Breaking News
light_mode
Home » Uncategorized » Mancanegara » Akses Hormuz Dibuka Hanya untuk 6 Negara, Apakah ada Nama Indonesia ?

Akses Hormuz Dibuka Hanya untuk 6 Negara, Apakah ada Nama Indonesia ?

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
  • visibility 62
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id -Jakarta, 27 Maret 2026 | Iran mengungkap kebijakan selektif terkait akses pelayaran di Selat Hormuz, jalur vital yang menjadi urat nadi distribusi energi global. Dalam pernyataan terbarunya, Teheran menegaskan bahwa selat tersebut tidak sepenuhnya ditutup, melainkan hanya dibatasi bagi negara- negara tertentu yang dianggap tidak bersahabat. Kebijakan ini secara langsung menyasar Amerika Serikat dan sekutunya, di tengah eskalasi konflik yang melibatkan kepentingan strategis di kawasan.

Sejumlah negara seperti China, India, Pakistan, dan Turki disebut tetap dapat melintasi Selat Hormuz, sementara beberapa negara Eropa seperti Prancis dan Italia masih dalam tahap negosiasi. Di sisi lain, Indonesia tidak termasuk dalam daftar negara yang mendapat akses khusus, sebuah fakta yang memunculkan tanda tanya terkait posisi diplomatik Jakarta di tengah dinamika konflik global yang semakin kompleks. Absennya Indonesia juga berdampak pada kepentingan energi nasional, mengingat ketergantungan terhadap jalur distribusi minyak mentah dari kawasan tersebut.

Pengamat menilai langkah Iran ini bukan semata kebijakan keamanan, melainkan strategi geopolitik untuk menekan Barat sekaligus memperkuat aliansi dengan negara-negara yang dianggap netral atau tidak terlibat langsung dalam konflik. Dengan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melintasi Selat Hormuz, setiap kebijakan pembatasan berpotensi memicu lonjakan harga energi global serta gangguan rantai pasok internasional.

Di tengah situasi yang terus berkembang, posisi Indonesia menjadi krusial untuk dicermati. Sebagai negara dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif, tidak masuknya Indonesia dalam daftar negara yang diizinkan melintas dapat menjadi sinyal perlunya langkah diplomasi yang lebih adaptif. Pemerintah dihadapkan pada tantangan menjaga stabilitas pasokan energi sekaligus mempertahankan keseimbangan hubungan internasional di tengah rivalitas kekuatan besar yang kian terbuka.[]

(Courtesy of berbagai sumber)

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • AS Terpaksa Terima 10 Poin, Trump Akui Jadi Dasar Negoisasi Damai

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 39
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 9 April 2026 | Supreme National Security Council menyatakan bahwa Amerika Serikat kini berada dalam posisi menerima proposal damai yang diajukan Iran sebagai dasar gencatan senjata dalam konflik yang terus memanas di Timur Tengah. Dalam pernyataan resminya, pihak Iran mengklaim bahwa Washington “terpaksa menerima” 10 tuntutan utama yang diajukan Teheran untuk mengakhiri […]

  • Dewan Pers Akan Cabut Ijin Media Yang Meminjam Nama Lembaga Negara Jika Tidak Segera Mengganti

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 215
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 6 Agustus 2025| Dewan Pers menegaskan, akan mengambil langkah tegas terhadap media yang menggunakan nama atau menyerupai nama lembaga Negara tanpa memiliki keterkaitan resmi. Langkah ini dilakukan, untuk mencegah kesalahpahaman publik yang dapat berujung pada penyalahgunaan citra lembaga Negara. Muhammad Jazuli, Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers menyebutkan, pihaknya menemukan sejumlah […]

  • Catut Nama Kapolri dan Atribut Polri, KTA-AKP “Gunakan Dokumen Palsu dan Softgun Jadi Sorotan Serius” di Kuningan

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 39
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kuningan 23 Februari 2026| Informasi yang diperoleh Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) dari media online Kabarsbi com, yang merupakan anggota yang tergabung. Dugaan penyalahgunaan atribut institusi Polri, pemalsuan dokumen berstempel pejabat negara, hingga temuan alat hisap narkotika jenis sabu mengguncang Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Perkara ini terjadi di wilayah hukum Polres Kuningan, Polda […]

  • Warso Tegaskan Penambangan Terjadi Sebelum Masa Jabatannya, Bantah Isu Dugaan Suap

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 65
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kuningan, 10 Februari 2026| Kepala Desa Bantar Panjang, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Warso, menyampaikan klarifikasi terkait pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan suap. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Selasa (10/2/2026), Warso menjelaskan bahwa dirinya memang mendapat pemanggilan dari Polres Kuningan untuk dimintai keterangan. Ia menegaskan, pemanggilan tersebut murni dalam rangka klarifikasi dan bukan sebagai […]

  • Dishub Sumut Fasilitasi Grab dan Ojol Bahas Tarif dan Potongan yang Dinilai Memberatkan

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Darmayanti
    • visibility 172
    • 0Comment

      Tegarbews.co.id – Medan | Setelah ratusan pengemudi ojek online (ojol) menggelar unjuk rasa di depan kantor Grab Medan dan Kantor DPRD sumut, beberapa waktu lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara langsung turun tangan. Pada Jumat (9/5/2025), Dishub Sumut memfasilitasi dialog terbuka antara perwakilan pengemudi ojol dan manajemen PT Grab di Command Center Room, Lt […]

  • Hutan Ketapang Mencekam!!! Saat Loreng TNI Terpaksa Mundur Dikepung 15 WNA Bersenjata

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 107
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Ketapang 17 Desember 2025| Keheningan sore di kawasan tambang emas Desa Pemuatan Batu, Kalimantan Barat, pecah seketika. Bukan oleh suara mesin bor, melainkan oleh teriakan asing dan kilatan senjata yang tak seharusnya ada di tangan warga sipil. Di tanah berdaulat Indonesia, sebuah ironi terjadi: Aparat negara dipaksa mundur oleh sekelompok warga asing. Mata-Mata Udara Jarum […]

expand_less