Buruh dan Mahasiswa Menggelar Aksi Serentak di Depan Gedung DPR
- account_circle Syarif H / M Dekra
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 6

Tegarnews.co.id–Jakarta, 29 Agustus 2025| Ribuan buruh dan mahasiswa menggelar Aksi Serentak di berbagai provinsi, Kamis (28/08/2025). Di jakarta, massa buruh memusatkan aksi di depan gedung DPR/MPR RI dan Istana Negara.
Massa buruh menyampaikan beberapa tuntutan utama, di antaranya adalah:
- 1. Kenaikan Upah Minimum
- Penolakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
- Penghapusan sistem outsourching
- Desak DPR segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan.
Selain itu, mereka juga meminta DPR segera melakukan pengesahan RUU Perampasan Aset dan revisi Undang-Undang Pemilu.
Sekitar pukul 13.47 WIB, kelompok mahasiswa turut bergabung dalam aksi. Mereka melakukan long march dari Palmerah menuju Gedung DPR sambil menyuarakan kritik terhadap fasilitas dan tunjangan yang diterima anggota DPR.

Massa Mahasiswa melakukan orasi di depan Gerbang Pancasila DPR-RI
Di sisi lain, massa mahasiswa dari beberapa unnivertas sudah memenuhi Gerbang Pancasila DPR-RI. Sempat terjadi aksi dorong-dorongan antara mahasiswa dan petugas kepolisian yang berjaga. Hingga akhirnya ditutup dengan pembakaran Ban di depan pagar dan pada pukul 14.45 massa bergerak menuju gerbang utama untuk bergabung dengan rekan aksi yang lainnya.
Suasana memanas ketika aparat berupaya membubarkan massa. Polisi menembakkan meriam air untuk mengurai kerumunan. Sebagian massa aksi kemudian berlarian hingga ke jalan tol.

Pembakaran Ban di depan Gerbang Pancila DPR-RI
Sekitar pukul 15.35 WIB, para demonstran mulai dipukul mundur dari depan Gedung DPR. Polisi membentuk barikade dan mendorong massa menjauh dari area gedung.
Beberapa massa aksi mencoba melalukan perlawanan saat dibubarkan, hingga akhirnya pihak kepolisian menembakkan gas air mata yang justru memicu kemarahan massa dan bentrokan pun tidak bisa terelekan.
Setelah melakukan berbagai upaya, aparat akhirnya berhasil memukul mundur massa ke Jl. Pejompongan Raya, Kecamatan Tanah Abang – Jakarta Pusat dan tertahan hingga sore hari. [*]
- Penulis: Syarif H / M Dekra
- Editor: Redaksi
- Sumber: Syarif Hidayatullah
Saat ini belum ada komentar