Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » SATMA AMPI Madina: PETI ‘Puddin’ Tak Berperikemanusiaan, Jalan Usaha Tani Warga Jadi Korban

SATMA AMPI Madina: PETI ‘Puddin’ Tak Berperikemanusiaan, Jalan Usaha Tani Warga Jadi Korban

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 15 Des 2025
  • visibility 86
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Mandailing Natal, 16 Desember 2025| Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga kuat dikendalikan oleh seorang pelaku bernama “Puddin” kembali menuai kecaman. Kegiatan ilegal tersebut dilaporkan telah merusak jalan usaha tani milik masyarakat di Desa Ampung Padang, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, serta tetap beroperasi di tengah kondisi bencana alam yang melanda wilayah tersebut.

Jalan usaha tani yang menjadi akses vital masyarakat untuk pertanian kini mengalami kerusakan parah akibat lalu lalang alat berat dan kendaraan pengangkut material tambang. Kondisi ini sangat merugikan petani dan memperparah penderitaan warga yang saat ini sedang berjuang menghadapi dampak bencana alam.

Bendahara SATMA AMPI Mandailing Natal, Muhammad Saleh, menegaskan bahwa aktivitas PETI tersebut merupakan bentuk kejahatan lingkungan yang tidak bisa ditoleransi.

“Kami mengecam keras aktivitas PETI yang dilakukan oleh Puddin. Di saat masyarakat sedang tertimpa bencana, justru masih ada oknum yang mementingkan keuntungan pribadi dengan merusak lingkungan dan fasilitas umum seperti jalan usaha tani,” tegas Muhammad Saleh.

Ia juga menyoroti lemahnya penindakan terhadap pelaku PETI yang terkesan kebal hukum dan terus beroperasi tanpa rasa takut, meski dampak kerusakan sudah nyata dirasakan masyarakat.

“SATMA AMPI Madina mendesak aparat penegak hukum, baik Polres Madina maupun Polda Sumatera Utara, untuk segera menghentikan aktivitas PETI ini dan menindak tegas pelakunya tanpa pandang bulu. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas,” tambahnya.

SATMA AMPI Mandailing Natal menyatakan akan terus mengawal persoalan ini dan tidak menutup kemungkinan melakukan langkah lanjutan, termasuk pelaporan resmi dan aksi unjuk rasa, apabila tidak ada tindakan nyata dari aparat berwenang.

Kerusakan lingkungan, infrastruktur desa, serta penderitaan masyarakat akibat PETI harus menjadi perhatian serius semua pihak demi keselamatan dan masa depan Mandailing Natal.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian ATR/BPN Sosialisasikan Hasil SPI KPK 2025 ke Jajaran untuk Peningkatan Kualitas Layanan dan Tata Kelola Pertanahan

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 52
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 27 Februari 2026| Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) untuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tahun 2025 telah dirilis oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Indeks Integritas Nasional ATR/BPN secara agregat berada di angka 71,3. Tenaga Ahli Menteri Bidang Ekonomi Pertanahan, Dedi Noor Cahyanto, meminta jajaran, khususnya Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN dan […]

  • Koordinasi Kantor Pertanahan Kota Medan Dengan Komando Distrik Militer 0201/Medan

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 259
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 1 Oktober 2025| Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan, Bapak Rivaldi, S.SiT., M.M., QRMP., beserta jajaran melakukan kunjungan ke Kantor Komando Distrik Militer (Kodim) 0201/Medan. Kunjungan ini disambut hangat oleh Dandim 0201/Medan, Bapak Kolonel Inf M. Radhi Rusin, S.I.P. Dalam kunjungan ini, Bapak Rivaldi memperkenalkan diri sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan yang baru. Beliau […]

  • King Naga Sesalkan Sikap Tak Manusiawi Pekerja Kesra Datangi Korban Beri Uang Rp150 Ribu, Sambil Bawa Beking Oknum Polisi

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 14
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Lebak Banten, 16 April 2026 | Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) King Naga, mengecam keras tindakan oknum pekerja di bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang dinilai tidak hanya abai terhadap tanggung jawab, tetapi juga melukai martabat korban. King Naga menyoroti pemberian uang sebesar Rp150 ribu kepada korban yang justru memicu ketersinggungan dari pihak […]

  • Mufti Anam, Mengkritik Rencana Pemerintah Akan Memajaki Marketplace

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 827
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam mengkritik rencana Pemerintah melalui Ditjen Pajak dan Kementerian Keuangan yang akan memajaki transaksi para penjual toko online (marketplace) seperti Tokopedia, Shopee, termasuk UMKM daring. Menurut Mufti, rencana ini menunjukkan ketidakpekaan terhadap kondisi rakyat yang babak belur di tengah ketidakpastian ekonomi nasional maupun global. “Rakyat sedang berdarah- darah, […]

  • “Diduga Mandul & Sarat Konflik Kepentingan, Hibah Karang Taruna Kota Bogor Dilaporkan FMR ke Kejari!”

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle AG
    • visibility 44
    • 0Comment

    Tegarnew.co.id – Kota Bogor,16 April 2026 | Federasi Mahasiswa Revolusioner (FMR) Bogor Raya secara resmi melayangkan laporan dan permohonan tindak lanjut kepada Kejaksaan Negeri Kota Bogor terkait dugaan permasalahan dalam penyaluran dana hibah APBD kepada Karang Taruna Kota Bogor, Senin13 April 2026. Ketua FMR, Bagas Pamungkas, menyampaikan bahwa laporan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap […]

  • Wawancara Eksklusif: Mantan dan Geuchik Aktif Babah Lueng Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Lanjutan BAP Perihal HGU PT SPS 2 Agrina

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 108
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya Aceh, 17 Oktober 2025 (GMOCT)| Warga Desa Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, dikejutkan dengan pengakuan dari mantan dan Geuchik (Kepala Desa) aktif Babah Lueng terkait sengketa lahan antara desa mereka dengan PT SPS 2 Agrina. Dalam wawancara eksklusif yang dilakukan oleh tim liputan khusus GMOCT (Gabungan Media Online dan […]

expand_less