Breaking News
light_mode
Home » Uncategorized » Mancanegara » Internasional » Politik » PKS, Partai Penentu yang Bisa Ubah Peta Politik Pilkada

PKS, Partai Penentu yang Bisa Ubah Peta Politik Pilkada

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
  • visibility 41
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 8 Januari 2026| Perdebatan mengenai usulan pengembalian pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD kian mengerucut. Di tengah mayoritas partai parlemen yang telah menentukan sikap, perhatian publik kini tertuju pada satu partai yang belum menyatakan posisi secara tegas: Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sejumlah partai seperti Gerindra, Golkar, PKB, Demokrat, NasDem, dan PAN secara terbuka mendukung pilkada melalui DPRD. Di sisi lain, PDI Perjuangan menegaskan penolakan. Di antara dua kutub tersebut, PKS berada pada posisi strategis—dan justru karena itu, sikapnya menjadi yang paling dinantikan publik.

Direktur Eksekutif IndexPolitica, Alip Purnomo, menilai PKS tengah berada dalam fase kalkulasi politik yang krusial. Menurutnya, PKS dihadapkan pada pilihan antara keuntungan jangka pendek dalam lingkar kekuasaan atau konsistensi sikap untuk membangun modal politik jangka panjang.

“PKS sedang menghitung arah: memilih kenyamanan menabung uang dalam kekuasaan hari ini, atau konsistensi sikap untuk menabung suara menuju Pemilu 2029,” ujar Alip.

Secara matematis, lanjut Alip, keberadaan PKS di barisan pendukung pilkada DPRD tidak menentukan. Koalisi pendukung kebijakan tersebut telah mengantongi suara yang cukup untuk memenangkan voting di parlemen; dengan atau tanpa PKS, permainan tetap berjalan. Karena itu, secara politik justru lebih rasional bagi PKS untuk mengambil posisi berseberangan.

“Bergabung dengan koalisi pilkada DPRD tidak menambah nilai politik apa pun bagi PKS. Sebaliknya, jika PKS bersama PDIP menolak kebijakan ini, mereka akan tampil sebagai kekuatan moral—partai yang berpihak pada rakyat dan menjaga marwah reformasi,” jelasnya.

Menurut Alip, sikap tersebut berpotensi melahirkan konfigurasi politik baru yang menarik: koalisi nasionalis–religius dengan daya tarik elektoral kuat. “Kalau mau simbolik, ini bisa disebut koalisi merah-putih sejati. PDIP dengan merahnya, PKS dengan putihnya,” katanya.

Koalisi semacam ini dinilai berpotensi menjadi magnet bagi suara protes rakyat—kelompok pemilih yang kecewa terhadap demokrasi yang semakin elitis, transaksional, dan menjauh dari kepentingan publik. Dalam konteks Pemilu 2029, suara-suara tersebut dapat menjadi penentu arah politik nasional.

Menanggapi anggapan bahwa PKS dan PDIP sulit dipertemukan karena perbedaan ideologi, Alip menilai pandangan tersebut mengabaikan fakta sejarah politik Indonesia.

“Secara historis, PKS justru memiliki saham politik besar dalam proses yang mengantarkan Megawati ke kursi presiden. PKS—yang saat itu masih bernama Partai Keadilan—merupakan salah satu kekuatan politik efektif yang secara konsisten menekan Gus Dur untuk mundur karena terkait dugaan kasus Bulogate dan Brunaigate. Rangkaian tekanan politik itulah yang membuka jalan bagi Megawati Soekarnoputri menjadi presiden. Sejarah ini tidak bisa dihapus begitu saja,” tegasnya.

Alip menambahkan, keputusan PKS hari ini bukan sekadar soal posisi politik jangka pendek, melainkan tentang bagaimana partai tersebut akan dicatat dalam sejarah demokrasi Indonesia.

“Publik sedang menunggu: apakah PKS akan tenggelam dalam pelukan kekuasaan, atau berdiri sebagai partai yang tetap kritis ketika demokrasi dibajak oleh kepentingan elit,” pungkasnya.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya Guncang Sistem Lama: “Kalau Kebenaran Dianggap Ancaman, Mungkin Kita Terlalu Lama Hidup dalam Kebohongan”

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 247
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 26 Oktober 2025| Nama Purbaya, Menteri Keuangan Republik Indonesia, menjadi trending topic global setelah pernyataannya yang kontroversial namun penuh ketegasan mengguncang panggung politik nasional. Melalui serangkaian pernyataan publik, Purbaya membuka tabir sejumlah praktik yang selama ini diduga membungkam suara rakyat dan mengunci akses terhadap proyek-proyek strategis milik publik. Di tengah gelombang kritik dan dukungan, […]

  • Diduga Ada Unsur Kesengajaan, Sidang Pra Peradilan Li Sam Ronyu Kembali Ditunda Untuk Ketiga Kalinya

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 92
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangerang 9 Juli 2025| Sidang Pra Peradilan kasus tanah Li Sam Ronyu, seorang nenek dari Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, kembali untuk ketiga kalinya ditunda di Pengadilan Negeri Tangerang pada hari Rabu, 09 Juli 2025. Penundaan ini disebabkan termohon tidak siap dengan jawaban agenda sidang pra Peradilan, sehingga Majelis Hakim menunda persidangan pra Peradilan […]

  • Gratis Untuk Masyarakat, Polsek Megamendung Siap Melayani Penitipan Kendaraan & Barang Berharga “Mudik Lebik Aman”

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Rls/Dekka
    • visibility 11
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bogor, 12 Maret 2026 | Polsek Megamendung Polres Bogor Polda Jabar hadir untuk masyarakat, siap melayani penitipan kendaraan serta barang berharga lainnya yang ditinggal mudik agar lebih aman dan tidak dipungut biaya apapun, yang mana spanduk telah kita pasang dititik depan Mako polsek Megamendung dan Kantor Kecamatan Megamendung Agar Terlihat terjangkau bagi warga […]

  • PPWI Ajukan Permohonan Bantuan ke Beberapa Kedubes untuk Korban Bencana Sumatera

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 120
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Desember 2025| Merespon gelombang bencana alam yang baru-baru ini melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN PPWI) telah mengambil langkah cepat untuk memobilisasi dukungan internasional. Pada hari Rabu, PPWI secara resmi mengajukan permohonan bantuan kemanusiaan kepada beberapa Kedutaan Besar negara sahabat di Jakarta, menyatakan keprihatinan […]

  • Bisnis BBM 15 Ton Per Hari dan Margin Miliaran, Koperasi Sayaga Bungkam, Anggota Diduga Tidak Menerima SHU

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 554
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Cibinong Bigor, 17 Agustus 2025| Koperasi Jasa Sayaga Korpri Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memilih bungkam terkait bisnis Bahan Bakar Minyak (BBM) 15 ton per hari dengan margin miliaran rupiah yang dijalankan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.169.33. Bungkamnya Koperasi Sayaga Ketidakjelasan ini terungkap setelah surat konfirmasi dari tipikorinvestigasi.com tertanggal 8 Juli 2025 hanya […]

  • Dugaan Proyek Pertamina di Pebayuran Tanpa AMDAL, Warga Karangharja Jadi Korban Debu dan Jalan Licin

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 213
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 22 September 2025– Warga Kampung Tambun RT 014/005, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, kini harus menanggung dampak serius dari aktivitas dam truk pengangkut tanah untuk proyek Pertamina. Debu pekat beterbangan masuk ke rumah, suara bising kendaraan besar mengganggu istirahat, hingga jalan desa yang menjadi licin dan rawan kecelakaan. Senin. (22/09/2025). […]

expand_less