dalam proyeksi pendapatan, termasuk dari penjualan aset Way Dadi dan tunggakan DBH, menjadi penyebab utama munculnya defisit. Namun, Arinal Djunaidi membantah keras tudingan itu. Ia menegaskan tidak pernah meninggalkan beban utang sebesar Rp1,8 triliun saat masa jabatannya berakhir.

“Tidak benar saya mewarisi defisit Rp1,8 triliun. Justru saya meninggalkan kelebihan anggaran sekitar Rp119 miliar. Itu sudah saya sampaikan saat debat calon gubernur,” jelas Arinal, (3/7).

Arinal bahkan menilai Samsudin tidak menjalankan tugas dengan benar selama menjabat sebagai Pj Gubernur.
“Pj itu lebih banyak meresmikan ke sana-sini, tidak fokus pada tugas utama. Saya pastikan defisit itu tanggung jawab Samsudin,” bebernya.

Ia mempersilakan publik menanyakan detail keuangan kepada Sekda Marindo, yang sebelumnya menjabat Kepala BPKAD saat dirinya memimpin.

“Jangan saya terus yang disebut-sebut. Soal keuangan, tanya saja ke Sekda Marindo,” tambahnya.

Terpisah saat dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp (7/7). Sekda Marindo, “Bahwa semua permasalahan di Porovinsi Lampung akan kita carikan solusinya, tidak hanya masalah defisit saja, akan tetapi berbagai masalah dan tantangan kedepan mari kita hadapi bersama dan dicarikan opsi pemecahan nya,” jawab Marindo singkat.

Hutang dan Aset Pemprov Lampung

Polemik ini mencuat setelah dalam Rapat Paripurna Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD Pemprov Lampung Tahun Anggaran 2024 yang digelar pada Senin (30/6/2025), terungkap bahwa pemerintah provinsi memiliki utang sebesar Rp1.821.266.
150.297,43 Per 31 Desember 2024.

Angka itu disampaikan Wakil Gubernur Jihan Nurlela, yang juga mengungkap bahwa jumlah aset Pemprov Lampung mencapai Rp13,2 triliun dengan ekuitas sebesar Rp11,3 triliun. Ia juga menyebutkan adanya selisih pendapatan sebesar Rp1,17 triliun pada tahun anggaran 2024.

Temuan tersebut menjadi beban awal bagi Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan dalam menata ulang keuangan daerah yang kini menghadapi defisit besar.

Dorongan Audit Terbuka
Melihat kondisi yang ada, Panji Nugraha menegaskan bahwa rakyat Lampung tidak boleh terus dikorbankan oleh elite politik yang saling menyalahkan. Ia meminta Presiden, DPR RI, hingga KPK mengambil langkah konkret menyelamatkan keuangan daerah.

“Audit hukum dan audit keuangan harus dilakukan secara terbuka. Rakyat berhak tahu kebenarannya. Jangan sampai rakyat hanya dijadikan penonton atas drama politik elite,” tutupnya.[]

  • Author: Naryoto
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eks Marinir AS Geruduk Senat: Tuntut Akuntabilitas Pemerintah dan Serukan Perdamaian

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 59
    • 0Comment

    Tegarnews.co id – Jakarta, 8 Maret 2026 | ​Washington DC. Gelombang protes terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat kembali memanas di pusat pemerintahan. Mantan anggota Marinir AS, Brian McGinnis, melakukan aksi langsung di Washington DC untuk melayangkan protes keras terhadap para anggota Senat terkait keterlibatan militer dalam potensi konflik global. ​Aksi yang berlangsung pada 4 […]

  • 3 Pilar Ciledug Bersama Ormas dan Masyarakat Jalin Kebersamaan di Wilayah Hukum Polsek Ciledug

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 107
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangerang, 31 Agustus 2025| Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah Kecamatan, serta elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan (ormas) semakin diperkuat,  melalui kegiatan silaturahmi dan ramah tamah yang digelar di wilayah Hukum Polsek Ciledug, Polres Metro Tangerang Kota. Acara yang berlangsung di aula lantai 3 polsek ciledug ini dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Kapolsek Ciledug Kompol […]

  • Kejaksaan Diduga Terlibat Skandal Penundaan Eksekusi Terpidana Silvester Matutina: Adakah ‘Tangan Projo’ di Balik Ini?

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 109
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 13 Agustus 2025| Penegakan hukum di Indonesia kembali tercoreng.Terpidana Silvester Matutina yang seharusnya sudah menjalani eksekusi hukuman 6 tahun silam, hingga kini belum tersentuh tindakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan. Fakta ini memicu spekulasi publik tentang adanya kekuatan besar di balik kelambanan tersebut. Pengamat publik sekaligus alumni PPRA-48 Lemhanas RI, Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., […]

  • Kapolri Hadiri Kick Off GPM Serentak se-Indonesia, 2.424 Ton Beras SPHP Disalurkan ke Masyarakat Hari Ini

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 147
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 14 Agustus 2025| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Kick Off Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Bulog Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/8/2025). Acara ini juga diselenggarakan di seluruh Indonesia melalui Polda jajaran. Sigit menargetkan kegiatan ini akan terus dilakukan selama satu minggu ke depan. Harapannya agar beras Stabilisasi Pasokan dan […]

  • Dugaan Tingkah Laku Salah Satu Oknum PPTK Bidang Bina Marga PUPR Langsa

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 147
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Langsa, Aceh 25 Oktober 2025| Cukup sangat nyaris, dengan sistem dan tingkah laku salah satu seorang oknum PPTK bidang bina marga kantor dinas PUPR Pemerintahan Kota (Pemko) Langsa provinsi Aceh. Disinyalir pula, terkesan tidak Nyambung, Lain di tanya, lain pula di komentarnya oleh oknum PPTK itu. Yang di sebut-sebut sapaan panggilan “Icak”, yang pada saat […]

  • Mahasiswa UT Bogor Bakar Ban di Jalan Sudirman: “UU KUHAP Ancam Rakyat, Semua Bisa Masuk Penjara!”

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle AG
    • visibility 429
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 29 November 2025| Api perlawanan mahasiswa kembali membara di pusat Kota Bogor. Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Bogor turun ke jalan dan membakar ban bekas di depan Starbucks di Jln Jenderal Sudirman, menandai kemarahan rakyat atas kebijakan hukum pemerintah yang dianggap semakin brutal terhadap masyarakat. Aksi yang awalnya direncanakan di Pintu 3 Istana Bogor […]

expand_less