Qodari Dorong Penataan Bantaran Sungai Kahayan Demi Kualitas Hidup Warga Palangka Raya
- account_circle Rls/Red
- calendar_month Rab, 14 Jan 2026
- visibility 85
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Palangka Raya, 15 Januari 2026| Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) meningkatkan penataan Kawasan bantaran Sungai Kahayan sebagai upaya untuk menjaga kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai.
“Program ini juga merupakan upaya kita untuk mencari solusi bagi masyarakat di bantaran sungai agar tetap beraktivitas ekonomi di situ dan bertempat tinggal secara legal mengingat bantaran sungai merupakan Kawasan jalur hijau,” kata Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin di Palangka Raya, Selasa.
Pernyataan itu diungkapkan Wali Kota Palangka Raya dua periode ini pada acara penyampaian paparan kondisi dan pengembangan infrastruktur Kota Palangka Raya kepada Kepala Staf Kepresidenan RI, Muhammad Qodari di Ruang Rapat Petang Karuhei I Kantor Wali Kota Palangka Raya.
Fairid menerangkan, pada penataan Kawasan bantaran Sungai Kahayan tersebut, master plan program dibagi menjadi tujuh zonasi. Zona pertama terkait penataan ruang sosial dan publik, komersil, museum wisata amphitheater dan promenade. Zona kedua relokasi pemukiman, komersil, fasilitas umum dan sosial, RTH dan lombah sungai dan promenade.
Zona kegiga adalah city center, komersil dan promenade. Zona keempat adalah relokasi permukiman, wisata kuliner dan promenade. Zona kelima adalah relokasi permukiman, budidaya perikanan dan promenade.
Selanjutnya zona keenam adalah relokasi permukiman dan promenade dan zona ketujuh adalah mice, teraskota Palangka Raya dan promenade.
Program ini direncanakan dilaksanakan dengan total rencana anggaran mencapai Rp200,67 miliar lebih. Pada 2027 dilaksanakan pekerjaan dinding penahan tanah dan timbunan, pekerjaan koridor promenade dan pekerjaan koridor penghubung. Pada 2028 dilaksanakan pekerjaan dermaga waterfront, theater hall dan parking area dan pada 2029 dilaksanakan pekerjaan public spade, mekanikal, elektrikal dan plumbing.
Fairid Naparin, melalui KSP Muhammad Qodari meminta dukungan pemerintah pusat dalam menyukseskan program pembangunan dan pengembangan Kota Palangka Raya, mengingat terbatasnya anggaran yang dimiliki pemerintah daerah di tengah efisiensi.
Kepala Staf Kepresidenan mengatakan bahwa penataan bantaran sungai harus dilakukan secara komprehensif dengan fokus utama pada perbaikan kualitas kehidupan masyarakat, terutama yang tinggal dan beraktivitas di Kawasan tersebut.
“Di kawasan itu terdapat permukiman yang masih tergolong kumuh. Sehingga perlu penataan agar kualitas rumah, lingkungan, dan kehidupan warganya bisa meningkat. Selain itu, karena secara fungsi merupakan kawasan hijau, ke depan harus ditata agar kondisi sungai dan lingkungannya juga menjadi lebih baik,” katanya.
Dia menambahkan, pembangunan “waterfront city” di bantaran Sungai Kahayan ini tidak boleh hanya berorientasi pada aspek fisik semata, tetapi harus menyentuh persoalan sosial yang ada di masyarakat.
“Pendekatan utamanya adalah penyelesaian masalah sosial. Saat ini masih tahap diskusi awal dan akan berlanjut ke pembahasan berikutnya. Intinya, bagaimana kualitas dan kondisi Kota Palangka Raya bisa semakin meningkat,” kata Qodari.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Tim/Red






At the moment there is no comment