Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Ketua DPD GMOCT Aceh Diserang menggunakan Sajam Oleh Preman Yang Diduga Bayaran PT SPS2 Saat Investigasi Lahan

Ketua DPD GMOCT Aceh Diserang menggunakan Sajam Oleh Preman Yang Diduga Bayaran PT SPS2 Saat Investigasi Lahan

  • account_circle Tim/Red
  • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
  • visibility 86
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Nagan Raya, Aceh (GMOCT) 19 Agustus 2025| Konflik lahan antara masyarakat dengan PT Surya Panen Subur 2 (SPS2) kembali memanas dengan insiden pembacokan terhadap Ketua DPD Gerakan Masyarakat Obor Cet Langet (GMOCT) Aceh, Ridwanto. Peristiwa ini terjadi saat korban melakukan investigasi lahan bersama masyarakat yang diduga diserobot oleh perusahaan. Informasi ini diperoleh GMOCT dari media online Bongkarperkara, yang juga merupakan bagian dari jaringan GMOCT.

Menurut laporan di lapangan, seorang oknum yang diduga preman bayaran PT SPS2 tiba-tiba menyerang Ridwanto menggunakan senjata tajam, menyebabkan luka serius di bagian dada. Insiden ini memicu kemarahan masyarakat setempat, yang menilai tindakan tersebut sebagai upaya terencana untuk menghalangi advokasi masyarakat oleh GMOCT.

“Ini adalah upaya pembungkaman terhadap perjuangan rakyat mencari keadilan. Kami mendesak penegak hukum mengusut tuntas pelaku dan dalang di balik serangan ini,” ujar sejumlah aktivis dan tokoh masyarakat.

Korban saat ini dalam perawatan dan telah melaporkan kejadian ini ke Polres Nagan Raya.

Ketua Umum GMOCT, Agung Sulistio, mengecam keras tindakan brutal tersebut. “Kami tidak akan gentar dan akan terus mendampingi masyarakat dalam mencari keadilan,” tegasnya.

Wakil Ketua Umum GMOCT, Asep Riana, menambahkan desakan agar kepolisian segera menangkap pelaku pembacokan. “Kami percaya pihak kepolisian akan bertindak cepat dan profesional dalam menangani kasus ini,” ujarnya.

Sekretaris Umum GMOCT, Asep NS, juga menyampaikan kekecewaannya terhadap PT SPS2 yang diduga menyewa preman untuk melawan masyarakat Nagan Raya terkait sengketa lahan. “Tindakan ini sangat disayangkan dan mencerminkan ketidakpedulian perusahaan terhadap hak-hak masyarakat,” katanya.

Kasus ini menambah catatan panjang dugaan praktik premanisme di sekitar perkebunan PT SPS2. Publik kini menanti tindakan tegas aparat untuk mengungkap dan menindak pelaku kekerasan serta pihak yang terlibat sesuai hukum yang berlaku.

#noviralnojustice

#ptsps2

#naganraya

#poldaaceh

#gmoct

Team/Red (Bongkarperkara)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama.

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamatkan 15.000 Jiwa Anak Bangsa: Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Jaringan Narkoba Bekasi-Bogor-Depok, 14 Ribu Butir Ekstasi Disita

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle M.Ifsudar/Irvan
    • visibility 378
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bekasi| Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas daerah yang beroperasi di wilayah Bekasi, Bogor, dan Depok. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita ribuan butir ekstasi, sabu, tembakau sintetis, hingga menangkap satu tersangka. Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro S.H, S.I.K, M.H, mengatakan pengungkapan ini hasil kerja keras jajaran Satresnarkoba. […]

  • Warga PALI Keluhkan Kelangkaan Gas Subsidi, Harga Jauh di Atas HET

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 92
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pali, 24 September 2025| Kelangkaan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram atau yang biasa disebut gas melon kembali dikeluhkan warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kondisi ini membuat masyarakat, terutama para ibu rumah tangga, kesulitan memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari. Selain sulit didapat, harga gas melon di lapangan juga melonjak jauh dari ketentuan pemerintah. […]

  • Pospam Terpadu Gadog Laksanakan Pengaturan Arus Lalu Lintas dalam Operasi Lilin Lodaya 2025

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Rls/Asep Hidayat
    • visibility 68
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 22 Desember 2025| Pos Pengamanan (Pospam) Terpadu Gadog Polres Bogor melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalu lintas dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2025 pada Senin (22/12/2025) pagi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan pengaturan […]

  • Memalukan! Oknum Pengacara di Lampung Timur Gagal Nalar, Jadi Jongos Dewan Pers

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 177
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Oknum pengacara bernama Murtadho, S.H. dari Kantor Hukum LAW FIRM, RDE Advokat & Partner terkesan beralih profesi sebagai pelaksana rekomendasi lembaga partikelir Dewan (pecundang) Pers. Hal ini sungguh sangat memprihatinkan sekaligus memalukan bagi kalangan advokat. Bagaimana tidak? Dalam kasus penayangan video di media sosial Tiktok, pengacara haw-haw alias abal-abal itu justru meminta fatwa kepada […]

  • “STOP PERS.” …!!!

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 138
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 19 Juli 2025| Pemberitahuan Bahwa Nama : Nama : JULIAN Jabatan : Wartawan Tegarnews Id Card : TGR/0013/98/2025 Domisilih: Kota Bekasi Wilayah : Kota Bekasi Dengan ini redaksi media online tegarnews.co.id, menyatakan bahwa saudara JULIAN terhitung tanggal 19 Juli 2025. Bukan lagi sebagai Anggota/Wartawan tegarnews.co.id Kepada Instansi Pemerintah/Swasta. TNI/Polri dan masyarakat, apabila yang bersangkutan […]

  • Catatan Akhir Tahun: Kebebasan Pers Masih di Persimpangan Jalan

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 416
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 30 Desember 2025| Kebebasan pers di Indonesia masih berada di persimpangan yang tak sederhana. Di satu sisi, pers tetap hidup, produktif, dan beragam. Di sisi lain, kebebasan yang dijamin konstitusi itu kian diuji oleh tekanan politik, kepentingan ekonomi, dan kekerasan—baik yang kasat mata maupun yang bekerja secara senyap. Sepanjang tahun ini, wartawan masih bekerja […]

expand_less