Longsor Kedalaman 100 Meter Ancam Jalan Utama di Aceh Tengah
- account_circle Rls/Red
- calendar_month Kam, 15 Jan 2026
- visibility 82
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Takengon, 16 Januari 2026| Lubang besar dan dalam akibat longsor beberapa tahun lalu di Kampung Bah, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah kini makin mendekat ke badan jalan lintas Blang Mancung–Simpang Balik.
Pergerakan tanah itu telah terpantau sejak 2002 dan semakin membesar pascagempa Gayo pada 2013. Longsoran terus bertambah dari waktu ke waktu, termasuk saat bencana banjir dan longsor yang terjadi akhir November 2025 lalu.
“Longsoran ini semakin lama semakin bertambah, jangankan hujan deras beberapa minggu yang lalu, diterpa angin saja longsoran bisa makin meluas karena struktur tanah di lokasi tersebut merupakan pasir” kata Kepala Desa Pondok Balik, Aliyono, Kamis (15/1/2026).
Longsor yang memiliki kedalaman kurang lebih 100 meter tersebut hanya tersisa sekitar 5 meter lagi dari jalan utama. Hal itu mengkhawatirkan masyarakat setempat.
Jalan ini menjadi urat nadi transportasi masyarakat, khususnya untuk mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah pun sedang menyiapkan jalan alternatif.
“Kita akan koordinasikan pengerasan jalan bersama Dinas PUPR untuk kenyamanan masyarakat yang menggunakan jalan pada saat hujan” kata Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan.
Merujuk data kajian ESDM Aceh, longsoran di Kampung Bah merupakan jenis pergerakan tanah lambat (slow moving landslide), bukan amblesan tanah tiba-tiba (sinkhole).
Material tanah di lokasi didominasi endapan vulkanik yang mudah jenuh air dan rawan bergerak. Karakter tanah tersebut mudah menghantarkan air, tidak stabil, serta sangat rentan bergerak.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Tim/Red






At the moment there is no comment