Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Kepala BNN Dorong Peran Guru Cegah Narkoba, 4,1 Juta Usia Produktif Terjerat

Kepala BNN Dorong Peran Guru Cegah Narkoba, 4,1 Juta Usia Produktif Terjerat

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
  • visibility 115
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 15 Januari 2026| Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan pentingnya peran dunia pendidikan dalam mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait pencegahan dan pemberantasan narkoba. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara dalam Career Day Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) DKI Jakarta ke-10.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (13/1/2026), dan dihadiri jajaran pejabat utama BNN, Wakil Rektor Universitas Negeri Jakarta Prof. Ifan Iskandar, serta Ketua MGBK DKI Jakarta Mutmainah.

Dalam pemaparannya, Komjen Suyudi mengawali dengan filosofi Romawi Kuno Mens Sana in Corpore Sano yang menekankan keseimbangan kesehatan fisik dan mental sebagai fondasi pembentukan generasi unggul.

Ia kemudian mengaitkan isu narkoba dengan agenda besar Indonesia Emas 2045, terutama dalam pengelolaan bonus demografi. Menurutnya, kegagalan melindungi generasi produktif dari ancaman narkoba berpotensi menyeret Indonesia ke jebakan middle income trap.

Suyudi menjelaskan, Presiden Prabowo melalui visi Asta Cita telah menempatkan pemberantasan narkoba sebagai bagian dari reformasi hukum dan tata kelola pemerintahan, bukan sekadar isu kesehatan semata.

BNN mencatat, berdasarkan survei bersama BPS dan BRIN tahun 2025 terhadap 65.825 responden di 34 provinsi, prevalensi penyalahgunaan narkoba mencapai 2,11 persen atau sekitar 4,1 juta penduduk usia produktif. Sementara prevalensi pernah menggunakan narkoba tercatat 2,77 persen atau setara 5,43 juta orang.

“Kelompok usia 25–49 tahun masih mendominasi pengguna narkoba dengan persentase 60,77 persen, disusul usia 15–24 tahun sebesar 22,27 persen,” demikian keterangan tertulis BNN, Rabu (14/1/2026).

BNN juga mengungkap bahwa mayoritas pengguna pertama kali memperoleh narkoba dari lingkungan pertemanan, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Adapun lokasi pertama penggunaan paling banyak terjadi di rumah, kos, apartemen, atau asrama.

Strategi sindikat narkoba, lanjut Suyudi, kerap dimulai dengan pemberian narkoba secara gratis untuk memicu ketergantungan. Setelah itu, korban dipaksa membeli dan bahkan terlibat tindak kriminal, mulai dari pencurian hingga menjadi kurir.

Ia juga menyoroti rendahnya angka rehabilitasi pengguna narkoba yang baru mencapai sekitar 7 persen, akibat berbagai hambatan seperti keterbatasan akses, biaya, serta stigma sosial.

Di sisi lain, tantangan baru muncul di era digital dengan maraknya transaksi narkoba daring dan peredaran New Psychoactive Substances (NPS) yang dikemas dalam bentuk produk kekinian, termasuk cairan rokok elektrik.

“Hasil pemeriksaan laboratorium BNN menemukan sejumlah cairan vape mengandung zat berbahaya seperti Etomidate, Synthetic Cannabinoid, hingga Metamfetamina,” ujar Suyudi.

Ia menegaskan, sejak berlakunya Permenkes Nomor 15 Tahun 2025, Etomidate telah masuk kategori Narkotika Golongan II, sehingga penyalahgunaannya dapat dijerat hukum pidana.

Sebagai respons, BNN mengembangkan gerakan Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak) yang menempatkan keluarga sebagai garda terdepan pencegahan.

Program tersebut juga diperluas ke sektor pendidikan melalui kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan mengintegrasikan materi anti narkoba dalam kurikulum dan pembentukan Satgas Sekolah Bersinar.

“Peran guru, khususnya Guru BK, sangat strategis sebagai wali yang mampu mendeteksi dini perubahan perilaku siswa,” kata Suyudi.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Riuh Tawa Warnai Lomba Tangkap Ikan dan Tinju Air di RT 06 Cibadak

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 252
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bogor] 17 Agustus 2025– Suasana riuh penuh gelak tawa pecah di RT 06 RW 01 Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea, saat panitia agustusan menggelar dua lomba unik dalam rangka peringatan HUT RI ke-80, yaitu menangkap ikan di kolam dan tinju air. Sejak pukul 10.00 WIB, warga dari berbagai usia memadati lokasi acara. Sorak-sorai penonton […]

  • Ini Hasil Klarifikasi Komisi Kejaksaan Terkait Jampidsus Febrie Adriansyah yang Dilaporkan ke KPK

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 171
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Februari 2026| Komisi Kejaksaan (Komjak) angkat bicara tentang pelaporan terhadap Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketua Komjak Pujiyono Suwadi mengatakan, hasil klarifikasi terhadap Febrie menunjukkan, tidak ditemukan adanya penyalahgunaan wewenang sebagaimana yang dituduhkan dalam laporan tersebut. “Terhadap proses pelaporan itu, kami […]

  • Kembali KPK Tangkap Tangan, Kali ini Ade Kuswara Kunang Bupati Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 74
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bekasi, 19 Desember 2025| Ade Kuswara Kunang (Bupati) terkena operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia ditangkap bersama 9 orang lainnya. Publik dibuat hampir tak percaya, namun hal ini dibenarkan oleh juru bicara KPK Budi Prsetyo. “Benar salah satunya Bupati Bekasi,” ujar Budi Prasetyo dalam keterangannya di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, […]

  • Kapolsek Megamendung Pimpin Langsung Operasi Penyakit Masyarakat, Puluhan Botol Miras Ilegal Diamankan

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 124
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Polsek Megamendung, Polres Bogor, melaksanakan operasi penyakit masyarakat yang menyasar peredaran minuman keras ilegal di wilayah hukumnya. Kegiatan ini dilakukan pada Minggu dini hari, 25 Mei 2025, dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Megamendung AKP Yulita Herianti, S.H., M.H. Operasi dimulai sekitar pukul 00.30 WIB dengan menyasar sebuah warung kelontong yang berlokasi di Kampung Cibogo […]

  • Suami Takut Istri Ngaku Dibegal Akhirnya Terungkap ​

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 83
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 24 Agustus 2025| Sebuah laporan dugaan pembegalan yang sempat viral di media sosial, berhasil diungkap kebenarannya oleh Polsek Cibungbulang, Polres Bogor. Ternyata, motor yang diklaim hilang akibat dibegal, sebenarnya telah digadaikan oleh pemiliknya. Pengakuan palsu tersebut dilakukan karena sang pemilik takut kepada istrinya. ​Informasi ini berawal dari video viral yang di sosial media . […]

  • Polisi Pastikan Penanganan Profesional Kasus Dugaan Pemukulan Wartawan di Cileungsi

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 220
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jawa Barat, 24 Januari 2026| Polres Bogor menegaskan komitmennya untuk menangani secara profesional dan transparan kasus dugaan pemukulan terhadap seorang wartawan yang terjadi di lingkungan SKPT Polsek Cileungsi. Setiap laporan masyarakat, termasuk yang menyangkut insan pers, dipastikan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol.Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menyampaikan bahwa proses […]

expand_less