Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Luar Biasa! PT PHSS Berhasil Melampaui Target Produksi Migas, 14 Ribu Barel / Hari

Luar Biasa! PT PHSS Berhasil Melampaui Target Produksi Migas, 14 Ribu Barel / Hari

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
  • visibility 76
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, Senin 7 Juli 2025| 14 Ribu Barel Sehari! PHSS Cetak Rekor Baru di Semester Pertama 2025. Muara Badak hingga menjelang akhir Semester I tahun 2025, PT. Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) berhasil melampaui target produksi migas di angka produksi minyak sekitar 14 ribu barel per hari (BOPD), dan gas 105 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Pencapaian tersebut di atas target RKAP, yakni masing-masing 104 persen untuk minyak dan 112 persen untuk gas.

Sr. Manager Production & Project Zona 9 Subholding Upstream Pertamina, Mochamad Fariz menyatakan bahwa kinerja produksi yang baik ini diraih berkat langkah-langkah strategis, yang dijalankan para pekerja dan manajemen di Zona 9 yang membawahi PHSS untuk terus memanfaatkan terobosan teknologi dan inovasi.

“Di PHSS, kami terus berupaya mencari cara-cara baru dalam mengoperasikan lapangan, termasuk implementasi berbagai teknologi yang sesuai karateristik lapangan,” jelasnya.

Menurut Fariz, hasil dari sinergi dan konsistensi penerapan inovasi dan teknologi ini berdampak langsung pada peningkatan volume produksi, serta peningkatan keekonomian lapangan.

”Alhamdulillah, inovasi dan teknologi tepat guna yang diterapkan berhasil meningkatkan recovery rate dan keekonomian sumur-sumur migas yang ada,” imbuhnya.

Field Manager PHSS, Widhiarto Imam Subarkah, menyampaikan bahwa keberhasilan dari upaya-upaya peningkatan produksi yang dicapai oleh PHSS mencerminkan komitmen perusahaan dan semua pekerja, yang kuat dalam menjaga keberlangsungan produksi energi Nasional untuk mendukung ketahanan energi Nasional, selaras dengan amanat Asta Cita Presiden RI. Imam memaparkan bahwa salah satu kunci keberhasilan dalam peningkatan produksi ini adalah sinergi yang solid antara perusahaan, pekerja, pemerintah, dan para pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran, keberlanjutan dan keekonomian lapangan- lapangan migas yang dikelola.

“Di PHSS, kami berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait untuk melakukan berbagai upaya untuk menjaga kesinambungan, dan meningkatkan produksi melalui penerapan beberapa metode pengangkatan minyak dan gas,” ujarnya.

Untuk produksi minyak, menurut Imam, Perusahaan menerapkan teknologi pengangkatan buatan atau artificial lift. Salah satunya adalah penggunaan Permanent Coiled-Tubing Gas Lift (PCTGL), yaitu sistem yang memanfaatkan tekanan gas yang tinggi melalui pipa fleksibel yang dipasang secara permanen di dalam sumur. Teknologi ini membantu proses pengangkatan minyak, terutama di sumur yang tekanan reservoirnya sudah menurun.

Tak hanya itu, Perusahaan juga mengimplementasikan teknologi inovatif bernama Thru-Tubing Electric Submersible Pump (TTESP). Ini adalah pompa listrik kecil yang dimasukkan ke dalam sumur melalui pipa tubing yang sudah ada, untuk membantu mengangkat liquid ke permukaan.

Metode ini cukup berhasil untuk sumur tertentu yang kriterianya sesuai dan masih berlanjut. Evaluasinya agar bisa diaplikasikan ke lebih banyak sumur lagi. Sedangkan untuk produksi gas, PHSS melakukan reaktivasi sumur gas secara periodik, sumur gas siklis (cyclic wells), sesuai dengan kemampuan tekanan reservoirnya. Apabila tekanan resevoir sudah tidak cukup untuk mengalirkan hidrokarbon maka sumur perlu ditutup lagi beberapa waktu, agar tekanan reservoir naik kembali dan kemudian dilakukan reaktivasi lagi.

Selain itu, Perusahaan juga memanfaatkan surfaktan untuk membantu pengangkatan gas dari sumur yang memiliki kriteria tertentu dari sisi potensi gas, adanya kandungan air dalam jumlah tertentu dan tekanan reservoir.

Surfaktan berfungsi seperti sabun yang mengurangi tegangan permukaan antara air dan gas, sehingga gas lebih mudah terlepas dari air dan terangkat ke permukaan. Penggunaan surfaktan ini membantu produksi sumur-sumur gas yang masih memiliki potensi untuk diproduksikan tetapi dengan keterbatasan tekanan reservoir.

Imam menambahkan bahwa upaya PHSS lainnya adalah dengan mengoperasikan kompresor gas, yang diletakkan dekat kepala sumur (wellhead compressors). Kompresor ini berfungsi meningkatkan tekanan agar sumur gas dengan tekanan reservoir yang sudah relatif rendah tetap bisa mengalir dari dalam sumur ke permukaan hingga ke stasiun pengumpul. Tak hanya itu, Perusahaan juga menggunakan Flared-Gas Recovery Compressors (FGR), yaitu kompresor yang dimanfaatkan untuk mengkompresi gas yang sebelumnya terbuang atau dibakar (flaring) apabila sedang ada program maintenance, agar dapat diproduksikan kembali dan tidak hilang begitu saja.
Dengan adanya FGR ini PHSS juga membantu untuk mengurangi emisi ke lingkungan.

