Breaking News
light_mode
Beranda » Info Daerah » Lapor Pak Polisi, Program Strategis Presiden Prabowo Dihambat Penjual Obat Ilegal di Cicurug?

Lapor Pak Polisi, Program Strategis Presiden Prabowo Dihambat Penjual Obat Ilegal di Cicurug?

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Sukabumi, 10 November 2025| Ditengah upaya Presiden Prabowo dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas dengan berbagai program strategis nasional untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Peredaran obat keras golongan G seperti Tramadol dan Eximer di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, semakin menjamur dan memicu keresahan masyarakat.

Keresahan dari aktivitas penjual obat keras secara ilegal yang termasuk golongan psikotropika itu, terutama dialami kaum Ibu-ibu karena mayoritas pembelinya berusia remaja sehingga memicu kekuatiran anaknya menjadi korban.

” Saya merasa kuatir anak saya jadi korban peredaran obat keras yang dijual bebas begitu saja. Penjual obat itu, mengancam masa depan anak-anak remaja yang merupakan generasi penerus bangsa,” keluh Rohani (41) warga asal Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Sabtu 8 November 2025.

Ibu tiga anak ini menuturkan, salah satu penjual obat keras ilegal di Desa Benda berlokasi di area ruko Griya Benda Asri secara terbuka dan berlangsung sejak lama. Setiap hari, kata dia lagi, anak-anak usia remaja dan dewasa hilir mudik membeli obat secara bebas.

” Di area ruko Griya Benda Asri, penjual obat keras melayani pembeli hingga malam hari. Anehnya, kenapa dibiarkan oleh pemerintah setempat hingga aparat kepolisian maupun intansi terkait?,” kata dia lagi.

Ironisnya, dari hasil penelusuran lapangan, belakangan diketahui peredaran obat keras golongan G yang dijual secara ilegal di area ruko Griya Benda Asri dikendalikan seorang perempuan yang akrab disapa Bunda Restu. Selain di Griya Benda Asri, penjual obat keras juga bebas melayani pembeli di Kampung Tenjo Ayu, Desa Tenjo Ayu seberang wisata Taman Angsa tepatnya di jalur alternatif Cicurug.

” Iya pak di warung kelontong itu memang menjual obat-obatan golongan G seperti Tramadol dan Eximer. Kalau pembelinya, itu memang anak-anak remaja tapi ada juga yang sudah berusia dewasa,” ujar Ridwan salah seorang warga Desa Tenjo Ayu.

Penjual obat keras secara ilegal lainnya, juga diketahui menjual barang dagangannya di area stasiun Cicurug yang berjarak tidak jauh dari kantor Polsek Cicurug. Disana, penjual memanfaatkan bangunan bekas pos keamanan alias security stasiun untuk melayani pembeli obat-obatan seperti Tramadol, Eximer dan jenis lainnya.

” Bangunan bekas pos keamanan stasiun itu dijadikan lokasi transaksi obat-obatan golongan G. Kalau penjualnya saya tidak tahu, tapi setiap hari ada pembeli yang datang biasanya mengendarai motor,” ujar salah seorang warga yang namanya enggan disebutkan.

Maraknya aktivitas penjualan obat keras golongan G secara ilegal di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mendapat sorotan Dr Lusiana, salah seorang pakar kesehatan dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI). Ia menekankan, bahwa peredaran obat keras ilegal merupakan ancaman serius bagi masyarakat Indonesia terutama kalangan remaja karena berpotensi menyebabkan berbagai dampak negatif bagi penggunanya.

” Obat-obatan tersebut sangat berbahaya, karena bisa menimbulkan kerusakan organ permanen, keracunan bahkan kematian jadi harus menjadi perhatian serius aparat kepolisian dibawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam pemberantasannya,”  jelas Dr Lusiana via selulernya.

Ia juga mengatakan, peredaran obat keras golongan G secara ilegal tidak disertai informasi dosis yang benar, dan mengkonsumsi obat dalam dosis tidak sesuai dapat menggangu fungsi vital tubuh seperti suhu, denyut nadi, sistem pernafasan dan tekanan darah. Selain itu, paparnya, obat keras seperti Tramadol dan Eximer bisa menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis.

