Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Jacob Ereste : Kekuasaan Di Raja Ampat Terkait Tambang Nikel Adalah Wujud Nyata Dari Fanatisme Materialistik

Jacob Ereste : Kekuasaan Di Raja Ampat Terkait Tambang Nikel Adalah Wujud Nyata Dari Fanatisme Materialistik

  • account_circle Jacob Ereste
  • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
  • visibility 349
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Banten| Dari data yang dihimpun oleh Atlantika Institut Nusantara mencatat nilai ekspor nikel Indonesia mengalami lonjakan signifikan sejak kebijakan hilirisasi diterapkan semasa kekuasaan Presiden Joko Widodo tahun 2020. Pada tahun 2023, nilai ekspor produk turunan nikel juga tercatat besarnya sekitar Rp.520 triliun. Melonjak tajam sejak tahun 2015 yang cuma senilai Rp. 45 triliun. Pada tahun 2024 nilai ekspor produk turunan nikel diperkirakan mencapai sekitar US$ 40 miliar, atau setara dengan Rp. 637,63 triliun dengan asumsi kurs Rp 15.940 per dolar AS.

Pada tahun 2022 Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor logam nikel mencapai Rp. 10.8 triliun meningkat dari Rp. 3,42 triliun pada tahun 2022. Meski begitu, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengkritik dana bagi hasil (DBH) dari hilirisasi nikel yang belum.adil bagi pemerintah daerah. Sehingga dia mengusulkan agar penerimaan negara dari ekspor nikel dibagi lebih besar untuk daerah dengan rincian 45 persen untuk daerah penghasil dari galian tambang tersebut.

Ia mencontohkan, di Sulawesi Selatan, ekspor nikel pada triwulan I tahun 2024 mencapai sekitar Rp. 7,47 triliun dengan kontribusi nikel mencapai 82,8 persen.dari total ekspor provinsi tersebut.

Agaknya, nilai yang sangat besar dan menggiurkan dari penghasilan tambang nikel ini, Raha Ampat yang berada di Papua Barat Daya ini menjadi incaran, meskipun harus melantak keindahan alam daratan dan laut nya yang sungguh memukau itu dengan biodiversitas dan gugusan pulau yang eksotis. Bahkan nilai budaya dan keramahan warga masyarakat lokal setempat mempunyai daya tarik dan simpatik yang luar biasa. Tapi, toh nilai cuan yang sangat menggiurkan mampu menggugurkan semua keindahan Raja Ampat yang eksotis dan banyak menyimpan kejayaan alam lain, dibanding nikel yang cuma cukup dikeruk lalu dijual hingga dapat sekitar itu menjadi uang.

Tercatat juga peran penting pemerintahan Presiden Joko Widodo menentukan kebijakan dalam bidang pertambangan di Indonesia, termasuk wilayah Raja Ampat yang secara spesifik peranannya dalam kerangka kebijakan nasional dalam mengelola sumber daya alam dan investasi, seperti yang ditandai oleh pengembangan industri mineral dan nikel. Dorongan terhadap pengembangan industri hilirisasi mineral, termasuk nikel dengan asumsi untuk meningkatkan nilai tambah dan mengurangi ekspor bahan mentah. Kebijakan ini memiliki dampak terhadap berbagai wilayah yang memiliki potensi mineral seperti di Raja Ampat yang akan hilang dan punah nilai eksotis dan kandungan alam serta fauna dan flora yang ada di dalamnya akibat dari dari eksploitasi isi perut bumi dan bernilai dollar tinggi itu.

Dalam pengelolaan lingkungan pemerintah sendiri memang telah menegaskan pentingnya keseimbangan antara pengembangan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Tapi toh, ancaman kerusakan lingkungan di Raja Ampat sudah semakin meresahkan, hingga warga masyarakat setempat telah menyatakan keberatannya dan menolak keras untuk dijadikan proyek pertambangan. Karena Raja Ampat telah menjadi kawasan konservasi laut yang sangat penting, sehingga semua pihak patut menjaga dan.kenolak ekploitasi alam dan lingkungan di Raja Ampat.

Kontraversi dan kritik serta protes dari berbagai pihak — termasuk Greenpeace — terkait eksploitasi di Raja Ampat, karena akan merusak ekosistem yang sangat sensitif bisa punah. Maka itu sejak pemerintahan Presiden Joko Widodo sudah mendapat tekanan dan protes yang keras ketika itu untuk memastikan aktivitas pertambangan di Raja Ampat tidak mengancam kelestarian alam dan tata kehidupan warga masyarakat adat setempat. Jadi secara umum, Presiden Joko Widodo ketika itu sangat berperan dalam mempermulus dan mengarahkan kebijakan secara nasional dalam menentukan keputusan akhir dari kelanjutan terkait izin tambang nikel di Raja Ampat.

