Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Lapor Pak Polisi, Program Strategis Presiden Prabowo Dihambat Penjual Obat Ilegal di Cicurug?

Lapor Pak Polisi, Program Strategis Presiden Prabowo Dihambat Penjual Obat Ilegal di Cicurug?

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
  • visibility 80
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Sukabumi, 10 November 2025| Ditengah upaya Presiden Prabowo dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas dengan berbagai program strategis nasional untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Peredaran obat keras golongan G seperti Tramadol dan Eximer di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, semakin menjamur dan memicu keresahan masyarakat.

Keresahan dari aktivitas penjual obat keras secara ilegal yang termasuk golongan psikotropika itu, terutama dialami kaum Ibu-ibu karena mayoritas pembelinya berusia remaja sehingga memicu kekuatiran anaknya menjadi korban.

” Saya merasa kuatir anak saya jadi korban peredaran obat keras yang dijual bebas begitu saja. Penjual obat itu, mengancam masa depan anak-anak remaja yang merupakan generasi penerus bangsa,” keluh Rohani (41) warga asal Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Sabtu 8 November 2025.

Ibu tiga anak ini menuturkan, salah satu penjual obat keras ilegal di Desa Benda berlokasi di area ruko Griya Benda Asri secara terbuka dan berlangsung sejak lama. Setiap hari, kata dia lagi, anak-anak usia remaja dan dewasa hilir mudik membeli obat secara bebas.

” Di area ruko Griya Benda Asri, penjual obat keras melayani pembeli hingga malam hari. Anehnya, kenapa dibiarkan oleh pemerintah setempat hingga aparat kepolisian maupun intansi terkait?,” kata dia lagi.

Ironisnya, dari hasil penelusuran lapangan, belakangan diketahui peredaran obat keras golongan G yang dijual secara ilegal di area ruko Griya Benda Asri dikendalikan seorang perempuan yang akrab disapa Bunda Restu. Selain di Griya Benda Asri, penjual obat keras juga bebas melayani pembeli di Kampung Tenjo Ayu, Desa Tenjo Ayu seberang wisata Taman Angsa tepatnya di jalur alternatif Cicurug.

” Iya pak di warung kelontong itu memang menjual obat-obatan golongan G seperti Tramadol dan Eximer. Kalau pembelinya, itu memang anak-anak remaja tapi ada juga yang sudah berusia dewasa,” ujar Ridwan salah seorang warga Desa Tenjo Ayu.

Penjual obat keras secara ilegal lainnya, juga diketahui menjual barang dagangannya di area stasiun Cicurug yang berjarak tidak jauh dari kantor Polsek Cicurug. Disana, penjual memanfaatkan bangunan bekas pos keamanan alias security stasiun untuk melayani pembeli obat-obatan seperti Tramadol, Eximer dan jenis lainnya.

” Bangunan bekas pos keamanan stasiun itu dijadikan lokasi transaksi obat-obatan golongan G. Kalau penjualnya saya tidak tahu, tapi setiap hari ada pembeli yang datang biasanya mengendarai motor,” ujar salah seorang warga yang namanya enggan disebutkan.

Maraknya aktivitas penjualan obat keras golongan G secara ilegal di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mendapat sorotan Dr Lusiana, salah seorang pakar kesehatan dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI). Ia menekankan, bahwa peredaran obat keras ilegal merupakan ancaman serius bagi masyarakat Indonesia terutama kalangan remaja karena berpotensi menyebabkan berbagai dampak negatif bagi penggunanya.

” Obat-obatan tersebut sangat berbahaya, karena bisa menimbulkan kerusakan organ permanen, keracunan bahkan kematian jadi harus menjadi perhatian serius aparat kepolisian dibawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam pemberantasannya,”  jelas Dr Lusiana via selulernya.

Ia juga mengatakan, peredaran obat keras golongan G secara ilegal tidak disertai informasi dosis yang benar, dan mengkonsumsi obat dalam dosis tidak sesuai dapat menggangu fungsi vital tubuh seperti suhu, denyut nadi, sistem pernafasan dan tekanan darah. Selain itu, paparnya, obat keras seperti Tramadol dan Eximer bisa menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis.

