PBB Sebut Ini Mengerikan! Lebanon Dalam Krisis “Serangan Israel Picu Korban Massal”
- account_circle Rls/Red
- calendar_month 1 minute ago
- visibility 1
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 10 April 2026 | Situasi di Lebanon kembali memanas setelah gelombang serangan Israel dilaporkan terjadi pada Rabu. Dampaknya sangat besar—berdasarkan data otoritas kesehatan Lebanon, sedikitnya 112 orang tewas dan 837 lainnya terluka.
Komisaris Tinggi HAM PBB, Volker Türk, mengecam keras serangan tersebut. Ia menyebut skala kehancuran yang terjadi sebagai sesuatu yang “mengerikan” dan menegaskan bahwa kondisi ini memberi tekanan besar terhadap perdamaian yang rapuh di kawasan.
Di lapangan, tim HAM PBB menggambarkan situasi di Beirut sebagai pemandangan kehancuran—bangunan runtuh, korban jiwa di antara puing, dan kepanikan di berbagai titik.
Rumah sakit dilaporkan kewalahan menangani lonjakan korban. Sementara itu, lebih dari satu juta warga terpaksa mengungsi, memperburuk krisis kemanusiaan yang terus berkembang.
PBB menegaskan bahwa dalam konflik bersenjata, warga sipil harus dilindungi. Setiap operasi militer wajib mematuhi hukum humaniter internasional, termasuk prinsip:
Pembedaan antara sipil dan kombatan.
Proporsionalitas penggunaan kekuatan.
Perlindungan maksimal terhadap warga sipil.
Selain itu, PBB juga menyerukan penyelidikan independen terhadap dugaan pelanggaran serta pertanggungjawaban bagi pihak yang terlibat.
Di tengah eskalasi ini, komunitas internasional didesak untuk segera bertindak menghentikan kekerasan dan mencegah krisis yang lebih luas di Timur Tengah.
Hingga kini, warga sipil masih menjadi pihak paling terdampak—hidup dalam ketakutan, kehilangan tempat tinggal, dan menghadapi ancaman serangan lanjutan.
Krisis ini bukan sekadar konflik inisoal kemanusiaan. Dunia dituntut untuk tidak diam.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: AFP






At the moment there is no comment