Menlu RI Luruskan Soal Isu Iyuran Dewan Perdamaian Sebesar 1 Miliar Dolar AS
- account_circle Rls/Red
- calendar_month Kam, 29 Jan 2026
- visibility 110
- comment 0 comment

Foto: Sugiono Menteri Luar Negeri RI
Tegarnews.co.id-Jakarta, 30 Januari 2026| Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, memberikan klarifikasi penting terkait isu iuran sebesar 1 miliar dolar AS untuk bergabung dalam “Board of Peace” atau Dewan Perdamaian yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dalam penjelasannya di Gedung DPR RI, Sugiono menegaskan bahwa dana tersebut bukanlah sekadar biaya pendaftaran (membership fee), melainkan bentuk kontribusi nyata untuk upaya rekonstruksi Jalur Gaza dan Palestina.
Sugiono meluruskan bahwa pembayaran tersebut tidak bersifat wajib. Negara-negara yang diundang tetap memiliki hak untuk menjadi anggota Dewan Perdamaian selama periode tiga tahun tanpa harus membayar. Namun, bagi negara yang bersedia menyetorkan dana 1 miliar dolar AS (sekitar Rp16 triliun), status keanggotaan mereka akan ditingkatkan menjadi anggota permanen.
Fokus utama dari penggalangan dana ini adalah untuk membiayai pembangunan kembali infrastruktur yang hancur akibat perang serta mencari solusi damai jangka panjang bagi konflik di Gaza.
Mengenai sumber dana dari Indonesia, Sugiono menyatakan bahwa pemerintah masih melakukan kajian mendalam dan menunggu arahan lebih lanjut dari Presiden Prabowo Subianto, mengingat potensi penggunaannya yang mungkin bersumber dari APBN.[*]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: CNN Indonesia






At the moment there is no comment