” Penjualan obat keras secara ilegal merupakan tindakan malpraktik dan melanggar hukum. Jika melihat risiko bagi kesehatan akibat mengkonsumsinya dan mayoritas pembeli berusia remaja, peredaran obat keras secara ilegal akan menghambat program strategis Presiden Prabowo dalam upaya melahirkan generasi bangsa yang sehat dan cerdas untuk menyongsong Indonesia Emas pada 2045 mendatang,” paparnya.

Dr Lusiana mengajak semua pihak untuk mendukung program mulia yang dicanangkan Presiden Pranowo dalam membangun generasi penerus bangsa. Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) ini menegaskan, demi menjaga masa depan generasi penerus bangsa, maka pencegahan dan pemberantasan obat keras ilegal dan narkotika menjadi tanggung jawab bersama.

‘ Kita harus melindungi generasi muda dari ancaman penjual obat keras ilegal dan narkotika. Pemerintah daerah hingga tingkat Desa, Kemenkes, BPOM dan aparat kepolisian tidak boleh membiarkan generasi bangsa terancam masa depannya akibat praktik ilegal tersebut,’ tegasnya.[]

  • Penulis: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: Litbang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Study Tour Indramayu: Klarifikasi MKKS Dan Tuduhan Pencatutan Nama Kadisdik

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Indramayu, 22 Mei 2025| (GMOCT)- Polemik larangan study tour yang dikeluarkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM),  semakin memanas di Kabupaten Indramayu.  Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Indramayu, Drs. H. Edi Kanedi, M.Pd.,  terlibat dalam kontroversi ini setelah sejumlah SMA di Indramayu tetap menggelar study tour meskipun ada larangan.  Informasi yang dihimpun GMOCT, […]

  • Ciptakan Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua Amankan Ibadah Minggu Kasih Di Gereja GSJA Levin

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor| Guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Cisarua Polres Bogor, personel Bhabinkamtibmas secara rutin melaksanakan kegiatan pengamanan ibadah umat Kristiani di gereja-gereja wilayah binaannya. Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Cisarua Aiptu Saepul M., bersama Anggota Patroli Aipda Sigit dan Pawas Iptu Undang Wanurusman, yang melaksanakan pengamanan kegiatan Minggu […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Parungpanjang Polres Bogor Polda Jabar Sambang Dan Beri Himbauan Kamtibmas Kepada Warga

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id–Bogor| Bhabinkamtibmas Desa Jagabaya Polsek Parung Panjang Brigadir Indra Muhamad Zaelani berusaha menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di lingkungan desa Jagabaya Kec. Parungpanjang Kab. Bogor. Senin (09/6/2025) Sebagai perpanjangan tangan Kapolsek Parungpanjang Kompol D.R. Suharto S.H., M.H. sesuai arahan dari Bapak Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K, M.H. di wilayah desa binaan untuk […]

  • Perilaku Oknum Wartawan Mengaku Kontraktor Proyek Dispora Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi- Ketegasan Presiden Prabowo dalam upaya pemberantasan korupsi serta pemulihan dan penataan keamanaan Negara dari unsur premanisme sepertinya tidak dianggap oleh sebagian orang. Senin. (07/07/2025) Bahkan ketika Menko Polkam RI membentuk Tim Satgas Pemberantasan Premanisme untuk menanggulangi dan memberantas aksi premanisme serta organisasi masyarakat (ormas) yang meresahkan dan mengganggu stabilitas keamanan, ketertiban […]

  • Denny Charter Kritik Ahmad Ali Soal Dapur MBG: Partai Bukan Vendor Negara! ​

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 2 Februari 2026| Implementasi program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) kini tengah menjadi sorotan tajam, menyusul munculnya wacana keterlibatan langsung institusi partai politik dalam pengelolaan teknis di lapangan. Hal ini memicu kekhawatiran mengenai potensi konflik kepentingan dan pelanggaran regulasi terkait fungsi dasar partai politik di Indonesia. ​Polemik ini mengemuka setelah adanya pernyataan dari […]

  • Direktur SDM dan Umum PT Pelindo Salurkan Bantuan Langsung untuk Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Medan, 6 Desember 2025| PT Pelabuhan Indonesia (Persero) kembali memperkuat komitmen sosialnya melalui aksi nyata ditengah masyarakat. Direktur SDM dan Umum PT Pelindo, Dwi Fatan Lilyana, didampingi Executive Director 1 Regional 1, Jonedi Ramli, turun langsung ke Lokasi yang terdampak banjir di Jl. Marelan Raya Pasar 4, Kelurahan Terjun tanggal 5 Desember 2025 untuk menyalurkan […]

expand_less