Luapan Cibeet–Citarum Picu Banjir Parah di Bekasi, Ribuan Warga Terdampak
- account_circle Husen
- calendar_month Ming, 25 Jan 2026
- visibility 171
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 25 Januari 2026— Banjir setinggi hingga dua meter merendam dua desa di Kabupaten Bekasi, yakni Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, dan Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin. Banjir yang telah berlangsung selama dua hari ini dipicu oleh luapan Sungai Cibeet dan Sungai Citarum sejak Sabtu sore (24/1/2026).
Data sementara mencatat, di Desa Labansari sedikitnya 450 kepala keluarga (KK) terdampak. Sementara di Desa Bojongsari, jumlah warga terdampak mencapai 700 KK. Meski genangan air terus meninggi, sebagian besar warga masih memilih bertahan di rumah masing-masing.

Salah seorang warga Desa Labansari, Martini, mengungkapkan bahwa banjir kali ini bukan yang pertama dalam waktu dekat.
“Dalam seminggu ini sudah dua kali banjir. Kami tidak mengungsi karena tidak ada tempat untuk mengungsi,” ujarnya.
Pemerintah kecamatan mengaku telah berupaya melakukan langkah penanganan. Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur, Aris Sadikin, mengatakan pihaknya sudah berulang kali mengimbau warga untuk mengungsi demi keselamatan.
“Kami sudah beberapa kali menghimbau warga untuk mengungsi dan sudah menyiapkan dapur umum. Namun sebagian warga masih memilih bertahan di rumah,” jelas Aris.
Dari unsur TNI, Kasdim 0509 Kabupaten Bekasi, Mayor Inf Sukoco, menyatakan personel TNI telah diterjunkan ke lokasi terdampak.
“Kami mengerahkan anggota TNI dari Batalyon 843 Taipur untuk membantu evakuasi warga secepatnya serta memberikan bantuan, termasuk obat-obatan,” kata Mayor Sukoco.
Hingga Sabtu malam, banjir di kedua wilayah tersebut masih belum surut. Petugas gabungan dari pemerintah daerah, TNI, dan relawan terus bersiaga di lapangan guna mengantisipasi kondisi banjir yang berpotensi meluas, terutama jika curah hujan tinggi kembali terjadi.
- Author: Husen
- Editor: Husen
- Source: Redaksi






At the moment there is no comment