Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Tokoh » Peringatan Keras Denny Charter: Danantara Bisa Matikan Kompetisi Sektor Swasta

Peringatan Keras Denny Charter: Danantara Bisa Matikan Kompetisi Sektor Swasta

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
  • visibility 180
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 19 Januari 2026| Pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai memicu diskusi hangat di kalangan pengamat ekonomi dan tokoh politik. Meski digadang-gadang sebagai langkah transformasi menuju penguatan aset negara layaknya Temasek di Singapura, pembentukan super-holding ini dinilai menyimpan risiko struktural yang besar jika tidak dikelola dengan transparansi tinggi. Di tengah upaya memperkuat daya saing BUMN, kekhawatiran mengenai pemusatan kontrol ekonomi dan potensi matinya kompetisi sektor swasta menjadi sorotan utama yang membayangi arah kebijakan ekonomi nasional ke depan.

​Wakil Ketua Umum Pimpinan Nasional Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Denny Charter, memberikan “lampu kuning” terkait potensi munculnya fenomena Etatisme Ekonomi di Indonesia. Menurutnya, rasio aset BUMN Indonesia saat ini sudah berada di level yang sangat signifikan, yakni mencapai kisaran 50% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

​”Data menunjukkan aset BUMN kita mencapai ±Rp10.400 Triliun berbanding PDB yang sekitar ±Rp20.892 Triliun. Ini menandakan Indonesia berada pada posisi State Capitalism (Kapitalisme Negara) yang cukup tebal, mirip dengan Vietnam, dan hanya kalah ekstrem dari China,” ujar Denny Charter dalam keterangannya kepada media, Minggu, 18/1/2026.

Ironi Efisiensi dan Fenomena “Pareto”

Denny menyoroti bahwa besarnya penguasaan aset tersebut tidak berbanding lurus dengan kontribusi yang merata. Ia merujuk pada fenomena “Pareto” di tubuh BUMN, di mana sekitar 80% dividen negara hanya disumbangkan oleh 20% perusahaan saja, terutama dari sektor perbankan (BRI, Mandiri) dan Telkom.

​”Sementara itu, banyak BUMN sektor konstruksi justru terbebani utang jumbo yang akhirnya menjadi beban neraca negara. Jika Danantara hadir hanya untuk mengonsolidasi aset tanpa memperbaiki efisiensi, kita hanya memindahkan masalah ke dalam satu wadah raksasa,” lanjutnya.

​Risiko Etatisme dan Crowding Out

Lebih lanjut, Denny menjelaskan bahwa pembentukan Danantara sebagai super-holding dengan target kelolaan aset mencapai US$ 600 – 900 Miliar (sekitar Rp 9.000 – 14.000 Triliun) berpotensi mematikan sektor swasta melalui risiko Crowding Out.

​”Saat ini saja, swasta seringkali ‘kekeringan’ modal atau harus membayar bunga lebih tinggi karena perbankan lebih memprioritaskan pembiayaan proyek-proyek besar pemerintah lewat BUMN. Jika Danantara menjadi alat kontrol politik terpusat, maka swasta akan makin sulit bergerak. Semua proyek harus lewat ‘restu pusat’. Itulah definisi harfiah dari Etatisme Ekonomi,” tegas Denny.

​Modernisasi atau Sentralisasi ?

Menutup pernyataannya, Denny Charter menekankan bahwa keberhasilan Danantara sangat bergantung pada mekanisme kontrolnya. Jika badan ini mampu bekerja secara profesional dan memaksa BUMN menjadi efisien tanpa terus-menerus “disusui” oleh APBN, maka Indonesia bisa menuju modernisasi ekonomi.

​”Namun, jika tujuannya hanya sentralisasi kekuasaan ekonomi di satu tangan, maka ini adalah ancaman serius bagi iklim kompetisi usaha di Indonesia. Kita tidak ingin negara berubah dari ‘wasit’ menjadi ‘pemain tunggal’ yang mematikan pemain lainnya,” Tutup Wakil Ketua Umum PKN tersebut.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Sumut Bantah OTT Personel Satlantas Polrestabes Medan

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 210
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id -Medan, Hanya Penindakan Disiplin Redaktur Ferry Napitupulu, 18 September| Polda sumut bantah ott personel satlantas polrestabes medan hanya penindakan disiplin Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan.   Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Ferry Walintukan, membantah kabar yang menyebut bahwa penangkapan dua personel Satlantas Polrestabes Medan pada Rabu (17/9/2025) merupakan Operasi Tangkap […]

  • Paguyuban Anak Cironggeng Meriahkan HUT RI Ke-80

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 286
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi] 18 Agustus 2025- Suasana penuh keceriaan dan kekompakan menyelimuti Kampung Kedung Lotong RT 03/07, Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, saat warga bersama-sama merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025). Berbagai kegiatan digelar meriah, mulai dari aneka perlombaan, panggung hiburan, santunan anak yatim, hingga doa bersama sebagai wujud rasa syukur […]

  • Berdesakan Mengambil Nomor Antrian Tebus Pangan Murah di Duren Sawit, Seorang Warga Pingsan

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Syarif Hidayatullah
    • visibility 316
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta | Beredar video seorang warga pingsan saat sedang mengantri nomor antrian Tebus Pangan Murah di RPTRA Duren Sawit Bersatu, Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur. Kamis, (17/07/2025). Korban diduga kelelahan akibat terlalu lama berdiri menunggu giliran mengambil nomer antrian dan saling berdesakan dengan warga lainnya. Terlihat dari rekaman video bahwa ratusan warga sedang […]

  • Kampanye Nasional Kusta, Menkes Janjikan Insentif, Gubernur Dorong Peran Desa

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 217
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bekasi– Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M melakukan kunjungan kerja dalam rangka program penanggulangan kusta di Kabupaten Bekasi, Rabu (23/7/2025).   Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Serang Baru dan dihadiri oleh lebih dari 300 peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Dalam […]

  • Krisis Sampah Di Desa Simpangan: DPD Koalisi Kawali Indonesia Lestari Kabupaten Bekasi Kecam Kelalaian Stakeholder Pemkab Bekasi

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Syarif Hidayatullah
    • visibility 139
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bekasi| Kondisi pengelolaan sampah di Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, kian memprihatinkan. Terjadi penumpukan sampah liar yang bahkan dibakar secara terbuka, sehingga menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Ketua DPD Koalisi Kawali Indonesia Lestari Kabupaten Bekasi, Sopian, menyampaikan keprihatinannya terhadap lemahnya pengawasan dari para stakeholder di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, […]

  • Sidang Mediasi atas “Gugatan Abunawas” Paulus George Hung di PN Sorong Gagal, Kini Masuk Sidang Pokok Perkara

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 101
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Sorong| Sidang mediasi atas gugatan perdata terkait sengketa tanah yang terletak di Kelurahan Supraw, Kecamatan Maladum Mes, Kota Sorong, Papua Barat Daya, yang digelar di PN Sorong akhirnya dinyatakan gagal total. Gugatan yang dikenal dengan “gugatan tipu-tipu ala Abunawas” yang diajukan oleh Paulus George Hung alias Ting-Ting Ho alias Mr. Ching terhadap Samuel Hamonangan Sitorus […]

expand_less