Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Tokoh » Deni Hermawan: Advokat Harus Jadi Penjaga Keadilan, Bukan Alat Kekuasaan

Deni Hermawan: Advokat Harus Jadi Penjaga Keadilan, Bukan Alat Kekuasaan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
  • visibility 188
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bandung Jawa Barat, 18 Januari 2026| Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Advokat Pengacara Indonesia (DPD HAPI) Jawa Barat, Deni Hermawan, S.H., M.H., menegaskan bahwa integritas merupakan pijakan utama bagi tegaknya hukum yang adil di Indonesia. Menurutnya, tanpa integritas pada aparat penegak hukum dan advokat, sistem hukum akan terus condong kepada pihak yang memiliki kekuasaan dan kepentingan.

“Ketika penegakan hukum tidak dilandasi itikad baik, maka hukum tidak pernah benar-benar tegak. Ia akan selalu miring ke arah kepentingan yang lebih kuat,” tegas Deni dalam keterangannya.

Sebagai Ketua DPD HAPI Jabar, ia menyatakan bahwa amanahnya bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab moral untuk menjaga marwah profesi advokat sebagai Officium Nobile. Kepemimpinan harus dibangun di atas keteladanan, keberanian bersikap, dan konsistensi dalam menegakkan etika profesi.

Di tengah perkembangan berbagai organisasi advokat, Deni menegaskan bahwa HAPI memilih fokus pada substansi ketimbang hanya eksistensi. Prioritas organisasi meliputi penguatan integritas, penegakan kode etik tanpa kompromi, peningkatan kualitas dan kompetensi anggota, serta kontribusi nyata dalam membuka akses keadilan bagi masyarakat kecil dan termarjinalkan.

“HAPI tidak ingin besar hanya secara jumlah, tetapi kuat secara kualitas dan bermartabat secara etika,” ujarnya.

Untuk menangani pelanggaran etik advokat, DPD HAPI Jawa Barat membuka ruang pengaduan publik dan akan menindaklanjuti setiap laporan secara profesional dan objektif. Tidak ada perlindungan bagi anggota yang terbukti melanggar aturan.

“Penegakan kode etik adalah jantung organisasi advokat. Tanpa itu, kepercayaan publik akan runtuh,” jelasnya.

Dalam konteks reformasi hukum nasional, Deni menyebut bahwa permasalahan utama bukan terletak pada regulasi semata, melainkan pada moral dan itikad baik aparat penegak hukum. Meskipun reformasi telah menyentuh aspek struktural, pembenahan integritas personal aparat masih perlu diperkuat.

“Pengawasan administratif saja tidak cukup. Reformasi hukum harus disertai audit moral dan integritas aparat agar tidak berhenti sebagai jargon normatif,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya independensi advokat dari intervensi kekuasaan, politik, dan kepentingan ekonomi. Independensi sejati hanya bisa dijaga oleh advokat yang berani berpihak pada kebenaran hukum dan keadilan substantif.

Menutup pernyataannya, Deni menyampaikan pesan tegas kepada seluruh advokat di Indonesia khususnya HAPI Jawa Barat,agar tidak kehilangan jati diri profesinya. “Perkuat integritas profesi dan keilmuan hukum. Advokat harus tetap menjadi penjaga keadilan, bukan alat kekuasaan. Di situlah kehormatan profesi ini dipertaruhkan,” pungkasnya.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Donald Trump Gandakan Tarif Impor Baja-Aluminium Jadi 50%

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 214
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Jakarta| Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tarif impor baja dan aluminium akan digandakan menjadi 50% mulai 4 Juni 2025. Kebijakan ini, yang disebut Trump sebagai langkah protektif bagi industri dalam negeri, diumumkan langsung saat ia berbicara di hadapan para pekerja pabrik baja US Steel di Pennsylvania. “Kita akan menaikkan tarif baja dari 25%menjadi 50% […]

  • BUMDes Sukamanah Disorot, Modal Ratusan Juta Tak Tercermin dalam Pengawasan DPMD

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle HUSEN
    • visibility 64
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bekasi, 18 Januari 2026| Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Amanah Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, kini menjadi sorotan serius publik. Aliansi Masyarakat Penegak Supremasi Hukum Indonesia (AMPUH Indonesia) mengungkap adanya kejanggalan fundamental dalam tata kelola BUMDes tersebut, menyusul tidak dicantumkannya laporan BUMDes Sukamanah dalam hasil Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan […]

  • Ulah Dirut RSUD Cabangbungin Picu Konflik, Warga Tolak Pekerja Luar

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 104
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 30 Agustus 2025– Keputusan Direktur Utama RSUD Cabangbungin, dr. Erni Herdiani, memicu konflik antar masyarakat lokal dengan pekerja dari luar daerah. Diskresi yang diambil dianggap lebih menguntungkan vendor luar dan meminggirkan UMKM serta tenaga kerja lokal, sehingga memicu penolakan warga. Sabtu, (30/08/2025)   Ketegangan pecah ketika ratusan masyarakat Cabangbungin menolak kedatangan […]

  • Sinergitas TNI-Polri Hadiri Peresmian Mako Keamanan Serpong Natura City Di Gunungsindur

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 92
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 30 Juli 2025| Sinergi antara TNI dan Polri kembali ditunjukkan melalui kehadiran Bhabinkamtibmas Desa Pengasinan Polsek Gunungsindur Polres Bogor, Aiptu Rusnadi, bersama Babinsa Pelda Saiman dalam kegiatan peresmian markas komando (Mako) keamanan di lingkungan Perumahan Serpong Natura City, Desa Pengasinan, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, (29/7). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam menciptakan […]

  • Pelindo Regional 1 Gelar Program “Pelindo Mengajar” di SMK Swasta Hang Tuah Belawan

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 68
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Medan, 16 Oktober 2025| PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui kegiatan “Pelindo Mengajar” yang dilaksanakan di SMK Swasta Hang Tuah Belawan, Jalan Kl. Yos Sudarso Km. 11,5, Medan. Kegiatan ini menghadirkan Jonedi Ramli selaku Executive Director 1 Regional 1, sebagai narasumber utama. Dalam […]

  • Yudhie Haryono & Agus Rizal: Ekonomi Pancasila Bermula Dari Koperasi

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 443
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Dari mana mula ekonomi Indonesia? Dari Koperasi (dengan K besar). Apa lembaga utama keekonomian kita? Jawabannya jelas Koperasi (dengan K besar). Karena itu, menghidupkan koperasi dan membuatnya sebagai soko guru perekonomian nasional adalah keniscayaan, cita-cita bernegara, mandat konstitusi sekaligus antiteasa dari sistem keekonomian lainnya. Tanpa koperasi, republik ini tak layak disebut Negara Pancasila. Ya, […]

expand_less