Breaking News
light_mode
Home » TNI & Polri » Polisi Selidiki Pabrik Tekstil di Cikancung Bandung Yang Terbakar

Polisi Selidiki Pabrik Tekstil di Cikancung Bandung Yang Terbakar

  • account_circle Rls/Kendil
  • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
  • visibility 563
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bandung, 3 Nopember 2025| Sebuah peristiwa  kebakaran hebat melanda PT Mastex Jaya Lestari yang berlokasi di Kp Cilulumpang, Desa Cikasungka, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, pada hari Minggu, 2 November 2025. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.S.I.K., M.H mengatakan bahwa menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat berupa percikan api di bagian atas blower. Percikan tersebut dengan cepat menyebar dan merambat ke bagian atas pabrik.

Saksi sempat mencoba memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun upaya tersebut tidak berhasil menjinakkan api.

Api pun semakin membesar dan dengan cepat melahap gedung HJL serta gudang benang di kompleks pabrik tersebut. Meskipun kobaran api cukup besar dan meluas, dilaporkan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam insiden kebakaran ini.

Terkait peristiwa ini, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut. “Kami telah menerima laporan mengenai kebakaran di PT Mastex Jaya Lestari di Cikancung, Kabupaten Bandung, sore hari ini. Puji syukur, informasi awal yang kami terima menyebutkan tidak ada korban jiwa atau pun korban luka-luka dalam musibah ini,” terang Kombes Pol Hendra Rochmawan kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa saat ini, tim pemadam kebakaran masih berjibaku melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menyisakan bara.

“Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Kepolisian masih di lokasi untuk menangani sepenuhnya. Fokus kami saat ini adalah pendinginan dan mengamankan area. Untuk penyebab pasti dan kerugian materil masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian,” tuturnya.

Perkembangan lebih lanjut mengenai penyebab dan total kerugian material akan segera dilaporkan kembali seiring proses penyelidikan yang berlangsung.[*]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Pelanggaran Prosedur Hukum Dalam Kasus Penjualan Susu: Keluarga Terlapor Lapor Propam

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 112
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, Jawa Barat (GMOCT) 25 Juni 2025| Sebuah laporan resmi ke Propam Polri (nomor SPSP2/002800/VI/2025/BAGYANDUAN) telah diajukan oleh keluarga Muhammad, terlapor dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen. Laporan tersebut mempertanyakan prosedur penyidikan yang dianggap tidak sesuai standar, termasuk kedatangan polisi tanpa surat perintah dan berpakaian preman. Keluarga Muhammad juga membantah tuduhan penjualan susu ilegal, menjelaskan […]

  • Diduga Ada Rekayasa Dokumen, SHP Indocement Disebut Sudah Diperpanjang Tanpa Musyawarah Desa

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 92
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Cirebon, 13 Oktober 2025| Polemik perpanjangan Surat Hak Pengelolaan (SHP) PT Indocement di Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, memasuki babak baru. Aparat desa dan kecamatan menolak dugaan bahwa tanda tangan mereka menjadi dasar pengajuan perpanjangan SHP ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Mereka menegaskan, tanda tangan tersebut hanya sebagai bukti penerimaan undangan Jaring Aspirasi Masyarakat (JUM) terkait […]

  • Perusahaan Outsourcing di Banten Diduga Lakukan Pungli, Kadiv Investigasi GMOCT Angkat Bicara

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 79
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Serang (GMOCT) 8 November 2025| Praktik pungutan liar (pungli) yang diduga melibatkan sejumlah perusahaan outsourcing di Provinsi Banten telah memicu kecaman keras dari berbagai aktivis dan Gabungan Media Online Cetak Ternama (GMOCT). Modus operandi yang sering terjadi adalah permintaan sejumlah uang, yang bisa mencapai jutaan rupiah, kepada calon pekerja dengan iming-iming mendapatkan pekerjaan atau […]

  • Sumpah Pemuda ke-97, Walikota Ajak Pemuda Jakarta Timur Kerja Keras dan Kontribusi Nyata

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 210
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Jakarta, 28 Oktober 2025| Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, mengajak para pemuda untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa dengan kerja keras dan kontribusi nyata di lingkungan masing-masing. Hal tersebut disampaikannya usai Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke -97 tahun 2025, yang digelar dengan khidmat di halaman Kantor Walikota, Selasa (28/10/2025). “Alhamdulillah telah selesai kita melaksanakan […]

  • Bhabinkamtibmas Sambang Lokasi Pembangunan Pos Koramil Megamendung, Wujud Sinergitas TNI–Polri–Linmas

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 92
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka memperkuat sinergitas TNI-Polri dan menjaga keamanan di wilayahnya, Bhabinkamtibmas Desa Cipayung Girang, Polsek Megamendung, Polres Bogor, Aiptu M. Kholik, melaksanakan giat sambang lokasi pembangunan Pos Koramil Megamendung di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Kamis (26/07/2025). Selain memantau situasi di lokasi pembangunan, Aiptu M. Kholik juga menjalin komunikasi dengan pekerja proyek serta […]

  • Oknum Wartawan Diduga Peras Toko Kelontong di Bekasi

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Rls/M.ifsudar
    • visibility 101
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 17 September 2025| Alih-alih lakukan kontrol sosial, seorang oknum yang katanya wartawan berinisial “H” lakukan tindakan tak terpuji, diduga telah melakukan pemerasan terhadap salah seorang penjaga toko, dan mengacam “Dia (H) datang ketoko, dia bilang mau laporin ini toko ke pihak yang berwajib, terus dia bilang mau bawain RT/RW ke toko kelontong karena kabarnya […]

expand_less