“Pemanfaatan kompresor- kompresor ini diatur secara optimal, termasuk dengan cara memindahkannya antar lapangan sesuai kebutuhan dan rencana pengembangan wilayah kerja yang sedang berjalan. Hal ini dilakukan agar penggunaan fasilitas produksi menjadi lebih efisien dan fleksibel,” pungkasnya.

PT. Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) merupakan salah satu anak perusahaan PT. Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Zona 9 yang menjalankan pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Wilayah Kerja Sanga Sanga di Kalimantan Timur. Sebagai Kontraktor, kontrak kerja sama bagi pemerintah Indonesia yang diwakili oleh SKK Migas, PHSS bersama anak perusahaan dan afiliasi PHI lainnya terus melakukan beragam inovasi, dan aplikasi teknologi untuk menghasilkan energi yang selamat, efisien, andal, patuh, dan ramah lingkungan demi mendukung keberlanjutan produksi migas Nasional dan mewujudkan
“Energi Kalimantan Untuk Indonesia”.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dulu Kalah Dua Kali, Kini Jadi Gubernur Dua Periode! Inilah Kisah Pantang Menyerah Khofifah Indar Parawansa di Jawa Timur

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 38
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 20 Februari 2026| Dalam politik, kekalahan sering kali dianggap sebagai akhir dari perjalanan. Namun bagi Khofifah Indar Parawansa, kekalahan hanyalah jeda untuk menyusun kekuatan yang lebih besar. Kisah hidupnya di Jawa Timur adalah sebuah pelajaran berharga tentang apa arti sesungguhnya dari kata “pantang menyerah”. Kini, saat ia kembali mengemban amanah sebagai Gubernur Jawa Timur […]

  • DLH Nagan Raya Respon Cepat Dugaan Pencemaran Limbah PT. Surya Panen Subur

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 165
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya, Aceh| Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nagan Raya bergerak cepat menanggapi laporan warga Desa Pulo Kruet terkait dugaan pencemaran limbah oleh PT. Surya Panen Subur.  Laporan tersebut disampaikan melalui Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) pada 30 April lalu. Warga mengeluhkan dampak buruk pembuangan limbah perusahaan ke sungai, terutama saat musim hujan […]

  • Diduga Sebagai Bos Besar Perjudian di Kota Batam, AKAU Tak Bisa Disentuh APH???

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 195
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Batam, 21 September 2025| Nama AKAU disebut sebut dan diduga sebagai Bos Besar perjudian di Kota Batam. Tak main main, AKAU disebut mempunyai lokasi dugaan perjudian di beberapa tempat yang ada di Kota Batam, Sabtu (20/9). Informasi yang awak media terima, dugaan lokasi perjudian tersebut yaitu di Gelanggang Permainan (Gelper) Nagoya Game Zone, Gelper Duta […]

  • Bekasi, Kota Patriot yang Terancam Peredaran Obat Terlarang

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 547
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bekasi] 20 Agustus 2025– Dikenal sebagai Kota Patriot karena sejarah panjang perjuangan warganya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, kini Bekasi dihadapkan pada tantangan serius: maraknya peredaran obat terlarang di kalangan masyarakat, khususnya remaja dan pelajar. Hasil investigasi mengungkap adanya praktik penjualan obat keras terbatas—terutama pil koplo—di sebuah toko di Kelurahan Jatiranggon, Kecamatan Jatisampurna, yang […]

  • Friendly Fun  Minton Antara Pelindo Regional 1 Dan Regional 2 Teluk Bayur Di Pekanbaru Pererat Sinergi  Dan Kekompakan

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Darmayanti
    • visibility 163
    • 0Comment

        tegarnews.co.id – Pekanbaru | 11 Mei 2025Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan antar insan Pelindo, Pelindo Regional 1 dan Pelindo Regional 2 Teluk Bayur menggelar kegiatan Friendly Fun Minton di Kota Pekanbaru. Acara yang berlangsung di GOR Nuansa Pekanbaru ini menghadirkan suasana penuh keakraban dan semangat sportivitas. Kegiatan olahraga persahabatan […]

  • Walikota Bandung Dimintai Tanggapan, Kepala UPT TPU Cikutra: “JANGAN PERNAH, SAYA TIDAK GILA JABATAN” Usai Masalah Jembatan dan Kondisi TPU

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 74
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung, 6 Januari 2026 (GMOCT)| Gabungan Media Online dan Cetak Ternama mendapatkan informasi dari media online Pancabuananews yang tergabung di dalamnya perihal Pernyataan tegas dari Kepala UPT TPU Cikutra, Supena, menjadi sorotan publik setelah muncul serangkaian permasalahan terkait kondisi jembatan akses dan pengelolaan kawasan TPU Cikutra, termasuk adanya referensi terkait pengelolaan TMC Nagrog sebagai pembanding. […]

expand_less