FMR Bakar Ban di Depan Kejari, Desak Bongkar Dugaan Hibah 2024
- account_circle AG
- calendar_month 5 hour ago
- visibility 10
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 24 Februari 2026| Puluhan massa Federasi Mahasiswa Revolusioner (FMR) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Selasa (24/2/2026).
Aksi yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB itu diwarnai pembakaran ban bekas di depan gerbang kejaksaan sebagai simbol protes keras atas dugaan penyimpangan dana hibah Tahun Anggaran 2024 yang diperuntukkan bagi Masjid Raya Kota Bogor (PPIB).
Kepulan asap hitam membumbung tinggi di depan kantor kejaksaan, sementara aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat untuk memastikan situasi tetap terkendali. Massa membentangkan spanduk dan poster berisi tuntutan transparansi dan penegakan hukum tanpa kompromi.

Koordinator Lapangan aksi, Bagas Pamungkas, dalam pernyataannya menegaskan bahwa FMR tidak akan tinggal diam jika ada indikasi penyalahgunaan dana publik.
“Kami tidak sedang mencari sensasi. Kami berdiri di sini untuk memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan sesuai peruntukannya. Jika ada dugaan penyimpangan, jangan dilindungi, jangan dipoles, dan jangan diperlambat prosesnya,” tegasnya.
Ia juga menantang aparat penegak hukum untuk membuktikan komitmennya.
“Kami mendesak Kejaksaan Negeri Kota Bogor menunjukkan keberpihakan pada kepentingan publik, bukan pada kepentingan elite. Jangan sampai hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Jika ada pihak yang bermain dalam dana hibah 2024, buka ke publik, periksa secara terbuka, dan sampaikan hasilnya secara transparan.”

Bagas menambahkan bahwa FMR akan terus mengawal proses ini hingga ada kepastian hukum yang jelas.
“Kami beri waktu kepada aparat untuk bekerja serius. Jika tidak ada langkah konkret, kami akan kembali dengan massa yang lebih besar. Ini bukan ancaman, ini komitmen moral kami sebagai mahasiswa.”
Sebelumnya, FMR berencana menggelar aksi lanjutan di depan kantor PPIB di Jalan Pajajaran. Namun, aksi tersebut tidak jadi dilaksanakan dan massa memusatkan seluruh tuntutan di depan Kejaksaan Negeri Kota Bogor.
Hingga aksi berakhir, belum ada pernyataan resmi dari pihak kejaksaan terkait tuntutan yang disampaikan massa. FMR menyatakan akan terus mengawal persoalan ini dan membuka kemungkinan aksi lanjutan apabila tidak ada perkembangan signifikan.[]
- Author: AG
- Editor: Redaksi
- Source: AG



At the moment there is no comment