Breaking News
light_mode
Beranda » Info Daerah » Dugaan Penyalahgunaan Gas Subsidi di Kandang Ayam Krandon: Pemilik Tuduh Mobil Media Gelap, Oknum Diduga TNI Coba Sensor Berita

Dugaan Penyalahgunaan Gas Subsidi di Kandang Ayam Krandon: Pemilik Tuduh Mobil Media Gelap, Oknum Diduga TNI Coba Sensor Berita

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 53 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Kabupaten Semarang, 16 Februari 2026|Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT), memperoleh informasi ekslusif dari Patroli86.com terkait dugaan penggunaan gas LPG subsidi untuk operasional kandang ayam potong di Desa Krandon Lor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Padahal, gas subsidi hanya diperuntukkan bagi rumah tangga masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah-bukan untuk keperluan bisnis komersial.

TIM MEDIA DAN LSM UNCOVER FAKTA MALAM HARI

Untuk memverifikasi informasi yang masuk, tim media bekerja sama dengan LSM pengawas barang subsidi melakukan pengecekan langsung pada Senin malam (09/02/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Pilihan waktu malam hari didasarkan pada keterangan narasumber bahwa aktivitas pengiriman dan penempatan gas sering dilakukan saat malam hari untuk menghindari pengawasan.

Saat tiba di lokasi yang berada di tengah pemukiman dengan akses jalan terbatas, tim ditemui oleh seorang karyawan yang langsung menghubungi pemilik kandang berinisial WDD. Tak lama kemudian, WDD tiba dengan kendaraan roda dua dan dihadapkan pada bukti nyata: banyak tabung gas LPG subsidi 3 kiloan dengan label warna khas pemerintah yang menumpuk di bangunan kandang, diduga digunakan untuk pemanas kandang ayam.

PEMILIK BERTAHAN BELI DARI WARUNG, OKNUM TNI COBA HENTIKAN PUBLIKASI

Dihadapkan pada bukti yang jelas, WDD dengan nada ragu mengklaim, “Gas-gas ini bukan dari subsidi yang saya dapatkan secara langsung, tapi saya beli dari warung-warung di sekitar lokasi kandang ini.” Namun, penampakan label resmi pada tabung membantah klaim tersebut.

Tak lama setelah itu, datang seorang pria berjaket hitam yang menyatakan diri sebagai pihak yang ingin “menyelesaikan masalah damai” dan diduga merupakan oknum TNI. Ia langsung mencoba memaksa agar berita tidak dipublikasikan, dengan alasan, “Kalau bisa saja ini tidak dibuat berita ya, biar kita urus secara internal aja agar tidak menyebabkan keributan dan bisnis tetap bisa berjalan kondusif.” Tim media menegaskan akan menyajikan fakta secara objektif dan menyerahkan tindakan selanjutnya kepada pihak berwenang.

TUDUHAN MOBIL GELAP DAN ANCAMAN REKAMAN VIDEO

Pada hari Rabu (11/02/2026) sekitar pukul 17:00, salah satu anggota tim menerima panggilan WhatsApp dari WDD yang mengeluarkan tuduhan mengejutkan – menyatakan bahwa mobil yang digunakan tim merupakan “mobil gelap” dan menuduh tim datang dengan “tujuan tidak jelas”.

WDD bahkan menyebut telah merekam seluruh aktivitas tim menggunakan kamera pengawas di lokasi, seolah-olah memberikan ancaman terhadap pekerjaan jurnalistik yang dilakukan. Tim media dengan tegas membantah tuduhan tersebut: kendaraan yang digunakan memiliki surat-surat lengkap dan plat nomor sah terdaftar di DJKM. Tuduhan ini dianggap sebagai upaya yang jelas untuk mengalihkan perhatian dari dugaan penyalahgunaan subsidi dan menghalangi pemberitaan yang objektif.

