Jejak Cemerlang Eddy Soeparno: Dari Profesional ke Pimpinan MPR
- account_circle Rls/Red
- calendar_month Jum, 9 Jan 2026
- visibility 100
- comment 0 komentar

Foto:.Eddy Soeparno Wakil Ketua MPR RI Periode 2024-2029
Tegarnews.co.id-Jakarta, 10 Januari 2026| Nama Mohammad Eddy Dwiyanto Soeparno, atau yang lebih akrab disapa Eddy Soeparno, kini semakin kokoh di panggung politik nasional setelah resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI periode 2024–2029. Namun, di balik seragam partainya, tersimpan rekam jejak panjang seorang profesional keuangan yang telah melanglang buana di pusat-pusat finansial dunia.
*Awal Karier: Dua Dekade di Dunia Finansial*
Lahir di Jakarta pada 6 Mei 1965, Eddy merupakan putra dari M. Soeparno, mantan Direktur Utama Garuda Indonesia (1988–1992). Latar belakang keluarga birokrat-profesional ini tampaknya membentuk etos kerjanya sejak dini. Alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini mengawali kariernya bukan di dunia politik, melainkan di sektor perbankan dan investasi.
Selama lebih dari 20 tahun, Eddy berkarier di berbagai bank internasional terkemuka seperti ABN AMRO Bank, HSBC, dan Merrill Lynch.
Kariernya mencakup wilayah kerja Singapura hingga Hong Kong, di mana ia menjabat sebagai Director of Investment Banking Group Asia Pacific. Ketajamannya dalam analisis keuangan membawanya pulang ke tanah air untuk menjabat sebagai Finance Director & CFO di PT Bakrie & Brothers Tbk (2009) dan terlibat aktif di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
*Transisi ke Politik: Panggilan Perubahan*
Titik balik karier Eddy terjadi pada tahun 2004. Ia rela meninggalkan posisi nyamannya di perbankan global untuk membantu tim kampanye Amien Rais dalam Pemilihan Presiden 2004. Langkah ini menjadi awal keterlibatannya secara intensif di Partai Amanat Nasional (PAN). Karier politiknya melesat tajam. Pada tahun 2015, ia dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, sebuah posisi strategis yang ia emban selama dua periode hingga tahun 2024. Di bawah kepemimpinannya sebagai Sekjen, Eddy dikenal sebagai sosok yang membawa nilai-nilai manajemen profesional ke dalam struktur organisasi partai.
*Dedikasi di Parlemen*
Eddy Soeparno mulai menginjakkan kaki di Senayan sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat III (Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur) pada periode 2019–2024. Di sana, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII yang membidangi energi, riset, teknologi, dan lingkungan hidup. Fokusnya pada transisi energi hijau dan keberlanjutan lingkungan seringkali menjadi sorotan dalam berbagai rapat kerja nasional.
Pada Pemilu 2024, kepercayaan masyarakat kembali diraihnya dengan perolehan suara yang signifikan (66.703 suara), mengantarkannya kembali ke DPR RI. Kini, amanah baru sebagai Wakil Ketua MPR RI dari unsur Fraksi PAN menjadi babak baru dalam perjalanan panjang pengabdiannya.
Pendidikan dan Keluarga
Meski sibuk di dunia politik, Eddy tetap memprioritaskan pendidikan. Ia meraih gelar Sarjana Hukum Internasional dan Magister Hukum Ekonomi dari Universitas Indonesia dengan predikat cum laude. Eddy didampingi oleh istrinya, Sawitri Hardjoprakoso, dan dikaruniai dua orang anak, Sasongko Soeparno dan Safiyya Azzahra.
Perjalanan Eddy Soeparno adalah potret seorang teknokrat yang bertransformasi menjadi politisi. Dari mengelola aset-aset besar di pasar modal Asia hingga merumuskan kebijakan publik di Senayan, Eddy terus membuktikan bahwa integritas profesional adalah modal utama dalam melayani rakyat.[]
- Penulis: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Sumber: Tim/Red


Saat ini belum ada komentar