Breaking News
light_mode
Home » Opini » Golok, Batu, Dan Kebohongan Di Petarukan Pemalang

Golok, Batu, Dan Kebohongan Di Petarukan Pemalang

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
  • visibility 350
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jawa Tengah, 29 Juli 2025| Insiden bentrokan berdarah di Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah, antara Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS) dan massa Front Pembela Islam (FPI) bukan sekadar gesekan massa biasa. Ini adalah ledakan dari bara konflik ideologis yang telah lama menyala: antara gerakan Islam moderat berbasis keilmuan dan warisan ulama Nusantara, melawan ormas berhaluan radikal yang gemar memanaskan publik dengan retorika permusuhan.

Semua bermula dari keresahan masyarakat atas agenda ceramah Rizieq Shihab yang dijadwalkan digelar di Petarukan. Dalam beberapa bulan terakhir, retorika Rizieq banyak disorot karena menyerukan umat Islam untuk “mengasah golok” dan “bersiap perang.” Narasi keras ini membakar keresahan warga. Maka, PWI-LS bersama elemen masyarakat datang ke lokasi untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan meminta aparat membubarkan acara.

Menurut Sekretaris Jenderal PWI-LS, Ken I Pramendra, saat negosiasi antara PWI-LS dan aparat kepolisian berlangsung, tiba-tiba massa FPI melempar batu ke arah rombongan PWI-LS dan aparat. Aksi brutal itu yang memicu bentrok. “FPI memulai serangan, dan kami punya bukti,” tegas Ken.

Namun pasca kejadian, publik disuguhi narasi sebaliknya. FPI menuduh PWI-LS datang membawa senjata tajam dan menjadi pemicu utama. Tuduhan ini dibantah keras oleh PWI-LS. Bahkan, mereka menunjukkan bukti visum anggota laskar yang terluka akibat senjata tajam, sebagai indikasi bahwa justru pihak merekalah yang menjadi korban kekerasan fisik dari FPI.

Konflik ini semakin rumit karena adanya pengkhianatan terhadap kesepakatan bersama. Sebelumnya, dalam forum mediasi antara kedua belah pihak, telah disepakati bahwa Rizieq Shihab tidak akan hadir dan tidak akan naik panggung, serta baik FPI maupun PWI-LS tidak akan berada di lokasi acara. Tetapi realitas di lapangan berbeda: Rizieq hadir, FPI hadir, panggung tetap berjalan, dan massa mereka memicu kericuhan.

“Kesepakatan dilanggar. Komitmen dicampakkan. FPI kembali menunjukkan wajah aslinya: tidak taat hukum, tidak jujur, dan tidak bertanggung jawab,” ujar Ken dengan geram.

PWI-LS menempuh jalur hukum. Mereka melaporkan FPI atas provokasi, kekerasan fisik, dan penyebaran informasi palsu. Mereka menegaskan bahwa gerakan mereka lahir bukan untuk menciptakan kekacauan, tetapi untuk menjaga warisan Islam nusantara yang damai, toleran, dan ilmiah.

“Kami tidak akan diam ketika ulama kami dihina. Kami tidak akan tunduk ketika kiai kami dicaci. Kami tidak tinggal diam ketika sejarah perjuangan Islam Indonesia disebut fiksi oleh kelompok yang mengangkat nasab tapi menolak ilmu,” tegasnya lagi.

PWI-LS berdiri membela ajaran Walisongo, bukan fanatisme buta atas nama darah. Mereka tidak anti keturunan, tetapi anti manipulasi sejarah. Mereka tidak menolak nasab, tetapi menolak klaim sepihak yang telah terbukti lemah secara ilmiah baik dalam sejarah, filologi, maupun genetika.

Insiden Petarukan adalah peringatan keras bahwa radikalisme berbaju agama masih menjadi ancaman nyata. Bukan hanya bagi keamanan, tetapi bagi akal sehat dan kehormatan umat Islam itu sendiri.

Kini masyarakat menunggu: apakah hukum akan bertindak tegas, atau membiarkan kekerasan berjubah agama terus menebar ancaman di tanah air ini?[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Redaksi

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemendagri Diminta Batalkan Calon Pejabat ASN Keluarga Di Pemkab Tangerang!

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 387
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangerang, 8 Julì 2025| Praktik pengelolaan jabatan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah menjadi perhatian Publik. Sejumlah nama pejabat yang saat ini menduduki posisi strategis disebut-sebut memiliki hubungan keluarga dalam satu unit kerja maupun dengan pejabat tinggi daerah, yang memicu kekhawatiran akan potensi nepotisme dan konflik kepentingan dalam proses mutasi dan […]

  • Pedagang Ayam di Jember Jadi Korban Pengeroyokan, Kasus di Laporkan ke Polisi

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 444
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jember, 19 September 2025| Seorang pedagang ayam bernama Saniti, warga Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, mengalami peristiwa tragis saat berjualan di Pasar Kalisat pada Selasa (16/9/2025) dini hari. Ia dianiaya oleh dua orang hingga mengalami luka memar dan trauma. Insiden bermula ketika Saniti sedang merapikan dagangannya sekitar pukul 04.30 WIB. Ia menegur salah satu […]

  • Meski Layanan Samsat Jakarta Timur Tutup” Biro Jasa Bebas Panggil Petugas Samsat”

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 242
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Jakarta 6 Oktober 2025| Samsat Jakarta Timur yang terletak di Jalan D.I. Panjaitan Kav. 55, Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, 13410 masih terpantau sibuk pada Senin 6 Oktober 2025, sore. “Berdasarkan plang jam kantor yang terpasang di beberapa sudut kawasan tersebut tertulis Senin-Jumat pukul 08.00 sampai 15.00 dan hari Sabtu pukul 08.00-12.00. Namun […]

  • GMDM Lampung Gelar Puncak Peringatan HANI 2025, Bersama DPW GMDM Kabupaten Metro

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Naryoto
    • visibility 393
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Lampung, 27 Juni 2025| Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2025, Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) Lampung menggelar puncak peringatan di Kota Bandar dan Kota Metro 2025 yaitu dengan tema “Jauhi Narkoba” dengan mensosialisasikan bahaya dan maraknya Peredaran Gelap Narkoba melalui Pencegahan, Rehabilitasi, dan Pemberantasan Menuju Indonesia Bersinar”. Jumat, 27/06/2025. Kegiatan ini […]

  • Brotherhood & Friendship Community (BFC) 4×4 Gelar Halal Bihalal dan Latihan Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 168
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 17 Mei 2025|  Brotherhood & Friendship Community (BFC) 4×4, sebuah klub offroad di bawah naungan Ikatan Offroad Indonesia (IOF) Pengcab Bogor, sukses menggelar acara halal bihalal dan latihan penanggulangan bencana.  Lebih dari 80 offroader dari berbagai klub di Jabodetabek hadir dalam acara yang berlangsung Sabtu, 17 Mei 2025 di sirkuit offroad Marinos Cafe, Sentul-Bogor.  […]

  • Dilepas oleh Wamen Ossy, 30 Taruna/i STPN ikuti KKN Pertanahan untuk Restorasi Arsip Pascabencana Hidrometeorologi di Aceh dan Sumut

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 42
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-DIY, 12 Februari 2026| Sebanyak 30 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) mengikuti Kuliah Kerja Nyata Pertanahan dan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menjelaskan bahwa peserta KKNP-PTLP yang bertugas di kedua provinsi tersebut akan […]

expand_less