Breaking News
light_mode
Beranda » Sains & Technology » Revolusi “Directed Energy” Mengganti Kekuatan Kasar Dengan Presisi Gelombang di Industri Pengeboran

Revolusi “Directed Energy” Mengganti Kekuatan Kasar Dengan Presisi Gelombang di Industri Pengeboran

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Jakarta, 19 Januari 2026| Selama lebih dari satu abad, industri pengeboran minyak, gas, dan pertambangan mengandalkan prinsip yang sama: kekuatan mekanis kasar. Mata bor baja atau intan (diamond bit) dihantamkan dan diputar melawan batuan keras untuk mencapai sumber daya di perut bumi. Namun, serangkaian paten yang membentang dari tahun 1980-an hingga inovasi terbaru di Asia menunjukkan pergeseran paradigma. Kita sedang bergerak dari era “menghancurkan” menuju era “melemahkan dan menguapkan” menggunakan energi terarah (directed energy).

Gelombang Mikro: Melemahkan Lawan Sebelum Menyerang. Konsep dasar penggunaan gelombang mikro dalam pengeboran bukanlah untuk melelehkan batu menjadi lava, melainkan untuk merusak integritas strukturalnya.
Merujuk pada US Patent 5,003,144 (1991) oleh Lindroth dkk., prinsip utamanya adalah “Microwave assisted hard rock cutting”. Batuan keras umumnya memiliki kandungan air atau mineral tertentu yang menyerap gelombang mikro. Ketika dipapar energi ini, air di dalam pori-pori batuan memanas dan memuai dengan cepat, menciptakan tekanan internal yang menyebabkan micro-fracturing (retakan mikro).

Dalam aplikasi lapangan, teknologi ini berfungsi sebagai sistem hybrid. Sebuah pemancar gelombang mikro bekerja di depan mata bor mekanis. Batuan yang sudah “dilunakkan” atau diretakkan oleh gelombang mikro kemudian dipotong oleh mata bor konvensional dengan jauh lebih mudah.

Pengembangan lebih lanjut terlihat pada WO 2014/026004, yang memperkenalkan penggunaan “fluida absorptif”. Ini adalah taktik cerdas di mana cairan pengeboran dimodifikasi untuk menyerap energi gelombang mikro, mempercepat proses pengelupasan permukaan batu. Bahkan sejak 1987, R. Wilson (US 4,638,863) telah mematenkan metode pemanasan formasi bawah tanah untuk stimulasi sumur, membuktikan bahwa gelombang mikro bisa meningkatkan permeabilitas batuan agar minyak mengalir lebih lancar.

Laser: Presisi Bedah di Kedalaman Ribuan Kaki. Jika gelombang mikro bertindak sebagai “palu” yang meretakkan, maka laser adalah “pisau bedah” yang memotong.
Serangkaian paten penting (US 7,487,834 dan US 2006/0237233) menyoroti fenomena yang disebut spallation (spalasi). Ketika sinar laser berkekuatan tinggi diarahkan ke batuan, permukaan batu mengalami kejutan termal ekstrem dan mengelupas dalam serpihan-serpihan kecil sebelum batu tersebut sempat meleleh. Ini jauh lebih efisien energi daripada mencoba melelehkan batu sepenuhnya.

Tantangan terbesar teknologi ini adalah bagaimana mengirimkan energi laser dari permukaan ke dasar lubang bor yang dalam dan panas. US Patent 8,424,617 (2013) menjawab tantangan ini dengan sistem transmisi serat optik canggih yang terintegrasi dalam Bottom-Hole Assembly (BHA).

Inovasi Asia: Lompatan Nanoteknologi
Riset terbaru tidak lagi didominasi oleh Barat. Paten dari Tiongkok, CN 114112720 B, menunjukkan langkah maju dengan memasukkan nanoteknologi. Mereka mengembangkan metode uji laboratorium di mana nanomaterial digunakan untuk membantu fracturing batuan. Nanopartikel ini bertindak sebagai “agen pemanas” yang masuk ke celah batuan, menyerap gelombang mikro dengan sangat efisien, dan meledakkan batuan dari dalam pada skala mikroskopis.

Analisis Penggunaan di Lapangan (Field Application) Bagaimana tumpukan paten di atas diterjemahkan menjadi operasi nyata di lokasi pengeboran (rig)? Berikut adalah implikasi teknis dan operasionalnya:

1. Peningkatan ROP (Rate of Penetration)

Masalah utama dalam mengebor batuan keras (seperti granit atau basal di proyek geotermal) adalah lambatnya laju pengeboran.

* Aplikasi: Dengan memasang emitter gelombang mikro di ujung drill string, batuan yang dihadapi mata bor sudah dalam kondisi 30-50% lebih lemah (teretak).

* Hasil: Laju pengeboran meningkat drastis, mengurangi waktu sewa rig yang biayanya bisa mencapai ratusan juta rupiah per hari.

2. Mengurangi “Tripping Time”

Mata bor mekanis (PDC atau Tricone) cepat tumpul saat melawan batuan keras. Mengganti mata bor berarti harus menarik seluruh pipa bor ke permukaan (tripping), yang memakan waktu berjam-jam hingga berhari-hari.

* Aplikasi: Sistem Laser-assisted drilling mengurangi kontak fisik abrasif. Laser melakukan kerja berat merusak batuan, mata bor hanya membersihkan sisa-sisanya.

