Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Diduga Cut & Fill Ilegal di Tanjung Gundap, Pemkot Batam Diminta Segera Turun ke Lokasi Agar Tidak Terjadi Banjir!

Diduga Cut & Fill Ilegal di Tanjung Gundap, Pemkot Batam Diminta Segera Turun ke Lokasi Agar Tidak Terjadi Banjir!

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
  • visibility 84
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Batam, 7 September 2025| Pengerjaan Cut & Fill yang berlokasi di Tanjung Gundap Kel. Tembesi Kec. Sagulung Kota Batam diduga ilegal dan bisa berakibat fatal terkait lingkungan sekitar.

Pantauan awak media di lokasi, tampak terlihat dua aktivitas pengerjaan Cut & Fill tanpa adanya informasi pengerjaan dan dikerjakan oleh dua perusahaan berbeda yang lokasinya berada di belakang PT Caron Pompan Tanjung Gundap.

Menurut salah satu penjaga alat berat di lokasi tersebut, Ia mengatakan bahwa kurang mengetahui juga nama perusahaan yang memperkerjakannya di lokasi itu.

“Mohon maaf bang, saya gak tahu juga nama perusahaannya. Saya disuruh kerja disini, ya kerja ajalah yang penting dapur berasap,” Ungkap seorang penjaga alat berat di lokasi tersebut yang kebetulan dia masuk malam katanya.

“Saya disuruh jaga disini aja bang, yang disana beda lagi,” Tambah penjaga alat berat yang tidak menyebutkan namanya itu, Jum’at (05-09-25) sore sekira pukul 18.00 WIB.

Saat awak media menanyakan untuk apa pengerjaan cut & fill di lokasi tersebut, Dia mengatakan bahwa tidak mengetahui juga.

“Gak tahu juga bang ini nantinya untuk apa. Saya disini cuma disuruh kerja jaga alat berat ini,” Kata Pria yang diperkirakan berumur sekitar kurang lebih 45 Tahun itu.

Sementara di lokasi, tampak terlihat jelas bukit bukit yang selama ini tumbuh tanaman sudah makin gundul. Selain itu, tampak terlihat juga pohon Bakau yang tidak jauh dari lokasi.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Batam khususnya Walikota Batam dan Wakil Walikota Batam yang selama ini gencar menyoroti setiap kegiatan Cut & Fill, diminta untuk segera mengecek lokasi tersebut sehingga tidak terjadi banjir di kemudian hari.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih menggali informasi lebih lanjut dan juga mencoba untuk menelusuri perusahaan apa yang melakukan Cut & Fill di lokasi itu.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Monitoring dan Evaluasi Kementerian ATR/BPN Kota Medan

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 99
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Medan, 14 November 2025 | Dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja dan memastikan pelaksanaan program pertanahan berjalan sesuai standar, Kementerian ATR/BPN melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap Kantor Pertanahan Kota Medan. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom, sehingga memungkinkan proses evaluasi dilakukan secara efisien tanpa mengurangi kedalaman analisis terhadap capaian kinerja, tata […]

  • Sinergi TNI-Polri, Patroli Sabang Dengan Kepala Desa Dan Warga Masyarakat Kembangkuning Sampaikan Himbauan Kamtibmas

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 84
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Sinergitas TNI – Polri Polsek Klapanunggal melalui Bhabinkamtibmas Aipda H.Denny Renggana, S.H bersama Personil TNI melaksanakan kegiatan sambang dengan Kepala Desa Kembangkuning Ibu Neneng Robinah, SE Dan warga masyarakat Desa Kembangkuning Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor. Rabu, (04/06/2025). Pada kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Kepala Desa melaksanakan Patroli sambang dengan warga masyarakat Desa Kembangkuning […]

  • 1,2 Juta Ha Hutan Jabar Lenyap: Jejak Perusahaan Kayu di Bogor Raya Wajib Diusut

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 62
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 4 Desember 2025| Hilangnya 1,2 juta hektare (Ha) kawasan hutan lindung di Jawa Barat, dari total 1,6 juta Ha, kini menempatkan provinsi padat penduduk ini di ambang krisis lingkungan, Data mengejutkan yang disampaikan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, pada Rabu (3/12), menegaskan adanya degradasi masif yang hanya menyisakan 400.000 Ha hutan sebagai […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Cijeruk Sambangi Warga Desa Ciburayut, Dekatkan Polri Dengan Masyarakat

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 86
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Cijeruk Polres Bogor Polda Jabar, Aiptu Rohmat, melaksanakan kegiatan sambang kepada warga di wilayah Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (28/06/2025). Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari program rutin yang digelar oleh jajaran Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polsek Cijeruk, sebagai bentuk deteksi […]

  • Proyek Normalisasi Drainase Mangkrak Di Rancaekek, Dampak Ekonomi Warga Merosot Tajam

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 105
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bandung, Jawa Barat 14 Juni 2025|(GMOCT)- Proyek normalisasi drainase di Jalan Raya Rancaekek Majalaya, Desa Rancaekekwetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang dimulai sejak Maret 2025, hingga kini mangkrak dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Informasi ini didapat dari media online Matainvestigasi.com dan telah dikonfirmasi oleh GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama). Pembongkaran saluran […]

  • 42:37 Play Button

    Hilangnya Ibu Menyusui Usai Ditahan Polisi: Ketua PPWI dan LBH Digitek Desak Kapolri dan HAM Turun Tangan

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 1.178
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 14 Agustus 2025| Kasus hilangnya Rina, seorang ibu menyusui yang sebelumnya ditahan Polres Jakarta Pusat dalam perkara yang seharusnya bersifat perdata, memicu gelombang kemarahan publik. Dua tokoh nasional, Jurika Fratiwi (Direktur LBH Digitek DKI Jakarta) dan Wilson Lalengke (Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia / PPWI, alumni PPRA 48 Lemhannas RI Tahun 2012), kompak […]

expand_less