Mengenal Airlangga Hartarto, Sang Insinyur yang Jadi ‘Pilot’ Ekonomi di Era Jokowi Hingga Prabowo
- account_circle Rls/Red
- calendar_month 16 hour ago
- visibility 6
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 20 Februari 2026| Di tengah dinamika transisi kepemimpinan nasional, muncul satu sosok yang seolah menjadi jangkar stabilitas ekonomi Indonesia. Ia adalah Airlangga Hartarto. Kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepadanya untuk kembali menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam Kabinet Merah Putih menjadi bukti sahih bahwa kapasitasnya sebagai teknokrat tak tergantikan.
Tetap Dipercaya!
Menjabat di dua era kepemimpinan yang berbeda—dari Presiden Joko Widodo hingga Prabowo Subianto—menunjukkan bahwa Airlangga bukan sekadar politisi biasa, melainkan arsitek kebijakan yang memiliki visi jangka panjang.
Presisi Insinyur dalam Kebijakan Ekonomi
Latar belakang Airlangga sebagai lulusan Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1987 memberikan warna tersendiri dalam cara kerjanya. Baginya, ekonomi nasional diibaratkan seperti mesin besar yang membutuhkan presisi, kalkulasi matang, dan perawatan berkala.
Logika teknik ini kemudian diperkuat dengan gelar manajemen global dari Wharton School (AS), Monash University, dan University of Melbourne (Australia). Hasilnya adalah sosok pemimpin yang mampu membedah masalah ekonomi makro dengan ketajaman analisis seorang ahli teknologi.
Menembus Badai: Warisan di Era Jokowi
Saat menjabat sebagai Menko Perekonomian di era Jokowi, Airlangga dihadapkan pada tantangan terbesar abad ini: Pandemi COVID-19. Sebagai Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), ia harus menyeimbangkan antara aspek kesehatan dan “napas” ekonomi rakyat.
Beberapa kebijakan monumental yang lahir di bawah komandonya antara lain:
Kartu Prakerja: Transformasi bantuan sosial menjadi peningkatan skill digital bagi jutaan orang.
Omnibus Law Cipta Kerja: Reformasi besar-besaran untuk mempermudah investasi dan menciptakan lapangan kerja.
Hilirisasi Industri: Melanjutkan mimpi besar Indonesia agar tidak hanya menjual bahan mentah ke luar negeri.
Menjaga Momentum di Kabinet Merah Putih
Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk tetap menunjuk Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian periode 2024-2029 disambut positif oleh pelaku pasar. Hal ini dianggap sebagai jaminan bahwa program-program strategis nasional akan terus berlanjut tanpa hambatan transisi yang berarti.
Di bawah bendera Kabinet Merah Putih, Airlangga kini mengemban misi untuk membawa pertumbuhan ekonomi Indonesia menembus angka 8%, sesuai dengan ambisi besar pemerintahan Prabowo-Gibran.
Pemilik Jaringan Luas dan Pengakuan Dunia
Bukan hanya di dalam negeri, reputasi Airlangga juga diakui secara internasional. Ia pernah dianugerahi gelar Honorary Doctorate dari Korea Selatan dan merupakan sosok yang sangat dihormati di kalangan investor global karena pendekatannya yang moderat dan pro-bisnis.
Bagi Airlangga, menjaga ekonomi Indonesia adalah tentang menjaga harapan jutaan rakyat. Dari bangku kuliah Teknik Mesin UGM hingga kursi Menko Perekonomian, ia tetaplah sang “Insinyur” yang bekerja dalam diam namun memastikan seluruh roda ekonomi bangsa tetap berputar menuju kemajuan.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Wikipedia



At the moment there is no comment