Syahdan, ijin usaha pertambangan (IUP) untuk nikel di Kabupaten Raja Ampat telah dikeluarkan oleh pemerintahan ntah daerah setempat, sesuatu dengan kewenangan yang diberikan oleh pemerintah pusat

Meskipun sejumlah ijin tersebut telah ditolak oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Balthasar Kambuaya pada tahun 2011, toh dalam prakteknya pertambangan nikel di Raja Ampat tetap berjalan sampai sekarang. Padahal, saat itu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Balthasar Kambuaya sudah memasang patok-mati, selama dirinya masih dipercaya dan menjabat, ijin pertambangan di Raja Ampat tidak akan pernah diberikan. Jadi jelas yang menjadi inti dalam pertarungan dalam kasus pertambangan di Raja Ampat adalah berupa nilai material yang hendak menggusur nilai-nilai spiritual, bukan benda. Begitulah wujud nyata dari fanatisme yang materialistik selalu mengunggulkan material bukan spiritual.

  • Penulis: Jacob Ereste
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: Red

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil Pastikan Tarif Listrik Januari–Maret 2026 Tidak Naik

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor, 7 Januari 2026| Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan tarif listrik tidak mengalami kenaikan pada awal tahun 2026. Kepastian tersebut disampaikan menyusul penetapan tarif tenaga listrik Triwulan I (Januari–Maret) 2026 bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi oleh Kementerian ESDM yang diputuskan tetap sama dengan tarif sebelumnya. “Sampai dengan sekarang, harga listrik […]

  • FOPERA Bongkar! Diduga Persekongkolan Jahat dalam Proyek Miliyaran Rupiah di Dinas Perkimtan Kota bekasi

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 21 Desember 2025| Muhamad Imron Syarif. Ketua Kordinator Forum Perjuangan Rakya Kota Bekasi (FOPERA), mencurigai proyek miliyar yang di garap oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi, Merupakan hasil dari persekongkolan jahat yang di lakukan bersama sama. Rasa-rasanya sulit di Kota Bekasi menemukan proses lelang dalam pengadaan barang dan jasa yang mengutamakan […]

  • Wakaf Aman Bikin Umat Nyaman, Inilah Cara Daftarkan Tanah Wakaf

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle RLS/Red
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id – Jakarta |  Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid berkomitmen akan menuntaskan pendaftaran tanah wakaf di Indonesia. Di tahun 2025 ini, Kementerian ATR/BPN menargetkan untuk mendaftarkan 561.909 tanah wakaf. Pendaftaran tanah penting dilakukan agar status tanah wakaf diakui secara hukum dan manfaatnya bisa terus berlanjut untuk kepentingan umat. Proses […]

  • Izin PT Rea Kaltim Terancam Dicabut Akibat Dugaan Pengabaian Pembangunan Plasma Masyarakat

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Kutai Kartanegara,17 September 2025| Beberapa kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Persatuan Kepala Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, mengadakan rapat dengan PT. Rea Kaltim Plantations pada Senin, 15 September 2025. Rapat tersebut diwarnai dengan kritik tajam terkait perbedaan persepsi mengenai regulasi pembangunan kebun plasma masyarakat. Cawal SE, Kepala […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Jalin Kedekatan Dengan Warga Berikan Himbauan Kamtibmas

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id—Bogor| Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Polres Bogor, Aiptu Sukmono. Menunjukkan komitmen dan kedekatannya dengan warga di wilayah hukum Desa binaanya. Pada hari Rabu (14/05/2025),Aiptu SUKMONO melakukan kunjungan langsung ke warga masyarakat Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor dalam upaya untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat setempat. Dalam kunjungan tersebut, Aiptu SUKMONO tampak akrab dengan warga Ia […]

  • Gara-gara Lalai Pelayanan UGD Pasien Stroke Pecah Pembuluh Darah

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle FC-G65/Red
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor Kota 10 Juni 2025| Berawal saat pasien yang terkena serangan stroke diantar keluarga ke ruang UGD untuk segera mendapatkan penanganan medis, namun ironisnya malah berakhir dengan ditolak dan di usir oleh dokter jaga rumah sakit ummi dengan dalih kamar penuh. “Padahal kami datang sebagai pasien umum, bukan BPJS, siap bayar biaya perobatan. Tapi malah […]

expand_less