Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Proyek Drainase Rancaekek Mangkrak: Ketidakjelasan Anggaran Dan Kinerja DPUTR Dipertanyakan, Kadis Bungkam

Proyek Drainase Rancaekek Mangkrak: Ketidakjelasan Anggaran Dan Kinerja DPUTR Dipertanyakan, Kadis Bungkam

  • account_circle Tim/Red
  • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
  • visibility 98
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kabupaten Bandung, Jawa Barat Jum’at 20 Juni 2025|(GMOCT)-Proyek normalisasi drainase di Desa Rancaekekwetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang dimulai Maret 2025, kini mangkrak dan menimbulkan keresahan warga. Informasi yang diperoleh Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) dari media online Matainvestigasi.com menunjukkan proyek tersebut terhenti setelah tahap pembongkaran saluran air, tanpa ada kelanjutan pekerjaan.

Kondisi ini dinilai Pemerhati Sosial dan Aktivis Kebijakan Publik, Dicky Winandi, sebagai cerminan perencanaan yang buruk dan kurangnya pengawasan. Ia menekankan pentingnya kajian dan perencanaan matang sebelum pelaksanaan proyek, serta peran aparat penegak hukum dalam pengawasan proyek pemerintah. Dicky juga menyoroti minimnya transparansi dan akuntabilitas dalam proyek ini.

Ketidakjelasan Anggaran dan Informasi Publik

Data di situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) tidak mencantumkan informasi detail mengenai anggaran proyek normalisasi drainase di Rancaekekwetan. Ketiadaan papan informasi di lokasi proyek semakin memperparah ketidakjelasan ini. Warga pun kebingungan mengenai besaran anggaran dan target penyelesaian proyek. Pembongkaran drainase yang belum dilanjutkan justru merugikan ekonomi warga sekitar.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung, Zeis Zultaqawa, hingga saat ini masih bungkam dan belum memberikan keterangan terkait proyek tersebut. Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan kecurigaan dan mempertanyakan kinerja DPUTR Kabupaten Bandung. GMOCT mendesak DPUTR untuk segera memberikan klarifikasi dan transparansi terkait proyek ini, serta menyelesaikan pekerjaan sesuai rencana dan anggaran yang telah ditetapkan. Ketidakjelasan ini menimbulkan kerugian materiil dan non-materiil bagi negara dan masyarakat.

#No Viral No Justice

#DPUTR Kab. Bandung

Team/Red (Matainvestigasi)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama.

  • Author: Tim/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: GMOCT

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Mantan Polisi Dicuri Polisi di Kantor Polisi, Didiamkan Polisi: Inilah Potret Paling Bangsat Penegakan Hukum di Indonesia

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 96
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Manado, 11 Februari 2026| Kasus kehilangan mobil Toyota Fortuner milik AKP (Purn) Saleh Paramata di Minahasa, Sulawesi Utara, menjadi sorotan publik. Ironisnya, pelaku pencurian adalah seorang anggota polisi aktif, Briptu Chlifen Bawulele, yang berdinas di Polsek Toulimambor. Laporan resmi telah diajukan ke Polres Minahasa, Polda Sulawesi Utara, bahkan Mabes Polri dan Divpropam Polri. Namun, hingga […]

  • Iwakum Terima Penghargaan Pada Peringatan Hari Pers Nasional 2026

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 45
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 10 Februari 2026| Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) menerima penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Iwakum dalam penguatan jurnalisme hukum dan perlindungan kebebasan pers di Indonesia. Penghargaan PWI Awards itu diterima langsung oleh Ketua Umum Iwakum, Irfan Kamil, dalam […]

  • Ngeri !!! Ungkap Ketua LPM Desa Helvetia Mengejutkan Ini Penjelasan nya

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle Darmayanti
    • visibility 226
    • 0Comment

      tegarnews.co.id – Labuhan Deli | Dugaan adanya pencurian dana desa tersistem oleh perangkat Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang bukanlah hal yang menghebohkan. “Pencurian dana desa sudah dilakukan secara tersistem dan bahkan terang-terangan oleh aparatur Desa Helvetia,” ucap Ketua LPM Desa Helvetia Batara Lubis, Selasa (13/5/2025). Dalam keterangannya Batara menyebutkan adanya indikasi […]

  • Tak Ada Tempat Bagi Yang Melanggar: POLRI Hukum Anggota Resmob Gajah Mungkur, GMOCT Apresiasi Kinerja Propam Polda Jateng

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 102
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Semarang| Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang menjatuhkan sanksi tegas terhadap Aiptu Arisubekti, anggota Reserse Mobil (Resmob) Polsek Gajah Mungkur. Aiptu Arisubekti terbukti melanggar disiplin dan dijatuhi hukuman tahanan provos selama tujuh hari serta penundaan kesempatan pendidikan selama satu periode. Jum’at, (23/05/2025) Sidang disiplin yang digelar tertutup di Aula Lantai 3B Mapolrestabes Semarang pada pukul […]

  • Warga Kampung Ciranggon Cikarang Timur Menggelar Acara Babaritan

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 89
    • 0Comment

    Warga Kampung Ciranggon Cikarang Timur Menggelar Acara Babaritan   Tegarnews.co.id – Bekasi- 18  Agustia 2025 Warga Kampung Ciranggon tumpah ke jalan di tengah Kampung Ciranggon dalam rangka melaksanakan Babaritan tradisi leluhur sebagai wujud rasa sukur kepada Allah Swt, acara yang diikuti seluruh warga Kampung Ciranggon dengan membawa berbagai makanan tradisional juga tumpeng Desa Cipayung yang […]

  • Jejak Rumpun Bokko Pento di Morowali: Diakui Raja Bungku Sejak 1932

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 21
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Morowali, 12 Februari 2026| Di pedalaman Sulawesi Tengah tersimpan kisah tentang jejak peradaban Toraja di wilayah Kerajaan Bungku. Sejarah ini bermula pada 1932, ketika Bokko Pento, seorang tokoh adat suku Toraja, memimpin lebih dari 200 orang meninggalkan Tanah Toraja. Perjalanan tersebut bukan sekadar perpindahan tempat tinggal, melainkan upaya menyelamatkan adat, keyakinan, dan kehidupan dari tekanan […]

expand_less