* Hasil: Umur mata bor (bit life) menjadi jauh lebih panjang, mengurangi frekuensi penggantian alat.

3. Perforasi Tanpa Bahan Peledak

Secara tradisional, untuk melubangi dinding sumur agar minyak masuk (perforasi), digunakan shaped charges (bahan peledak). Ini berisiko merusak formasi batuan.

* Aplikasi: Sesuai paten US 7,487,834, laser digunakan untuk “menembak” lubang pada casing baja dan batuan dengan presisi tinggi tanpa getaran ledakan.

* Hasil: Lubang yang bersih, permeabilitas yang terjaga, dan risiko keruntuhan formasi yang lebih kecil.

4. Pengeboran Geotermal Superkritis

Energi masa depan mengarah pada Supercritical Geothermal (pengeboran sangat dalam dengan suhu >400°C). Elektronik dan segel mata bor konvensional akan meleleh pada suhu ini.

* Aplikasi: Sistem pengeboran berbasis energi (non-kontak) seperti laser atau millimeter-wave tidak memiliki bagian mekanis yang bergesekan, sehingga lebih tahan terhadap lingkungan suhu ekstrem.

Teknologi yang dirintis oleh Lindroth, Wilson, dan para peneliti modern di Asia mengubah wajah industri ekstraktif. Kita sedang menyaksikan transisi dari metode mekanis murni menuju sistem hybrid cerdas. Di lapangan, ini bukan hanya soal teknologi canggih, tetapi soal efisiensi biaya, kecepatan eksekusi, dan kemampuan menjangkau cadangan energi yang sebelumnya dianggap mustahil untuk ditembus.[]

Oleh: Tim Editorial Teknologi Energi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Praktisi Hukum Sekaligus PENGAWAS Forum Koordinasi Penegak Hukum, Dr. Dedi DJ Angkat Bicara Soal Perbedaan Tuntutan Jaksa dan Putusan Hakim

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 30 Agustus 2025| Praktisi hukum yang juga Pengawas FORKOGAKUM (Forum Koordinasi Penegak Hukum), DR. Dedi DJ, menyoroti perbedaan mencolok antara tuntutan jaksa dan putusan hakim dalam sejumlah kasus hukum, termasuk kasus Nikita Mirzani. Menurut Dedi DJ, perbedaan yang signifikan antara tuntutan jaksa dan vonis hakim menimbulkan pertanyaan terkait kejelasan dan konsistensi putusan. “Kejelasan dan […]

  • Patroli Berkuda Den Turangga Baharkam Polri di CFD Depok

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Depok, 27 Oktober 2025| Detasemen Turangga Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani dan mengamankan kegiatan masyarakat, dengan melaksanakan patroli berkuda di area Car Free Day (CFD) Jalan Margonda Raya, Kota Depok, pada Minggu, 26 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai ini berjalan dengan […]

  • Tim Tabur Tangkap DPO Habib Alwi Almuthohar Terkait Perkara Gunakan Surat Palsu Kejari Pontianak

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Pontianak, 29 November 2025| Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Pontianak yang tergabung dalam Tim Tabur, bekerjasama dengan AMC Kejaksaan Agung RI, Jumat (28/11) sekira pukul 07.30 WIB, berberhasil mengamankan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri Pontianak. Penangkapan DPO dengan identitas Habib Alwi Almuthohar, Bogor, […]

  • 12.39 Play Button

    Bhabinkamtibmas Polsek Ciampea Bersama Babinsa 2114 Koranil Ciampea, Melaksanakan Silaturahmi Dengan Warga, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle Red
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Tegarnews site-Polres Bogor| Untuk mencegah adanya gangguan kamtibmas di wilayah Hukum Polsek Ciampea Polres Bogor Polda Jabar, Bhabinkamtibmas Desa Cihideung Udik Aiptu Ateng Komara bersama sama dengan Babinsa Serda Nanang Fahroji, melaksanakan silaturahmi dengan warga masyarakat Kp.Sinagar RT.003/006 Desa Cihideung Udik Kec. Ciampea Kab. Bogor. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Cihideung Udik Aiptu Ateng Komara […]

  • Wakapolda Jabar Dampingi Ass SDM Kapolri Dalam Pembukaan Pelatihan TOT Instruktur di Purwakarta

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bandung, 28 November 2025| Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M. mendampingi Asisten SDM (Ass SDM) Kapolri Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. dalam Upacara Pembukaan Peningkatan Kemampuan Training of Trainer (TOT) Instruktur dengan tema “Polisi Sadar Berkarakter”, yang digelar di Lapangan Batalyon B Resimen IV Pasukan Pelopor, Kabupaten Purwakarta, (27/11). […]

  • Inilah SMAN 72 Jakarta Yang Lagi Viral, Sekolah Unggulan Yang Jadi Sorotan Usai ada Ledakan di Area Masjid

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta 7 November 2025| Jadi sorotan usai insiden di SMAN 72 Jakarta, setelah ledakan yang terjadi di area masjid sekolah tersebut setelah viral dibebrapa akun media sosial. Meski begitu di balik kejadian yang menimpa sekolah tersebut,” ucap Hakim dalam pembicaraan itu. SMAN 72 Jakarta yang dikenal juga sebagai salah satu sekolah menengah atas negeri unggulan […]

expand_less