Breaking News
light_mode
Home » Info Korupsi » Charma Afrianto: KPK Harus Tegas dan Profesional Tangani Dugaan Penyalahgunaan Yayasan Tak Terdaftar

Charma Afrianto: KPK Harus Tegas dan Profesional Tangani Dugaan Penyalahgunaan Yayasan Tak Terdaftar

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
  • visibility 332
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Agustus 2025| Ketua Umum Gerakan Nasional Cinta Rakyat (GENCAR) Indonesia, Charma Afrianto, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) yang diduga mengalir melalui dua yayasan milik anggota DPR RI, Fauzi Amro.

Dua yayasan tersebut, yakni Yayasan Safa Kita Indonesia dan Yayasan Safa Bakti Nusantara, kini menjadi sorotan publik setelah diketahui tidak pernah terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Selatan, serta tidak melaporkan arus kas (cashflow) selama dua tahun terakhir. Dugaan penyalahgunaan dana CSR BI melalui yayasan-yayasan ini memperkuat desakan agar KPK bertindak cepat dan transparan.

> “Ini bukan sekadar masalah administrasi yayasan. Kami bicara tentang potensi korupsi dana CSR dari Bank Indonesia yang seharusnya untuk kesejahteraan masyarakat. KPK harus segera menindaklanjuti dugaan ini dengan serius,” tegas Charma dalam keterangannya di Jakarta, Senin (28/7/2025).

Charma menambahkan bahwa masyarakat dan berbagai organisasi, termasuk mahasiswa, mendesak KPK untuk melakukan audit forensik terhadap aliran dana CSR BI yang diduga disalurkan melalui yayasan Fauzi Amro. Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan bahwa dana publik tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik atau pribadi.

Fauzi Amro, politisi Partai NasDem yang telah tiga periode duduk di DPR RI, juga dikenal sebagai pengusaha dan peneliti peternakan. Namun, dugaan keterlibatannya dalam pengelolaan yayasan yang tidak terdaftar secara resmi semakin menimbulkan pertanyaan serius tentang integritas pengelolaan dana CSR BI.

> “Kami yakin KPK mampu bekerja secara profesional dan independen. Pengungkapan kasus ini akan menjadi bukti nyata bahwa KPK tetap berada di garda depan pemberantasan korupsi, tanpa pandang bulu,” tambah Charma.

Charma menegaskan, KPK perlu segera memanggil dan meminta klarifikasi dari Fauzi Amro terkait dugaan penyelewengan ini, agar tidak terjadi spekulasi yang merugikan publik. “Ini soal transparansi. Jika tidak ada pelanggaran, harus dijelaskan secara terbuka. Tapi jika ada bukti penyimpangan, hukum harus ditegakkan,” ujarnya.

GENCAR Indonesia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan media untuk mengawal kasus ini sebagai bentuk partisipasi publik dalam menjaga integritas lembaga keuangan dan program CSR.

> “Kami mendukung penuh KPK. Kami tidak ingin dana CSR, apalagi dari lembaga sebesar Bank Indonesia, dijadikan lahan penyalahgunaan. Ini soal keadilan untuk rakyat,” pungkas Charma.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: GENCAR

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bisnis BBM 15 Ton Per Hari dan Margin Miliaran, Koperasi Sayaga Bungkam, Anggota Diduga Tidak Menerima SHU

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 555
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Cibinong Bigor, 17 Agustus 2025| Koperasi Jasa Sayaga Korpri Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memilih bungkam terkait bisnis Bahan Bakar Minyak (BBM) 15 ton per hari dengan margin miliaran rupiah yang dijalankan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.169.33. Bungkamnya Koperasi Sayaga Ketidakjelasan ini terungkap setelah surat konfirmasi dari tipikorinvestigasi.com tertanggal 8 Juli 2025 hanya […]

  • Dugaan Korupsi Dana BOS Rp 10,6 Miliar Guncang Pendidikan Banten, FMBT Desak Proses Hukum

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 329
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangerang, 13 Juli 2025| Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT), mendapatkan informasi dari media online targetberita yang tergabung di GMOCT perihal Dugaan Skandal korupsi kembali mengguncang dunia pendidikan di Provinsi Banten. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Banten Tahun Anggaran 2024 menemukan […]

  • Jalin Silaturahmi Dan Perkuat Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Desa Cicadas Polsek Gunung Putri Gelar Sambang Warga

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 101
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor|Guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Cicadas Polsek Gunung Putri melaksanakan kegiatan sambang warga di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini merupakan salah satu tugas rutin Bhabinkamtibmas untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi dan informasi langsung dari masyarakat. Seperti yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cicadas, Aipda Agus Hidayat, […]

  • Kabid Wasdal Ciptabintar Kota Bandung Diduga Tak Beretika, Kadis Bungkam, Pembinaan Walikota Bandung Dipertanyakan

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Rĺs/Red
    • visibility 272
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung, (GMOCT) 16 Oktober 2025| Insiden kurang menyenangkan terjadi di lingkungan Dinas Ciptabintar Kota Bandung, Rabu (15/10), ketika Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal), Rita Syafira, menunjukkan sikap yang dinilai tidak profesional dan kurang beretika saat menerima kunjungan sejumlah wartawan. Informasi ini diperoleh GMOCT dari laporan media online Matainvestigasi.com. Kejadian bermula saat tiga pewarta dari […]

  • “Intimidasi Aktivis Lingkungan di TNGC: Pimred SBI Kecam, Aktor Intelektual Harus Ditangkap Segera”

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 35
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kuningan, 18 Februari 2026| Dugaan tindakan persekusi terhadap aktivis lingkungan dari komunitas “Akar” di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) memicu gelombang kecaman luas. Informasi ini diperoleh Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) dari media online Kabarsbi.com yang tergabung dalam organisasi tersebut. Insiden yang diduga melibatkan oknum paguyuban penyadap getah pinus dinilai sebagai bentuk […]

  • Sekjen Kementerian ATR/BPN Buka Rapat Evaluasi Proyek ILASP: Tekankan Pentingnya Efisiensi dan Akuntabilitas Anggaran

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle ATR / BPN
    • visibility 93
    • 0Comment

      Tegarnews.co.id – Jakarta |  Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Pudji Prasetijanto Hadi, membuka Rapat Evaluasi Proyek Integrated Land Administration and Spatial Planning (ILASP), yang diselenggarakan di Ruang Rapat 401, Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (05/06/2025). Kepada jajarannya, ia menekankan agar anggaran Proyek ILASP yang merupakan dana pinjaman dari Bank […]

expand_less