Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Aroma “Permainan” Gas Subsidi Menguat, BEM Se-Tanah Air Kepung Polresta Bogor Kota Bongkar atau Kepercayaan Publik Runtuh

Aroma “Permainan” Gas Subsidi Menguat, BEM Se-Tanah Air Kepung Polresta Bogor Kota Bongkar atau Kepercayaan Publik Runtuh

  • account_circle AG
  • calendar_month 30 minute ago
  • visibility 4
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Kota Bogr, 31 Maret 2026 | Dugaan praktik penadahan, penyalahgunaan, hingga distribusi ilegal gas elpiji subsidi 3 kilogram di Kota Bogor kini tak lagi sekadar isu pinggiran. Sorotan publik kian tajam, dan tekanan mulai mengarah langsung ke aparat penegak hukum.

BEM se-Tanah Air turun ke depan Polresta Bogor Kota pada Selasa (31/3/2026), membawa pesan tegas: dugaan ini harus dibuka terang, bukan dibiarkan menjadi bisik-bisik tanpa ujung.

Aksi dipimpin oleh koordinator lapangan Bastian. Dengan megaphone, suara desakan dilontarkan tanpa tedeng aling-aling. Distribusi gas subsidi yang seharusnya menjadi hak masyarakat kecil diduga kuat disalahgunakan dalam praktik yang menguntungkan pihak tertentu.

“Kalau ini benar, ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi pengkhianatan terhadap rakyat kecil. Kami minta aparat tidak ragu usut, bongkar, dan tindak tegas,” tegas Bastian.

Tiga tuntutan utama ditegaskan. Mengusut dugaan penadahan dan distribusi ilegal, menegakkan hukum secara transparan tanpa tebang pilih, serta mengungkap seluruh pihak yang terlibat hingga ke akar.

Namun yang menjadi sorotan bukan hanya dugaan pelanggaran, melainkan juga respons aparat yang kini berada di bawah tekanan publik.

“Jangan sampai publik melihat ada pembiaran. Kalau hukum tidak bergerak, maka kepercayaan yang runtuh. Ini ujian bagi aparat berani atau tidak,” lanjutnya.

Isu gas subsidi disebut sebagai persoalan krusial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Ketika distribusi disalahgunakan, dampaknya bukan sekadar angka, tetapi menyangkut akses hidup masyarakat kecil.

Aksi berlangsung tertib. Tuntutan diserahkan secara tertulis kepada perwakilan piket Polresta Bogor Kota, lalu massa membubarkan diri.

Meski singkat, tekanan yang ditinggalkan tidak ringan. Isu ini kini bergerak dari jalanan ke ruang publik yang lebih luas. Pertanyaan mulai bermunculan: siapa yang bermain, siapa yang membiarkan, dan sejauh mana aparat akan bertindak.

Jika tidak ada langkah konkret, bukan hanya kasus yang dipertanyakan kepercayaan publik pun ikut dipertaruhkan.[]

  • Author: AG
  • Editor: Redaksi
  • Source: AG

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ironis! Faisal Dikeroyok di Depan Penyidik Polda Metro Jaya, Negara Dinilai Tak Berdaya Lindungi Rakyatnya

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 10
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 28 Maret 2026 | Dunia hukum Indonesia kembali tercoreng oleh sebuah peristiwa yang mengejutkan publik. Seorang warga Jakarta Selatan bernama Faisal, yang tengah menghadiri acara konfrontir bersama pengacaranya di lantai 2 RPK PPA Polda Metro Jaya, menjadi korban pengeroyokan oleh lebih dari 20 orang preman pada Rabu siang, 26 Maret 2026. Ironisnya, […]

  • Kasus Malapraktik RSUD Cabangbungin, MDTK Bentuk Majelis Pemeriksa dan Panitera Persidangan

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 119
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi- Perjuangan korban dugaan malapraktik medis di salah satu rumah sakit ternama di Kabupaten Bekasi memasuki babak baru. Setelah laporan resmi dilayangkan oleh kuasa hukum korban, Muhammad Andrean, S.H., kepada Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI) melalui Majelis Disiplin Profesi (MDP) MDTK, kini lembaga disiplin profesi tersebut bergerak cepat dan serius. Kamis. […]

  • Cegah Premanisme, Polsek Ciawi Polres Bogor Amankan Joki dan Pak Ogah Berikan Arahan dan Pembinaan guna Cipta kondisi

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 160
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Polsek Ciawi Polres Bogor Polda Jabar. Sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk menghilangkan Premanisme Polsek Ciawi Polres Bogor melakukan upaya pencegahan premanisme dengan melakukan penyisiran jalan alternatif dari arah Tol Ciawi sampai dengan arah Gadog Ciawi Bogor yang dipimpin oleh Kapolsek Ciawi AKP DEDE LESMANA JAYA, SH, MH didampingi Kanit Samapta IPTU DEDE […]

  • Tanpa Amdal, PT RPR Diduga Buka Hutan Primer Dekat Hutan Lindung Muara Batang Gadis Sumut

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 40
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Mandailing Natal, 14 Februari 2026| Dugaan pembukaan hutan alam primer tanpa Amdal oleh PT Rendi Permata Raya menjadi sorotan serius pegiat lingkungan di Sumatera Utara. Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup (LKLH) Sumut mengungkap adanya aktivitas pembukaan lahan ribuan hektar untuk kebun kelapa sawit seluas 1.250 hektare di Desa Singkuang, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal. […]

  • “Anggaran Pertahanan Naik Tajam! Sinyal Serius Indonesia Kirim Pesan ke Kawasan

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 46
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Januari 2026| Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menetapkan lonjakan signifikan anggaran pertahanan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Nilainya mencapai Rp 335,2 triliun, melonjak tajam dibandingkan outlook anggaran pertahanan 2025 yang berada di kisaran Rp 247,5 triliun. Kenaikan lebih dari Rp 87 triliun ini bukan sekadar penyesuaian […]

  • Ajum Tuntut Gubernur dan Wakilnya Mundur! Peringatan 1 Tahun Tragedi Kecelakaaan Maut Plumpang Semper “Pemprov DKJ Tidak Becus Kerja”

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 95
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 7 September 2025| Aliansi Jakarta Utara Menggugat, mendesak Gubernur DKI dan Wakilnya Pramono Anung dan Rano Karno untuk mundur dari tampuk kekuasaannya sebagai pejabat publik. Pasalnya, A-JUM menilai pasangam Gubernur dan Wakil Gubernur DKI ini hanya bisa omon-omon tanpa bisa merealisasikan janji-janji politiknya. Anung MHD selaku Ketua Aliansi Jakarta Utara mengguguat bahkan menyatakan Pram […]

expand_less