Klarifikasi Kepala SPPG Cigemblong: Akui Telur MBG Mentah Akibat Miskomunikasi Internal dan Siap Berbenah
- account_circle Rls/Red
- calendar_month Sab, 24 Jan 2026
- visibility 78
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Lebak Banten, 25 Januari 2026| Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Amanah Permas Agung, Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak, Rasudin, memberikan klarifikasi terkait viralnya video Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan dalam kondisi mentah di SMAN 1 Cigemblong.
Rasudin membenarkan bahwa dapur SPPG yang ia pimpin merupakan pihak yang mendistribusikan MBG ke sekolah tersebut pada Jumat (23/1/2026). Ia juga mengakui adanya telur ayam yang masih mentah dalam menu MBG hari itu.
“Betul, itu dapur kami, SPPG Amanah Permas Agung Kecamatan Cigemblong. Yang didistribusikan pada hari Jumat memang betul ada telur yang mentah. Itu karena miskomunikasi,” ujar Rasudin kepada wartawan, (24/1).
Ia menjelaskan, telur mentah tersebut terjadi akibat kesalahan saat proses pemindahan dari tempat pengolahan ke tempat pemorsian.
“Telur tertukar dengan yang mentah dari tempat pengolahan, lalu terbawa ke tempat pemorsian. Jadi yang dibagikan ke siswa sebagian masih mentah,” jelasnya.
Rasudin menegaskan, tidak semua porsi MBG mengandung telur mentah. Menurutnya, jumlah telur mentah yang terbagi sekitar 200 ompreng.
“Tidak semuanya. Kurang lebih sekitar 200 ompreng, sesuai telur yang dapat sortir dari peti,” kata dia.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas masukan dan informasi dari berbagai pihak terkait kejadian tersebut, serta menjadikannya sebagai bahan evaluasi internal.
“Terima kasih kepada semuanya yang sudah memberikan informasi dan masukan kepada kami. Ini menjadi bahan evaluasi agar tidak terjadi miskomunikasi seperti ini lagi ke depannya,” ujarnya.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan menu MBG berupa telur dan jagung mentah di SMAN 1 Cigemblong viral di media sosial dan grup WhatsApp. Dalam video tersebut, seorang guru mempertanyakan kelayakan menu MBG yang dibagikan kepada siswa.
Pihak sekolah dan SPPG saat ini masih melakukan evaluasi terkait prosedur distribusi MBG agar kejadian serupa tidak terulang kembali.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Tim/Red






At the moment there is no comment