Breaking News
light_mode
Home » Info Korupsi » KPK Dalami Dugaan Mantan Menaker Ida Fauziyah Terima Uang Pemerasan K3

KPK Dalami Dugaan Mantan Menaker Ida Fauziyah Terima Uang Pemerasan K3

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
  • visibility 28
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 10 Februari 2026| Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan menelaah keterangan saksi dalam persidangan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan. Analisis ini termasuk dugaan mantan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah ikut menerima uang dari pemerasan tersebut.

“Setiap fakta-fakta yang muncul di persidangan oleh JPU (jaksa penuntut umum) KPK akan dilakukan analisis dan konfirmasi juga ya, apakah saksi-saksi itu menyampaikan keterangan yang memang bulat,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, (7/2).

Budi menambahkan, KPK bisa melakukan konfirmasi ulang dengan memeriksa saksi lain selama proses penyidikan.

“Tentu itu semuanya terbuka kemungkinan ya karena memang perkaranya masih bergulir, dan tidak menutup kemungkinan untuk kemudian masih terus akan dikembangkan,” katanya.

Kasus ini mencuat saat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Biro Umum Kemenaker, Dayoena Ivon Muriono, dalam persidangan menyebut adanya aliran uang Rp50 juta yang ditujukan kepada Ida Fauziyah. Uang itu, menurut Ivon, dititipkan oleh terdakwa Hery Sutanto kepadanya untuk diserahkan ke mantan menteri.

“Pak Hery meminta saya untuk menyampaikan kepada Bu Dirjen, dan nantinya ditujukan kepada Ibu Menteri. Saat itu Ibu Ida Fauziyah,” kata Ivon saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jum’at.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 22 Agustus 2025. KPK menetapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer bersama sepuluh orang lain sebagai tersangka dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kemenaker, pada 11 Desember 2025, KPK mengumumkan tiga tersangka baru dalam kasus tersebut.

Mereka adalah mantan Kepala Biro Humas Kemenaker Sunardi Manampiar Sinaga (SMS), mantan Sekretaris Ditjen Binwasnaker dan K3 Kemenaker Chairul Fadhly Harahap (CFH), serta mantan Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemenaker Haiyani Rumondang (HR).

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Egi

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Momen HUT Bhayangkara, GRIB Jaya Ajak Ormas dan Polri Perkuat Sinergi

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 124
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi-Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 tahun 2025 menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan organisasi masyarakat (ormas), termasuk GRIB Jaya. Senin. (30/06/2025)   Ketua GRIB Jaya Ranting Karangharja, Kecamatan Pebayuran, yang akrab disapa Bang Gocir, menyampaikan apresiasi dan komitmennya terhadap peran vital Polri dalam […]

  • Taruna dan PPID Akpol Ikuti Rakernis Humas Polri 2025, Perkuat Kompetensi Kehumasan Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 138
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Semarang| Sejumlah Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan personel Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Akpol mengikuti kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri Tahun Anggaran 2025 yang resmi dibuka di Gedung Serbaguna Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (6/5). Keterlibatan mereka menjadi bagian dari langkah konkret peningkatan kapasitas dan kompetensi di bidang kehumasan dalam mendukung penguatan […]

  • Haryanto, S.E Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Angkat Bicara, Akpersi Jabar: Akan Layangkan Surat Mosi Untuk Bupati Karawang 

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 69
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id -Kabupaten Bekasi, 22 Oktober 2025– Gelombang reaksi publik atas dugaan malpraktik yang menyebabkan meninggalnya Ny. Mursiti, warga Kampung Panahan RT 01/01, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, di RS Hastein Karawang, terus bergulir. Setelah mencuatnya perdebatan sengit dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD Kabupaten Karawang, kini dukungan moral dan sikap tegas datang […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Parungpanjang Polres Bogor Polda Jabar Sambang Dan Beri Himbauan Kamtibmas Kepada Warga

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 114
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor | Bhabinkamtibmas Desa Cikuda Polsek Parung Panjang Polres Bogor Polda Jabar. Aiptu Soma berusaha menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di lingkungan Sesa Cikuda Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor Sabtu (17/5/2025). Sebagai perpanjangan tangan Kapolsek Parungpanjang Kompol D.R. Suharto S.H., M.H. sesuai arahan dari Bapak Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K, M.H., di wilayah […]

  • Menjelang Kunjungan Presiden, Forum Bersama Sipil Banten Sampaikan Lima Isu Strategis

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Rls/Egi
    • visibility 103
    • 2Comment

    Tegarnews.co.id-Banten, 7 Oktober 2025| Menjelang kunjungan Bapak Presiden Prabowo Subianto ke Kabupaten Tangerang, kami yang tergabung dalam Forum Bersama Sipil Banten (FBSB) — perwakilan jurnalis, aktivis, akademisi, organisasi pemerhati lingkungan dan antikorupsi, serta perwakilan mahasiswa dan warga terdampak menyampaikan pernyataan resmi berikut. Pernyataan ini bertujuan memastikan kunjungan Bapak menjadi momentum nyata untuk perbaikan tata kelola, […]

  • Usai OTT di Kejari Tangerang, Sorotan Beralih ke Dugaan Korupsi Lahan RSUD

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 86
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangerang, 28 Desember 2025| Gelombang pembersihan internal di tubuh Korps Adhyaksa Kabupaten Tangerang memasuki babak baru. Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) berinisial HMK oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pencopotan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Afrillyanna Purba, publik kini menuntut penuntasan kasus korupsi kakap yang selama ini mengendap: […]

expand_less