” Penjualan obat keras secara ilegal merupakan tindakan malpraktik dan melanggar hukum. Jika melihat risiko bagi kesehatan akibat mengkonsumsinya dan mayoritas pembeli berusia remaja, peredaran obat keras secara ilegal akan menghambat program strategis Presiden Prabowo dalam upaya melahirkan generasi bangsa yang sehat dan cerdas untuk menyongsong Indonesia Emas pada 2045 mendatang,” paparnya.

Dr Lusiana mengajak semua pihak untuk mendukung program mulia yang dicanangkan Presiden Pranowo dalam membangun generasi penerus bangsa. Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) ini menegaskan, demi menjaga masa depan generasi penerus bangsa, maka pencegahan dan pemberantasan obat keras ilegal dan narkotika menjadi tanggung jawab bersama.

‘ Kita harus melindungi generasi muda dari ancaman penjual obat keras ilegal dan narkotika. Pemerintah daerah hingga tingkat Desa, Kemenkes, BPOM dan aparat kepolisian tidak boleh membiarkan generasi bangsa terancam masa depannya akibat praktik ilegal tersebut,’ tegasnya.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Litbang

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Hari Santri Nasional Berlangsung Meriah di Jakarta Timur

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 222
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 24 Oktober 2025| Semangat Hari Santri Nasional 2025 menggelora di Kota Administrasi Jakarta Timur lewat beragam kegiatan lomba dan seminar yang digelar di Ruang Serbaguna Blok C, Kantor Walikota Jakarta Timur, Jum’at (24/10/2025). Kegiatan diikuti perwakilan siswa-siswi hingga santri dari 80 pondok pesantren di Jakarta Timur. Walikota menyambut baik peringatan Hari Santri 2025 di […]

  • Sambang Warga, Bhabinkamtibmas Desa Lumpang Sampaikan Himbauan Kamtibmas Dan Antisipasi TPPO

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 81
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Parungpanjang, Bhabinkamtibmas Desa Lumpang, Aipda Sandri Heri. N bersama Babinsa Serma Ryan Octarianto melaksanakan kegiatan sambang warga di Kampung Kancilmas RT 002 RW 002, Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, (3/7), sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan sambang ini dilakukan sebagai bagian […]

  • Dewan Pers Akan Cabut Ijin Media Yang Meminjam Nama Lembaga Negara Jika Tidak Segera Mengganti

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 198
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 6 Agustus 2025| Dewan Pers menegaskan, akan mengambil langkah tegas terhadap media yang menggunakan nama atau menyerupai nama lembaga Negara tanpa memiliki keterkaitan resmi. Langkah ini dilakukan, untuk mencegah kesalahpahaman publik yang dapat berujung pada penyalahgunaan citra lembaga Negara. Muhammad Jazuli, Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers menyebutkan, pihaknya menemukan sejumlah […]

  • HKTI Hadir untuk Sumatra: Bantuan Darurat dan Pemulihan Lahan Pertanian

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 53
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 1 Januari 2026| Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap kedua bagi korban bencana alam di Pulau Sumatra yang meliputi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Penyaluran yang dilaksanakan di Jakarta, Rabu (31/12/2025) ini untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat terdampak sekaligus menjaga keberlanjutan kehidupan di wilayah yang banyak bergantung pada sektor pertanian. […]

  • Jejak “Emas Hijau” di Rumah Sang Mantan: Ketika Kejagung Membuka Kotak Pandora Tata Kelola Sawit

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 38
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Februari 2026| Pintu gerbang rumah itu mungkin sudah tak lagi menyambut iring-iringan pengawal kenegaraan seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, ketenangan di kediaman Siti Nurbaya Bakar, sosok yang satu dekade memegang kendali Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), mendadak pecah. Bukan oleh tamu diplomatik, melainkan oleh tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung). Di akhir Januari 2026, […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Babakan Polres Bogor Polda Jabar Melaksanakan Kontrol Petugas Ronda Malam, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 118
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Polres Bogor| Untuk mencegah adanya gangguan kamtibmas di wilayah Hukum Polsek babakan madang Polres Bogor Polda Jabar, Bhabinkamtibmas Desa babakan madang , melaksanakan kontrol ronda malam di Pos Kamling Kp.malingping RT.02/02 Desa Babakan madang Kec. Babakan madang Kab. Bogor. yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa babakan madang Aiptu jajang sofian, pada hari selasa malam 06/05/2025. Rabu (07/07/2025) […]

expand_less