BEM Se-Tanah Air Ledek Pemkab Bogor: “Rp 15 Miliar Buat Pesta! Rakyat Dapat Apa?”
- account_circle Ag
- calendar_month Kam, 27 Nov 2025
- visibility 402
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kabupaten Bogor, 28 November 2029| Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Tanah Air (BEM-STA) Wilayah Bogor Raya siap mengguncang Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor. Mereka mengangkat isu dugaan pemborosan anggaran seremonial yang mencapai lebih dari Rp 15 miliar di tahun 2025.
Massa aksi menilai pemerintah lebih sibuk membangun panggung kemewahan daripada menjawab kebutuhan masyarakat yang sedang berjibaku menghadapi kesulitan ekonomi.
“Pemkab Bogor ini hebat! Uang rakyat dibakar untuk event, rakyat cuma jadi penonton! Dimana keadilan anggaran?” ledak Korlap Bastian.
Dugaan Misalokasi Anggaran:
Event Organizer: Rp 6.548.000.000,-
Penyelenggaraan Acara: Rp 8.436.000.000,-
Total Rp 14.984.000.000,- lebih dekat ke panggung hiburan, bukan kesejahteraan!
Mahasiswa Bongkar Keras Dugaan Pelanggaran Hukum
UU 17/2003 Keuangan Negara – Pasal 3 ayat (1):
Anggaran wajib sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
“Mana manfaatnya bagi masyarakat?”
UU 23/2014 Pemerintahan Daerah-Pasal 298 ayat (5):
Belanja daerah harus mendukung pelayanan dasar publik.
“Acara glamor itu pelayanan dasar publik?”

Permendagri 77/2020 – Prinsip Value for Money:
Efisiensi, efektivitas, dan tepat sasaran.
“Ini jelas buang duit tanpa arah!”
UU Tipikor Pasal 3:
Penyalahgunaan wewenang yang merugikan keuangan negara dapat dipidana.
“Jika temuan audit membuktikan kerugian, wajib ada proses hukum!”
Tuntutan BEM-STA
1. Audit investigatif!
2. Hentikan pemborosan
anggaran!
3.Transparansi seluruh proyek
seremonial!
4. Evaluasi pejabat yang diduga
lalai mengelola uang rakyat!
5. Alihkan anggaran ke
program pelestarian budaya & pemberdayaan masyarakat
lokal
“Pemerintah asyik pesta, rakyat terus susah! Kalau hari ini kita diam, besok uang kita hilang lagi lewat tepuk tangan dan lampu sorot!”
Aksi start pukul 13.00 WIB di Pakan Sari lalu bergerak ke Disbudpar Kabupaten Bogor.
Dengan suara lantang dan poster tuntutan yang siap membara, mahasiswa memastikan: “Kami datang bukan untuk selfie. Kami datang untuk menyelamatkan uang rakyat!”.[]
- Author: Ag
- Editor: Ag/Red
- Source: Tim/Red






At the moment there is no comment