MEMANGGIL PEMANGKU KEPENTINGAN TINDAK TEGAS

Penyalahgunaan gas LPG subsidi merupakan pelanggaran hukum yang dapat dikenai sanksi berat sesuai peraturan perundang-undangan. Selain menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan gas, pihak berwenang juga diminta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelengkapan izin operasional kandang tersebut – mulai dari izin lokasi, kesehatan hewan, hingga izin lingkungan hidup – untuk memastikan usaha tersebut tidak membahayakan masyarakat dan sesuai aturan.

Sampai saat berita dirilis, tim media dan LSM belum mendapatkan kesempatan untuk melakukan konfirmasi resmi dengan pihak lurah, kecamatan, maupun dinas terkait seperti Dinas Peternakan, Dinas PUPR, dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Semarang.

Catatan Redaksi: Redaksi media-media yang tergabung di GMOCT menyatakan bahwa pemberitaan disusun secara berimbang dan membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak terkait, sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

#noviralnojystice

#tabunggassubsidi

#polressalatiga

#polseksuruh

Team/Red (Patroli86.com)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

  • Penulis: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: GMOCT

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepanjang 2025, Kejagung Hukum 101 Jaksa Nakal: 69 Orang Dijatuhi Sanksi Berat

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jalarta, 1 Januari 2026| Kejaksaan Agung (Kejagung) merilis laporan capaian kinerja pengawasan sepanjang tahun 2025. Hasilnya, sebanyak 101 jaksa terbukti melakukan pelanggaran disiplin dan dijatuhi sanksi. Dari jumlah tersebut, mayoritas atau sebanyak 69 jaksa menerima hukuman kategori berat. ​Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan bagian dari upaya […]

  • Polsek Rancabungur Berhasil Amankan Pelaku Penipuan Sepeda Motor Di Desa Bantarjaya

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor| Polsek Rancabungur berhasil mengamankan seorang pelaku penipuan sepeda motor yang meresahkan warga Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Pelaku berinisial C.H. (26) berhasil ditangkap pada Rabu siang (21/5/2025)sekitar pukul 12.30 WIB. Kejadian bermula saat korban, seorang pelajar berinisial R.A.R., mengendarai sepeda motor Honda Scoopy di Jalan Raya Atang Sanjaya. Tiba-tiba korban diberhentikan oleh dua […]

  • MAKI Berharap Prabowo Bahas Riza Chalid Saat Bertemu Anwar Ibrahim

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 Juli 2025|| Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) berharap Presiden RI Prabowo Subianto membahas pemulangan saudagar Riza Chalid pada pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Senin (28/7) sore di Jakarta. Untuk diketahui, Riza Chalid merupakan tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua Lakukan Cek Pos Kamling, Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Warga

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id – Polres Bogor – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Cisarua, Polres Bogor, personel Bhabinkamtibmas terus menggiatkan kegiatan sambang warga dan pengecekan pos kamling di lingkungan masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cilember, Aiptu Dedi Koswara, yang melaksanakan patroli sambang pada Rabu malam (18/06/2025) […]

  • Cegah Bencana Alam, Bhabinkamtibmas Polsek Ciawi Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan dan Tertib Aturan

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor| Menghadapi meningkatnya curah hujan di wilayah Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor, potensi bencana alam seperti tanah longsor dan banjir menjadi perhatian serius. Sebagai langkah preventif, Bhabinkamtibmas Desa Ciawi Polsek Ciawi Polres Bogor, Aipda Herman Sovian, aktif mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mematuhi aturan demi mencegah terjadinya bencana. Kegiatan sambang dan penyuluhan kamtibmas ini […]

  • BEM Se-Tanah Air Ledek Pemkab Bogor: “Rp 15 Miliar Buat Pesta! Rakyat Dapat Apa?”

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Ag
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bogor, 28 November 2029| Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Tanah Air (BEM-STA) Wilayah Bogor Raya siap mengguncang Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor. Mereka mengangkat isu dugaan pemborosan anggaran seremonial yang mencapai lebih dari Rp 15 miliar di tahun 2025. Massa aksi menilai pemerintah lebih sibuk membangun panggung kemewahan daripada menjawab kebutuhan masyarakat yang […]

expand_less